Gudeg Lumintu, Gudeg Pedas dan Gurih Asal Jember

3
474
Gudeg Lumintu

Siapa yang tak kenal dengan gudeg? Makanan ini cenderung dekat dengan image kota Jogjakarta. Tapi siapa sangka, di kota Jember yang merupakan kota dengan budaya pandhalungan (perpaduan budaya antara Jawa dan Madura), makanan ini populer, dengan cita rasa yang berbeda. Adalah gudeg lumintu, yang menjadi primadona dan termasuk makanan legendaris di Jember.

Gudeg lumintu terletak di Jalan Kertanegara dan sangat mudah untuk kamu cari melalui google maps karena saking populernya di kalangan wisatawan.

owner Gudeg Lumintu.
Ini dia owner Gudeg Lumintu.

Apa kelebihannya?

Kalau gudeg biasanya identik dengan rasa manis ala Jogja, di Jember, cita rasanya unik, yaitu manis, gurih dan pedas. Seringnya, gudeg disini dipadukan dengan pecel. Untuk lauk pauknya, kamu bisa memilih berbagai macam, mulai dari ayam, paru, telur, dan sebagainya. Kalau tidak salah, untuk seporsi dengan lauk telur bulat, hanya dengan merogoh kocek Rp. 16.000 saja.

Suasana depotnya juga dilengkapi dengan foto-foto landscape Jember tempo dulu yang bisa kamu nikmati sambil menunggu antrian. Ngantri banget? Hm, enggak juga sih kalau dine in, biasanya akan dilayani lebih dulu. Tapi, khusus untuk hari Minggu memang relatif lebih ramai.

Gudeg Lumintu kalau dibungkus.
Seperti ini Gudeg Lumintu kalau dibungkus.

Buat yang ingin dibungkus untuk dibawa pulang, ada nomor antrian yang wajib diambil. Waktu saya berkunjung kesana saja, saya dapat antrian 61 untuk bungkusan yang dibawa pulang, hehe. Alamak! Tapi, tetep saya rela ngantri.

Dengan perjuangan sedemikian itu, worthed enggak sih?

Kalau saya bilang, iyes! Mulut saya ga habis bersyukur bisa menikmati gudeg Lumintu ini sejak jaman saya masih SD, karena gudeg pecel ini merupakan favorit orangtua saya. Sampai kini, cita rasanya tak berubah. Pertama kali memasukkannya ke mulut, kamu akan merasakan manisnya pecel dengan bumbu kacang yang khas dan menggigit, Jangan lupa campurkan gudegnya pada tiap suapan, dan rasakan sensasi gurih berpadu dengan manis. Gigit juga renyahnya peyek yang selalu disertakan di tiap porsi. Kalau kamu memesan lauk ayam dada, pasti akan diberikan daging full yang empuk banget.

FYI, ayam yang dipakai disini adalah ayam kampung. Dan, cara memasaknya masih setia dan dilestarikan dengan menggunakan tungku api. Hm, pantas saja rasa nasinya juga beda.

Gudeg Lumintu, asal Jember
Penampakan gudeg pecel lauk telur bulat dengan porsi nasi separuh.

Kalau kamu tipe yang enggak terlalu menghabiskan banyak nasi, saran saya sih pesanlah nasi dengan porsi separuh. Bisa? Iyap.

Atau kalau pas enggak habis, bisa juga dibawa pulang. O iya, untuk semua bungkusannya, Gudeg Lumintu juga menggunakan daun pisang, sebelum diselimuti kertas nasi biasa.

Open Hours:
Sunday-Friday
6AM–2PM
Saturday 
Closed

3 COMMENTS

  1. Hi mba Prita! Wahhhh baru tau kalo di Jember ada Gudeg juga ya. Kirain di Jogja aja. Sepertinya menarik banget cita rasanya. Kalo aku selama ini Jogja ya Gudeg Yu Djum aja yang juara. 😀

    Salam,
    Ogie

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.