Intip Desa Terbersih di Dunia, Desa Panglipuran Bali

0
174
Pura di Desa Panglipuran.

Halo travelovers! Bagaimana tahun 2020 ini? Sudah catat beberapa yang harus dikunjungi? Nah, kalau travelovers ada rencana bakal mengunjungi salah satu pulau wisata andalan Indonesia si Pulau Dewata, saya mau berbagi informasi tentang salah satu wisata yang menarik nih.

Mungkin sekarang memang wisata Bali sudah sangat kompleks, dulunya memang hanya pantai, pantai, dan pantai yang bisa dikunjungi. Tapi semakin ke sini wisatanya udah beragam banget. Mulai dari pantai dan hopping island, wisata budaya, wisata kuliner, dataran tinggi, danau, wisata kota, sampai desa wisata. Jadi travelovers enggak akan kehabisan destinasi ketika berlibur ke Bali. Apalagi sekarang akses ke mana pun sudah mudah dan harga yang beragam, bisa harga ala backpacker sampai harga bintang lima!

Nah, kali ini saya bakal berbagi tentang pengalaman mengunjungi salah satu kawasan wisata yanganti mainstream yaitu blusukan ke desa wisata di Bali yang namanya Desa Panglipuran Bali. Lokasinya ada di daerah Bangli yaitu sekitar 44 kilometer dari Kota Denpasar. Kalau ditempuh perjalanan durasinya sekitar satu sampai dua jam perjalanan. Menuju Desa Panglipuran ini, travelovers akan disuguhi pemandangan ciamik berupa sawah-sawah khas pedesaan.

Desa Panglipuran.

Nah, tau gak sih kalau ternyata Desa Panglipuran ini memang istimewa banget? Bagaimana tidak, menurut sejarah, Desa Panglipuran sudah ada sejak abad ke 13 loh! Lalu pada tahun 1980 memang sudah dilakukan konsep tata ruang sehingga Desa Panglipuran memang sangat tertata dan rapih. Jelasnya tatanan serta aturan yang ada di desa ini memiliki arti ataupun berbagai filosofi di dalamnya.

Memasuki area Desa Panglipuran travelovers perlu membayar tiket masuk 15.000 rupiah untuk WNI dewasa dan 10.000 rupiah untuk WNI anak-anak, sedangkan WNA harga tiketnya berbeda yaitu 30.000 rupiah untuk WNA dewasa dan 20.000 rupiah untuk WNA anak-anak.

Suasana damai akan menyambut seketika, satu yang langsung terlihat jelas di mata yaitu: bersih! Desa ini bersih banget! Selain karna memang tata wilayahnya sudah rapi ditambah dengan bersihnya kawasan ini, jadilah paket yang komplit. Gak heran kalau Desa Panglipuran memiliki julukan “Desa Terbersih di Dunia”, kalau travelovers ga percaya bisa langsung google untuk afirmasi. Bangga banget dong kita sebagai orang Indonesia mengetahui hal ini?

Loloh Cemcem, minuman herbal khas Panglipuran.

Rumah-rumah khas Bali berjajar lengkap dengan ukiran khas Bali juga dan berbagai atribut seperti janur dan pernak pernik ibadah. Sekedar informasi, di Desa Panglipuran ada 243 kepala keluarga. Di sini kita bisa berkunjung ke rumah-rumahnya karena banyak yang menyulap pelataran rumahnya menjadi warung ataupun toko oleh-oleh. Harga oleh-oleh seperti tas bali, kain bali, baju, ataupun lainnya masih masuk akal kok, silahkan tawar menawar juga! Jadi enggak usah kebingungan ketika lapar atau butuh oleh-oleh ya.

Yang menarik, travelovers bisa juga icip minuman herbal khas Desa Panglipuran yaitu loloh cemcem yang terbuat dari tanaman cemcem dan asem. Seger banget! Harganya cuma 5000 rupiah per botol nya!

Di bagian atas desa terdapat satu pura yang biasa digunakan warga desa untuk beribadah, saat itu sekitar jam empat warga berbondong-bondong menuju pura dengan berpakaian putih untuk sama-sama melakukan ritual ibadah. Indah dan damai banget!

Selain bisa menikmati damainya kawasan Desa Palnglipuran ini, juga ada jajaran hutan bambu di sekitarnya, bisa untuk opsi berswafoto para wisatawan. Sudah puas berfoto dan belanja oleh-oleh, kalau meninggalkan kawasan ini jangan buang sampah semabarangan ya agar tetap terjaga kelestariannya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.