Jangan Buang Sisa Nasi, Dibikin Karak Saja Yuk!

0
1369
Karak yang sudah matang bisa menemanimu minum teh saat senggang bersama keluarga.

Punya sisa nasi (semalam) seringnya bingung mau diapain. Dan, kejadian sisa nasi ini sering banget dialami banyak orang. Ya, wajar saja, nggak mungkin sebegitunya bisa pas untuk masak nasi sekeluarga.

Walaupun ibu rumah tangga yang sudah bertahun-tahun masak nasi nggak bisa setepat itu juga memperkirakan nasi untuk keluarga. Kadang orang makan nasi dikit atau banyak sehari-harinya nggak bisa diprediksi.

Punya sisa nasi malah bikin malah bikin galau? Nggak banget, deh. Bosan juga kalau yang terlintas di pikiran dibuat nasi goreng. Duh, bosan kali tiap hari sarapan nasi goreng. Mau dibuang? Walah, hari gini membuang makanan nggak banget ya guys. Sayang banget ada makanan kok dibuang-buang, walaupun sekedar sisa nasi semalam.

Ada cara mudah memberdayakan sisa nasi (semalam) ini menjadi istimewa. Nasi yang ada  semalam dibiarkan saja malam harinya. Nggak perlu dicolok di rice cooker. Taruh di wadah saja, biarkan dingin, hingga pagi hari.

Lalu mau diapakan si nasi ini? Salah satunya dibuat karak. Tahu karak guys? Buat yang rumahnya sekitar Klaten atau Boyolali, tentu tahu akan karak ini. Banyak dijual di pasar dan memang banyak yang suka.

Nah, kita akan bikin karak. Tapi karak rumahan, cara dan bumbunya akan sedikit beda dengan karak yang biasa dijual di pasar. Karena namanya saja karak rumahan, dibikinnya dari sisa nasi semalam. Sejujurnya, nggak harus sisa, kalau mau bikin banyak bisa saja bikin nasi yang baru lagi. Bisa dicampur nasi sisa yang ada. Tentu nasi yang masih baik ya.

Cara membuatnya sangat mudah, siapkan saja nasi sisa semalam yang nggak habis. Untuk sekitar dua piring penuh nasi, begini rumusnya:

1. Bumbunya hanya 3 siung bawang putih dan garam secukupnya. Uleg saja bumbunya menjadi halus. Tambahkan air sedikit saja. Sekitar satu sendok.

Nasi yang dibumbu setelah dihaluskan dan dipadatkan.

2. Campurkan di nasi tersebut hingga merata.

3. Kemudian, silakan kukus nasi yang sudah dicampur bumbu. Hingga masak, ya. Paling nggak seperempat jam.

4. Sambil menunggu nasi matang, kita siapkan wadah (bisa berupa tenggok kecil yang terbuat dari anyaman bambu) dilapisi plastik bersih.

Setelah diiris, taruh di tampah dan jemur hingga kering, ya.

5. Siapkan juga botol bekas kecap ataupun sirup untuk menghaluskannya. Jangan lupa dilapisi plastik juga. Ini berguna supaya nggak lengket.

6. Jika nasi yang sudah dibumbu matang, angkat. Taruh dalam wadah yang sudah disiapkan.

7. Gunakan botol yang sudah dilapisi plastik untuk menghaluskan nasi yang sudah dibumbu hingga halus. Padatkan.

8. Taruh nasi yang sudah halus dalam wadah. Tunggulah hingga dingin. Supaya lebih mudah diiris.

9. Setelah dingin. Iris tipis-tipis sesuai selera. Lalu ditata dalam tampah. Silakan dijemur hingga kering. Pengeringan ini tergantung panas matahari. Kalau panas banget sehari ya kering. Jika ada mendung apalagi hujan, bisa sampai 2 hari. Ini sudah bisa disebut karak walau belum bisa dimakan, hehehe. Karak yang sudah kering dan belum matang.

Camilan yang mudah, murah meriah.

Nah, kalau sudah kering, tinggal digoreng guys. Siapkan saja minyak goeng secukupnya. Lalu masukkan karak kering tadi. Goreng hingga matang, ya. Langsung tiriskan. Bisa deh menemani soremu menjadi camilan ringan.

Oh ya, nggak hanya buat camilan semata, karak rumahan ini bisa menemanimu makan soto ataupun sup. Cocok dan enak banget. Bisa pula hanya menemani harimu minum teh atau kopi. Pokoknya, bisa dimakan saat kapan saja dan dimana saja, nikmat banget.

Rasanya? Tentu saja gurih, dan nggak bikin bosan. Nggak eneg juga walau makan lumayan banyak. Pas untuk camilan keluarga.

Nggak perlu galau lagi. Punya sisa nasi (semalam) bikin karak rumahan saja, yuk!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.