Gunongan, Romantisme Sang Sultan Aceh Darussalam

0
630
Gunongan (sumber: Wikipedia.org)

Kisah romantis sekaligus duka dari Kaisar Mughal Shāh Jahān kepada sang permaisuri merupakan asal mula dari bangunan megah sekaligus cantik luar biasa dari Taj Mahal. Ajaibnya kisah Taj Mahal tidak hanya berlaku di negeri India. Romantisme tersebut sebenarnya berlaku di Indonesia, hanya saja jika Taj Mahal terbentuk karena rasa duka terdalam sang kaisar yang ditinggalkan istri tercintanya, namun bangunan satu ini hadir karena wujud cinta sang Sultan kepada istrinya. Gunongan yang berarti Gunung merupakan bangunan dari simbol cinta Sultan Iskandar Muda kepada sang istri, Permaisuri Putroe Phang.

Konon, menurut Kitab Bustanussalatin karya Nuruddin Ar-Raniry, Gunongan ini dibangun tidak sembarang. Terlebih, Sultan Iskandar Muda meminta ahli bangunan dari berbagai negara untuk membuat bangunan cantik ini. Ahli bangunan asal negeri Tiongkok dan Turki ikut serta membangun Gunongan ini. Dua negara tersebut kala itu memiliki kedekatan begitu erat dengan Aceh. Sultan Iskandar Muda menikahi Putroe Phang saat Kesultanan Aceh Darussalam berhasil menaklukan Kerajaan Pahang, Malaysia pada tahun 1615. Gunongan atau Taman Putroe Phang ini pada awalnya dibangun karena permaisuri Putroe Phang begitu rindu dengan kampung halamannya, Malaysia. Terlebih, Putri Pahang sering ditinggal oleh Sultan Iskandar Muda untuk tugas pemerintahan. Maka dibangunlah Taman Sari ini untuk mengusir kegundahan dan rasa kesepian sang Putri. Gunongan yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pun berbentuk seperti gunung kecil atau perbuktian yang mengelilingi istana Putroe Phang di Malaysia.

Kandang Taman Ghairah (sumber: Wikipedia.org)

Bangunan putih yang bertingkat tiga ini memiliki tinggi sekitar 9,5 meter dan dikelilingi taman cantik yang ditanami pepohonan serta bunga-bunga, disebut sebagai Taman Ghairah. Sejak dibangunnya Gunongan, sang Putri sering menghabiskan waktu menyendiri ataupun bersama dayang-dayangnya di Gunongan tersebut. Jika mengamati lagi kompleks bangunan Gunongan, di sana akan terlihat sebuah bangunan persegi yang disebut sebagai Kandang dan diduga bangunan tersebut adalah makam Sultan Iskandar Thani, menantu sekaligus pewaris tahta dari Sultan Iskandar Muda.

Pinto Khop (sumber: Wikipedia.org)

Di dalam kompleks pun selain terdapat Taman Ghairah dan Kandang, terdapat pula Pinto Khop yang merupakan gerbang kecil yang letaknya tidak jauh dari gunongan. Gerbang kecil ini merupakan penghubung dari taman ke istana, tempat ini pun merupakan tempat sang putri beristirahat dengan dayang-dayangnya serta tempat favorit sang putri mandi bunga dan keramas. Bentuk rasa sayang sang Sultan kepada Permaisurinya pun begitu terlihat jelas dari setiap rinci bangunan putih tinggi ini, bangunan ini pun wujud dari keinginan sang putri yang rindu akan tanah kelahirannya yang diwujudkan oleh sang Sultan.

 

Penulis: Nadia Khalishah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.