Icip Makanan Nusantara dengan Sensasi Berbeda di Lembang Floating Market

0
343
Jalan setapak menuju pasar Lembang Floating Market.

Tak perlu jauh-jauh ke Thailand untuk merasakan nuansa pasar di atas air. Di Bandung, sudah ada wisata serupa yang cukup terkenal, mana lagi kalau bukan Lembang Floating Market.

Barangkali berwisata ke Lembang Floating Market adalah pilihan yang tepat jika kalian sudah bosan bermacet-macetan di Kota Bandung. Lembang Floating Market ini lokasinya di Kabupaten Bandung Barat, jadi tidak termasuk ke dalam kawasan kota. Meski begitu, soal penginapan berbintang justru tidak kalah banyaknya dengan penginapan yang ada di kota.

Lembang Floating Market ini letaknya tidak cukup jauh dari Alun-Alun Lembang maupun Farmhouse. Kawasan Lembang memang sedang naik daun karena selain tidak jauh dari pusat kota, tapi juga pemandangan alamnya yang luar biasa.

Nah ini dia pasarnya, sangat ramai kalo akhir pekan.

Pertama kali memasuki kawasan Lembang Floating Market, kalian pasti akan bertanya-tanya dan sedikit kaget. Kok tidak ada pasarnya ya? Begitu kira-kira yang dipikirkan oleh banyak orang termasuk saya. Lembang Floating Market ini bukan hanya pasar saja, melainkan juga ada wisata-wisata lainnya seperti rumah kelinci, kolam renang, wisata edukasi, dan masih banyak lagi. Namun yang akan dibahas oleh saya hanya fokus pada pasarnya saja.

Pasar Lembang Floating Market terletak dibagian bawah. Kalian cukup jalan lurus ikuti papan petunjuk yang ada. Selama perjalanan ke pasar, kalian akan menemukan banyak spot untuk berfoto. Nah, pasarnya terletak dipinggiran danau kecil. Saya kira kita bisa naik perahu kayu kecil sambil berbelanja sesuatu seperti yang ada di Thailand. Ternyata hanya gerobak pedagangnya saja yang berada di atas air.

Yang Menarik dari Pasar Lembang Floating Market

Meski tidak sama persis dengan pasar terapung di Thailand, namun ada banyak hal menarik dan unik di pasar Lembang Floating Market. Di antaranya:

Pertama, kita tidak bisa membeli makanan dengan uang tunai. Sebelum masuk ke area pasar, kita diharuskan menukarkan uang kita dengan uang-uangan berbentuk koin. Koin ini tidak bisa dikembalikan atau diuangkan kembali jika sisa. Jadi usahakan untuk menukar koin sesuai kebutuhan. Saya kemarin menukar uang Rp. 60.000 sudah sangat kenyang. Tempat penukaran koin tersedia di loket luar pasar dan di dalam pasar juga ada loket lainnya.

Uang koin yang wajib kita beli kalau mau icip-icip makanan.

Kedua, banyak sekali makanan nusantara yang tersedia di pasar Lembang Floating Market, mulai dari tahu gejrot, batagor, tahu susu, sate, sampai bakso. Semua gerobak makanan melingkari danau. Gerobak mereka berwarna-warni meninggalkan kesan menarik bagi pengunjung.

Penampakan gerobak di samping danau.

Ketiga, tidak ada piring atau gelas. Yang ada kertas karton dan gelas sekali pakai. Ada baik dan buruknya sih. Baiknya pengunjung tidak perlu menunggu lama untuk makanan mereka, sedangkan buruknya sampah jadi menumpuk. Untungnya, ada petugas yang selalu siap sedia jika tempat sampah penuh.

Keempat, harga yang ditawarkan memang agak mahal ketimbang makanan di PKL trotoar jalan. Untuk satu porsi tahu gejrot dibanderol Rp. 10.000 dan jus Rp. 15.000. Tetapi, kapan lagi bisa menyantap kuliner nusantara disamping danau dengan sensasi yang berbeda?

Tahu gejrotnya super pedas.

Kelima, dilarang membawa makanan dan minuman dari luar. Seperti bioskop dan fast food saja, namun ada benarnya juga sih! Namanya juga pasar makanan, lalu kalau pengunjungnya bawa makanan dan minuman dari luar, pedagangnya bakal rugi besar dong. Tapi kalau air mineral sih boleh-boleh saja soalnya kemarin saya juga membawa botol isi ulang.

Bisa sambil memberi makan ikan di danau.

Terakhir, masuk ke pasar Lembang Floating Market ini gratis. Dan ada banyak tempat cuci tangan, kita bisa memberi makan ikan di danau, tersedia mushola dan toilet yang bersih dan juga makanannya sangat enak-enak. Kapan lagi bisa icip-icip makanan nusantara di tempat yang unik dan menarik seperti Lembang Floating Market.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.