Gedung Agung: Istana Negara Yogyakarta Tak Kalah Megah dengan Istana Lain

0
238
Bangunan Utama dengan Halaman yang luas.

Yogyakarta Kota Istimewa, itulah julukan yang pas diberikan untuk kota kecil ini. Kota kecil ini memiliki sejarah panjang. Kota Yogyakarta pernah dinobatkan sebagai ibukota negara Indonesia setelah berikutnya dikembalikan lagi ke Jakarta. Salah satu bukti sejarah dari peristiwa ini adalah dibangunnya sebuah istana negara di Yogyakarta. Istana ini sering disebut dengan Gedung Agung.

Gedung Agung terletak di titik nol Kota Yogyakarta. Untuk menuju ke istana negara tersebut sangatlah mudah karena lokasinya yang berada di tengah kota. Letaknya tepat di depan Benteng Vredeburg. Istana negara ini dibuka untuk umum setiap hari Senin – Kamis saja. Walaupun dibuka untuk umum, Gedung Agung ini tetap difungsikan sebagai tempat istirahat presiden ketika mengunjungi Yogyakarta.

Untuk masuk ke dalam Gedung Agung, sebagai pengunjung kalian harus melewati beberapa protokol. Kalian perlu menunjukkan kartu tanda pengenal seperti KTP, SIM, atau kartu pelajar. Seletah melewati alat deteksi, kalian harus menaruh tas ke dalam loker yang telah disediakan karena tidak diperbolehkan membawa tas ke dalam gedung. Tenang saja, barang seperti kamera dan smartphone masih diizinkan untuk dibawa masuk. Setelah melewati protokol tersebut, kalian bisa langsung masuk ke Gedung Agung.

Beberapa Potret lama Kota Jogjakarta.

Gedung Agung terdiri atas tiga bangunan utama. Di antaranya gedung utama, gedung galeri dan wisma negara. Gedung yang dapat dimasuki oleh pengunjung yaitu gedung utama dan gedung galeri. Oh ya, kalian tidak dapat masuk tanpa pendampingan dari tour guide. Gedung utama memiliki beberapa ruangan yang fungsinya berbeda-beda. Ruang utama dari gedung ini berguna untuk pertemuan terbuka antara presiden dengan pejabat-pejabat yang dirasanya tidak memerlukan privasi tinggi. Terdapat meja besar dan kursi yang mengelilinginya.

Setelah itu, pengunjung akan diarahkan menuju lorong yang dikanan-kirinya terdapat kamar presiden dan wakil presiden. Sayangnya, pengunjung hanya boleh melihat dari sisi depan saja. Memasuki area belakang, akan ada ruang makan dan dapur bersih. Semua ruangan yang ada di gedung utama dilapisi dengan karpet yang sangat tebal dan nyaman untuk diinjak. Gedung utama hanya memiliki beberapa ruangan saja, tidak terlalu banyak karena hanya ditempati oleh presiden dan wakil presiden saja.

Gedung galeri berada tepat disebelah gedung utama. Setelah keluar dari gedung utama, pengunjung dapat langsung masuk ke gedung galeri. Bagian depan gedung galeri sudah cukup membuat takjub. Terdapat beberapa potret lokasi yang ada di sekitar Tugu dan Malioboro. Gedung galeri memiliki 2 level. Di level 1 terdapat karikatur dari semua presiden Indonesia beserta keluarga. Ada beberapa sejarah mengenai penjajahan bangsa Indonesia dan kemerdekaan Indonesia. Koleksi-koleksi milik presiden Indonesia juga di pajang di gedung ini.

Gedung Wisma Negara sebagai tempat menginap para tamu.

Naik ke level 2 ada salah satu kata-kata Presiden Soekarno yang diabadikan bertuliskan “Yogyakarta menjadi termahsyur oleh karena jiwa kemerdekannya. Hidupkanlah terus jiwa kemerdekaan itu”. Begitulah kurang lebih perkataan Bung Karno setelah tinggal di Jogja. Hampir sama seperti level 1, koleksi-koleksi milik para presiden masih terjajar rapi dan terawat. Menurut penuturan tour guide, koleksi-koleksi ini didapatkan dari para kolega baik dalam maupun luar negeri. Tidak semua koleksi di tempatkan di Istana Negara Yogjakarta. Ada juga beberapa yang disimpan di Istana Bogor.

Gedung Agung didominasi oleh warna putih dan emas. Pada pintu-pintu juga terdapat ukiran-ukiran khas Yogjakarta. Di luar gedung terdapat taman dan gazebo yang sangat nyaman untuk sekadar duduk-duduk menikmati udara luar. Terdapat juga kandang burung dan beberapa patung untuk memperindah pemandangan. Spot favorit untuk berfoto yaitu di depan Gedung Agung dan di depan tulisan Bung Karno. Yogyakarta memang istimewa, bukan hanya karena keratonnya saja tapi juga keberadaan istana negaranya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.