Gunung Nglanggeran, Gunung Api Purba yang Terbentuk Puluhan Juta Tahun Silam

0
162
Celah sempit di Gunung Nglanggeran yang hanya bisa dilalui satu orang saja.

Jika berlibur ke Yogyakarta, jangan lupa sempatkan mampir ke daerah Gunung Kidul. Di kabupaten tersebut, terdapat sebuah gunung indah bernama Gunung Nglanggeran. Untuk mendaki gunung tersebut, kita tak perlu waktu lama, lho! Hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menggapai puncaknya karena gunung ini hanya memiliki ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut.

Medan yang ditempuh pun tak begitu sulit. Sangat cocok untuk berlatih mendaki bagi para pemula. Meski demikian, Gunung Nglanggeran memiliki pemandangan yang sangat indah.

Cara Menuju Gunung Nglanggeran

Untuk menuju ke lokasi, dari Yogyakarta kita harus melewati rute yang menuju arah Wonosari. Setelah itu, kita menuju ke piyungan melewati lokasi Bukit Bintang. Setelah bertemu dengan perempatan  timur Radio GCD FM Patuk, kita bisa belok kiri menuju Desa Ngoro-Ngoro. Setelah itu, kita terus melaju hingga bertemu dengan pertigaan usai melewati UPT Puskesmas Patuk. Dari pertigaan, kita belok ke kanan menuju Desa Nglanggeran.

Untuk memasuki area Gunung Nglanggeran, kita harus membeli tiket masuk. Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik hanya berkisar Rp 15.000 hinga Rp 20.000. Sementara itu, harga tiket untuk wisatawan mancanegara berkisar Rp 30.000. Sepanjang jalur pendakian telah dilengkapi dengan pos-pos untuk berteduh. Lalu, terdapat juga kamar mandi dan camping ground.

Monyet bergelantungan di sepanjang rute pendakian Gunung Nglanggeran.
Sejarah

Gunung Nglanggeran merupakan gunung api yang terbentuk sekitar 60 hingga 70 juta tahun yang lalu. Gunung ini sempat berstatus aktif namun lambat laun status gunung ini berubah menjadi gunung mati.

Bentuk Gunung Nglanggeran mirip dengan bukit batu raksasa yang ditumbuhi aneka pepohonan dan dihuni banyak hewan. Saat mendaki, jangan heran jika teman-teman menemui kera-kera yang bergelantungan. Konon, gunung ini dipercaya berasal dari dasar lautan yang terangkat dan kemudian menjadi daratan.

Masyarakat sekitar pun percaya bahwa Gunung Nglanggeran ini dijaga oleh Kyai Ongko Wijoyo dan tokoh wayang Punokawan. Setiap malam tahun baru Jawa atau malam Jumat Kliwon, di area puncak kerap digunakan untuk ritual semedi.

Pemandangan di Gunung Nglanggeran.
Sensasi Pendakian

Tak seperti mendaki gunung lainnya, kita tak perlu membawa banyak bekal saat mendaki Gunung Nglanggeran. Terkadang ada beberapa penjual yang menjajakan makanan dan minuman di area pendakian. Di tengah-tengah rute pendakian, kita juga harus melewati lorong sempit yang diapit dua batu raksasa. Lorong tersebut hanya bisa dilalui satu orang saja.

Mendekati area puncak Gunung Nglanggera terdapat sebuah mata air bernuansa mistis bernama Mata Air Comberan. Konon, mata air tersebut merupakan mata air abadi tempat di mana ada pohon tua dan jejak tapak kaki pada prasasti. Karena nilai mistisnya, perempuan yang sedang datang bulan dilarang memasuki area mata air. Pengunjung juga dilarang menuju mata air saat hari gelap.

Danau Nglanggeran dilihat dari puncak Gunung.

Area puncak

Gunung Nglanggeran memiliki dua area puncak, yakni puncak barat dan timur. Namun, yang paling ramai dikunjungi adalah puncak barat karena aksesnya yang lebih mudah.  Area puncak berupa lahan luas yang membuat kita bisa melihat keindahan Gunung Kidul dan Yogyakarta. Dari puncak gunung, kita juga bisa menyaksikan Danau Nglanggeran yang banyak dikunjungi untuk menyaksikan matahari terbit.

Mendaki Gunung Nglanggeran memang tidak memerlukan waktu yang lama dan menguras banyak energi seperti gunung-gunung pada umumnya. Namun, kita juga harus menyiapkan diri sebaik mungkin sebelum pendakian. Sebelum mendaki, usahakan untuk makan terlebih dahulu. Lalu, bawalah bekal yang cukup agar tidak dehidrasi dan kehabisan tenaga saat mendaki. Tidak disarankan untuk membawa bekal terlalu banyak karena akan memberatkan kita selama pendakian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.