HoliSik (Holiday Fisik) Bersama Sahabat ke Air Terjun Coba Talun

0
378
Air Terjun Coban Talun.

Pagi Itu, aku dan sahabat-sahabatku memutuskan untuk melakukan Holiday Fisik ke air Terjun Coba Talun yang terletak di daerah Ds. Tulungrejo, Kec. Bumiaji, Kota Batu, Malang. Holiday Fisik menurut kami sendiri merupakan liburan yang berkesan seperti berolahraga secara fisik, maka dari itu kami memilih air Terjun Coba Talun sebagai destinasi Holiday Fisik kami karena memang untuk menuju ke tempat air terjunnya sendiri pun kita perlu melakukan tracking seperti halnya seperti medan jalan ketika mendaki gunung.

Dengan hanya bermodalkan Google Maps dan doa, kami pun memulai perjalanan kami. Tempat ini berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat kota Malang. Jadi, untuk sampai ke lokasi kami membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dengan berkendara. Sesampainya di tempat, kami diharuskan membayar tiket seharga Rp10.000/orang untuk dapat masuk ke wahana air Terjun Coban Talun dan tambahan tiket  Rp5.000 untuk biaya Parkir.

Pemandangan Pegunungan yang kami lihat di sepanjang jalan menuju Air Terjun.

Kami pun mulai menyusuri jalan setapak menuju air Terjun. Kami juga cukup terbantu dengan adanya penunjuk arah di setiap jalan. Dan benar saja, kami memang harus melakukan hiking dan tracking seperti halnya mendaki gunung. Jadi, aku sarankan untuk kalian agar memakai sepatu olahraga atau sandal gunung yang memang di khususkan untuk  melewati jalan seperti ini karena jika kalian memakai sandal ataupun sepatu yang licin dikhawatirkan akan terpeleset atau bisa keseleo. Jalannya sendiripun naik turun berupa tanah berpasir di mana di sebelah kanan dan kiri terdapat jurang serta hutan, maka dari itu kita perlu untuk berhati-hati.

Setelah itu, kami melewati sebuah jembatan asmara yang konon sepasang kekasih yang dapat melintasi jembatan tersebut bersama-sama, hubungannya akan ‘langgeng’ dan tahan lama. Alkisah, dulunya jembatan tersebut adalah tempat bertemunya pangeran dari Kerajaan Kediri, Jaya Nalendra dengan Dewi Seruni. Dari pertemuan tersebut, sang pangeran dengan Dewi Seruni akhirnya jatuh cinta dan menjalin kasih hingga akhir hayatnya. Wah, kalian yang sudah punya pasangan bisa banget nih kesini. Jembatan ini sendiri terbuat dari kayu dan bambu dan memiliki panjang 14 meter dan lebar 1 meter yang menghubungkan area check point dengan air terjun.

Menikmati segarnya Air Terjun Coban Talun.

Setelah melewati perjalanan yang panjang dan melelahkan, kami disuguhi pemandangan air Terjun Coban Talun yang indah dan menyejukkan. Lelah kami pun terbayarkan dengan menikmati pemandangan alam dan sejuknya air di air Terjun Coban Talun.

Air Terjun Coban Talun sendiri memiliki ketinggian sekitar 75 meter dan berada di ketinggian 1300 meter dari permukaan laut. Jadi, hati-hati ya, di sana tidak diperbolehkan untuk berenang karena memang airnya sangat dalam.

Betapa senangnya kami saat sampai di Air Terjun Coban Talun.

Akhirnya tiba sesi untuk kami foto-foto dan mengabadikan momen Holiday Fisik kami di Air Terjun Coban Talun. Sebenarnya, masih terdapat banyak tempat yang bisa dijadikan spot foto yang indah dan menarik di wisata Coban Talun, seperti Apache Camp, Pagupon Camp, kawasan Kebun Bunga dan Bunga Matahari Raksasa. Tetapi kami memutuskan untuk langsung pulang saja karena kami sudah merasa lelah dan tidak bisa meneruskan untuk ke tempat tersebut. Mungkin di lain waktu kita bisa kesini lagi dan pergi ke tempat spot-spot foto tersebut.

Menurutku Fasilitas wisata di Coban Talun sudah cukup lengkap, mulai dari area parkir yang luas, kantin, balai serbaguna, hingga mushola. Ada juga jasa rafting yang disediakan oleh pihak pengelola di tempat ini namun lokasinya memang agak jauh. Lalu, jika kalian kemalaman, ada banyak tempat menginap di tempat ini, seperti Apache Camp dan Pagupon.

Jadi, gimana? Seru kan? Semoga kalian juga bisa kesini ya dan menikmati pemandangan alam ciptaan Tuhan yang indah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.