Jangan Takut Mencoba Open Trip!

0
532
Mengunjungi laut lepas dengan open trip.

Traveling sudah menjadi sebuah kegiatan yang digemari banyak orang dari berbagai kalangan. Kegiatan ini bukan hanya sekedar menghabiskan uang saja, tapi lebih dari itu, pariwisata telah menjadi salah satu bidang ekonomi kreatif yang memiliki banyak sekali prospek. Selain itu, dampak ekonomis yang dihasilkan pariwisata pun cukup besar, mengingat banyaknya sumber daya pariwisata di Indonesia.

Masalah yang sering ditemukan ketika berwisata di Indonesia adalah akses terhadap area wisata, fasilitas di area wisata, transportasi publik yang belum memadai, sampai pungutan liar di area wisata. Jika kita berwisata di tempat yang sudah terkelola, masalah-masalah tersebut bisa cukup teratasi. Tapi bayangkan jika kita berwisata ke tempat yang masih sulit diakses, kawasan yang belum terbangun, dan daerah terpencil. Pada sisi lain, budget yang kita siapkan pun tidak cukup untuk mengikuti trip eksklusif. Bagaimana solusinya?

Nah, karena masalah-masalah itu, banyak para pegiat usaha bidang pariwisata yang melakukan terobosan. Terciptalah sebuah jasa penyedia wisata beserta fasilitas-fasilitasnya yang bernama open trip. Open trip bisa diartikan sebagai sebuah jasa pengelola dan pemandu perjalanan yang menawarkan trip beserta fasilitasnya, biasanya para peserta trip berkumpul di sebuah titik yang ditentukan. Lazimnya, open trip menanggung akomodasi, transportasi, makan, dan biaya retribusi di area wisata. Masing-masing open trip memiliki ketentuan dan aturannya sendiri, ada yang biaya keseluruhan transportasi sudah termasuk dalam paket, ada yang tidak. Intinya, ada berbagai macam jenis open trip, yang tentunya berbeda masing masing ketentuannya.

Solusi dan Jenis Open Trip.
Pantai eksotis yang hanya bisa dijangkau dengan open trip.

Jika kalian ingin mengunjungi daerah yang asing dan kalian belum berpengalaman, maka open trip bisa menjadi salah satu pertimbangan kalian. Karena open trip adalah penyedia jasa pengelola dan panduan dalam perjalanan, sehingga kita hanya tinggal menikmati trip tanpa memikirkan masalah-masalah teknis lagi. Sekarang ini, penyedia jasa tersebut sudah ada pada berbagai jenis wisata, mulai dari wisata dalam negeri dan luar negeri. Mulai dari wisata gunung sampai wisata pantai, mulai dari wisata budaya sampai wisata perkotaan. Lengkap! Kita hanya perlu mempersiapkan uang, fisik, dan peralatan pribadi, lalu kita bisa menikmati wisata dengan tenang!

Pada bulan Juli, saya ingin mengunjungi sebuah pulau di Lampung Selatan, bernama Pulau Pahawang. Saya bingung, karena dalam trip ini saya hanya berdua dengan seorang kawan, jadi tidak mungkin menyewa satu perahu hanya untuk menyebrang dan melakukan snorkeling. Satu perahu dan bensinnya saja seharga Rp 700.000! Belum lagi biaya retribusi, tips untuk pemandu, dan biaya makan. Jarak antara dermaga penyeberangan dan Pulau Pahawang adalah sekitar 45 menit perjalanan dengan perahu. Cukup jauh. Tapi, saya direkomendasikan untuk mengikuti open trip, bersama dengan orang-orang baru. Biayanya pun hanya Rp 150.000, sudah mendapat makanan, alat snorkeling, kapal, pemandu, dan teman-teman baru.

Wisata open trip bersejarah di Bandung.

Open trip dapat menjadi alternatif wisata murah, apalagi jika tujuan kita masih sulit diakses. Selain masalah aksesibilitas, banyak juga open trip yang menawarkan sensasi lain berwisata. Contohnya, open trip dengan konsep city tour dan sejarah. Dengan jenis open trip seperti ini, kita akan dipandu untuk mengenal sebuah kota dengan cerita cerita sejarah yang jarang diketahui orang. Menjelajahi sebuah kota yang terlihat monoton pun bisa menjadi sangat asik!

Sekali waktu, saya pernah mengikuti sebuah city tour yang membahas sejarah kota Bandung. Bandung memang kota yang sangat mainstream untuk berwisata, tetapi tidak semua orang mengerti cerita dan kisah unik dari Bandung. Saya dipandu berkeliling Alun-alun, gedung-gedung kolonial Belanda di Braga, penjara Soekarno, toko roti zaman Belanda, bahkan saya sempat mencicipi kopi di kedai tertua di Bandung! Jenis open trip seperti ini juga banyak terdapat di kota kota wisata, seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung. Biayanya pun tidak terlalu mahal.

Nah, begitulah penjelasan soal open trip, ayo jangan ragu mencoba open trip!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.