Gemerlap Kota Kobe dari Kobe Port Tower

0
385
Pemandangan yang terlihat di sekitar Kobe Port Tower.

Kobe memang tidak seterkenal Kyoto atau Tokyo, tapi Kobe memiliki banyak destinasi wisata yang bisa dijadikan rujukan. Kobe sangat dekat dengan Bandara Internasional Osaka sehingga mudah diakses oleh wisatawan. Saat berkunjung ke Kobe, sempatkan untuk mampir ke Kobe Port Tower. Suasana di sini saat malam hari tak kalah indah dengan suasana di Singapura.

Kobe Port Tower memang menara dengan ketinggian 108 meter. Bentuknya unik karena mengadaptasi bentuk desain alat musik perkusi drum khas Jepang, yaitu ‘tsudumi’. Struktur yang digunakan adalah struktur hiperboloid. Oleh karena itu, bagian tengah menara ini lebih sempit dibandingkan dengan bagian atas dan bawahnya.

Karena terletak di tepi Teluk Osaka, menara ini semakin cantik karena dikelilingi oleh air teluk. Adanya jembatan menuju menara menjadikan pemandangan di sekeliling tower semakin menarik. Sesekali ada kapal yang lewat sehingga membuat suasana semakin syahdu. Gedung-gedung tinggi yang menjulang sebagai latar belakang teluk juga menjadikan semakin indah.

Kobe Port Tower dari dekat.

Menara ini menjadi ikon Kobe yang mengglobal. Tower ini didominasi oleh warna jinga ‘orange’. Saat malam hari, tower ini mengeluarkan warna jingga yang berpendar ke segala arah karena seluruh bangunan tower dipasang lampu LED berwarna merah. Jadi, waktu paling keren untuk berkunjung ke sini adalah malam hari. Kobe Port Tower terdiri atas 3 lantai di bagian bawah dan 5 lantai di bagian atas. Semua lantai terhubung dengan lift berkecepatan tinggi di tengahnya. Jika naik ke menara ini, kalian bisa menikmati pemandangan Pelabuhan Kobe, Teluk Osaka, Kota Kobe, dan Pulau Awaji.

Nah, Kobe Port Tower ini memiliki banyak keunikan. Pertama, di lantai 3 terdapat restoran yang bisa berputar penuh setiap 20 menit. Bayangkan bahwa kalian makan dan minum, tetapi bisa menikmati semua pemandangan di sekitarnya secara penuh 360 derajat dari berbagai sudut. Seru kan?

Kedua, saat berada di lantai observasi di puncak menara, kalian bisa menikmati semua pemandangan Kota Kobe hingga 360 derajat. Tak hanya Kota Kobe, kalian juga bisa menyaksikan deretan Pegunungan Rokko, kesibukan Pelabuhan Kobe, Pulau Rokko, Bandara Kobe, Umie Mosaic dengan bianglalanya yang indah, Pulau Awaji, dan Keindahan Jembatan Akashi-Keiko. Lantai observasi ini sama dengan lantai restoran, yaitu akan berputar setiap 20 menit.

Kobe Port Tower dari kejauhan.

Ketiga, Kobe Port Tower sangat canggih. Di lantai observasi, kalian akan disajikan pemandangan langit buatan berupa bintang-bintang yang terbuat dari ribuan lampu LED berbagai warna. Keempat, ikon Kobe Port Tower, Captan Tower-Kun, menjadi spot yang ramai difoto wisatawan. Patung itu menggunakan pakaian khas nahkoda kapal dengan kepala berbentuk Kobe Port Tower.

Nah, untuk dapat menikmati semua keunikan itu, kalian harus merogoh kocek. Untuk pengunjung dewasa, kalian dikenai tarif tiket masuk sebesar 700 yen dan anak-anak sebesar 300 yen. Jika dikonversi dengan kurs rupiah ke yen hari ini, 127,6 per 1 yen, tarifnya menjadi Rp89.320. Cukup murah sih untuk mendapatkan semua keindahan tadi.

Untuk menuju ke sini, kalian bisa turun di Stasiun Sannomiya atau Stasiun Kobe lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta JR Kobe Line atau JR Gakkentoshi Line menuju Stasiun Motomachi. Perjalanan sekitar 2 menit. Harga tiketnya 120 yen. Dari Stasiun Motomachi, kalian hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 menit ke arah Pelabuhan Kobe. Menaranya sudah kelihatan dari jauh sehingga tidak perlu khawatir. Apabila khawatir tersesat, kalian bisa menggunakan google map.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.