Jalan-Jalan ke Rumah Darmo yang Katanya Berhantu, Berani?

0
261
Rumah Darmo
Rumah Darmo Surabaya, menurut kalian tampak seram, kah?

Sewaktu saya mengunjungi Surabaya, saya mencoba untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang terkait dengan mistis. Jika pada minggu lalu saya menulis pengalaman saat berkunjung ke Museum Santet, setelahnya saya bersama sepupu mengunjungi Rumah Darmo yang konon berhantu. Rumah ini berada di Jalan Puncak Permai II nomor 26, Sukomanunggal, Surabaya. Ternyata rumah tersebut berada di tengah-tengah perumahan elit di Surabaya pada wilayah Darmo, semacam Pondok Indah di DKI Jakarta. Selama perjalanan, di dalam hati saya sempat berdoa, semoga bisa memiliki rumah besar seperti rumah-rumah yang saya lihat di sana. Dan tentunya, tidak berhantu!

Jam menunjukkan pukul 5 sore. Tampak muda-mudi keluar dari area itu sembari membawa kamera DSLR. Tampaknya rumah ini sekarang dijadikan tempat berfoto, nih. Dan benar saja, saat saya masuk, banyak sekali sudut berfoto yang Instagramable.

Rumah Darmo Surabaya
Cukup Instagramable ya tengah Rumah Darmo ini?

Rumah Darmo memiliki banyak ruang. Rumah ini memiliki lantai basement, lantai dasar, dan satu lantai atas (kalau tidak salah). Kalau rumah ini beratap, sepertinya langit-langit rumah dibuat tinggi. Banyak bukaan di dalamnya, karena banyak bekas jendela besar. Jika Rumah Darmo masih gagah, mungkin ia tampak seperti sebuah istana dengan gaya interior Amerika Klasik, dengan chandelier besar di tengah ruangan.

Di semua sudut Rumah Darmo terdapat banyak sekali mural-mural yang dibuat asal. Tampaknya rumah ini belum dimanfaatkan oleh seniman lokal profesional untuk mencoret tembok dengan gambar-gambar yang lebih bagus.

Selama di dalam Rumah Darmo, sebenarnya saya merasa biasa saja. Tidak merasa merinding, melihat sesosok makhluk, atau apapun itu. Yang jelas, saat adzan Maghrib berkumandang, smartphone saya terjatuh ke lantai dan layar pun pecah. Sepupu saya pun berkata, “Jangan-jangan kita sudah diusir oleh ‘mereka’ nih!” Menurut kalian?

Banyak cerita legenda mengenai rumah ini hingga disebut rumah berhantu. Dari semua cerita, yang selalu saya ingat yakni; konon dahulu rumah ini dihuni oleh satu keluarga yang kemudian mengalami kecelakaan. Mereka tenggelam saat sedang jalan-jalan menggunakan kapal pesiar pribadi. Mereka ditenggelamkan oleh makhluk halus yang disembah alias pesugihan. Alasan ditenggelamkan yakni mereka tidak mau memberikan tumbal lagi. Kemudian sekelompok perampok datang ke rumah yang hanya dihuni asisten rumah tangga dan baby sitter, yang pada akhirnya dibunuh di tempat ini.

Rumah Darmo Surabaya
Sepupu saya saat berfoto di ruang basement Rumah Darmo.

Apakah cerita tersebut benar adanya? Sampai saat ini saya belum menemukan surat kabar terpercaya yang menuliskan investigasi mengenai rumah tersebut.

Saya sempat bertanya ke pedagang batagor yang sedang mangkal di depan Rumah Darmo. Menurut si pedagang, dahulu memang rumah ini dianggap angker dan banyak penghuni ghaibnya. Saking seramnya, dijadikanlah sebuah film bergenre horor pada tahun 2014 berjudul “Malam Suro Di Rumah Darmo.” Namun kini, Rumah Darmo sudah biasa saja baginya, karena seringkali dikunjungi muda-mudi. Ada yang menjadikannya sebagai lokasi pacaran, hingga tempat memakai narkoba. Maka dari itu, satpol PP setempat seringkali datang ke rumah tersebut untuk grebek muda-mudi yang ada di sana.

Sepertinya memang Rumah Darmo sudah tidak angker lagi. Kalaupun angker, mana bisa segerombolan anak muda bisa bebas membuat moral di seluruh ruangan, dari atas hingga lantai terbawah.

Sampai saat ini belum diketahui siapa pemilik dan pewaris Rumah Darmo. Sudah lebih dari 17 tahun bangkai rumah dibiarkan begitu saja. Padahal dengan lahan seluas rumah itu, bisa banget dimanfaatkan untuk membangun homestay, bisnis supermarket, atau rumah hometown.

Kalian tahu cerita sebenarnya di balik Rumah Darmo? Yuk berbagi cerita ke saya di kolom komentar bawah atau DM ke Instagram @irvinalioni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.