Dera Rindu Pulau Derawan

0
684
Senja di Derawan.

Derawan, sekalinya disebut pasti banyak orang yang sudah mengetahuinya. Pulau eksotis di Kalimantan ini memang sudah sangat dikenal oleh dunia. Pulau kecil ini berpenduduk padat dan dikelilingi pasir putih dan pantai yang cantik. Pengunjung bisa bersepeda untuk mengelilingi pulau ini. Tak perlu waktu yang lama untuk berkeliling dikarenakan pulau ini tidak begitu luas. Kita bisa bersepeda menyusuri jalanan pinggir pantai untuk menikmati deburan ombak sambil sesekali berhenti sejenak untuk bermain air dan menunggu matahari terbenam.

Apabila menginap di Pulau Derawan disarankan memilih penginapan water cottage, karena menyenangkan sekali apabila kamar kita langsung berada di atas air. Jika lelah berkeliling pulau dengan sepeda, kita bisa kembali ke penginapan kemudian menanti matahari tenggelam bersama teman-teman di atas dermaga.

Penyu di dermaga cottage.

Selain pemandangan indah laut lepas dengan speedboat berlalu lalang yang didapat, sering juga muncul beberapa ekor penyu besar dari dalam air. Tapi jarang sekali mereka mau muncul naik ke permukaan. Penyu-penyu itu nampaknya lebih nyaman berenang di dalam air. Hanya sekedar menampakkan bayangan hitam jika di lihat dari atas. Ketika sesekali muncul ke permukaan, cepat-cepat kami berusaha memotretnya.

Pulau terdekat dengan Derawan yang seringkali menjadi tujuan wisata adalah Pulau Kakaban. Waktu tempuh menggunakan speedboat dari Derawan menuju Kakaban sekitar 1 – 1,5 jam. Di Pulau Kakaban kita bisa menjumpai ubur-ubur tanpa sengat yang cuma ada 4 lokasi di dunia. Tiga diantaranya berada di Indonesia, di Pulau Kakaban inilah salah satunya. Saat menyelam di danau ubur-ubur, harap diperhatikan bahwa kita tidak boleh menggunakan fin atau sepatu katak karena kibasannya dapat membunuh ubur-ubur. Selain itu jangan melompat ke dalam air, tetapi turunlah ke air dengan perlahan dan jangan menggunakan tabir surya karena zat kimianya akan menyebabkan pencemaran air yang bisa menjadi racun pembunuh ubur-ubur. Terakhir, jangan memegang apalagi mengangkat ubur-ubur ke atas air.

Ubur-ubur tanpa sengat.

Diperkirakan ribuan tahun yang lalu ubur-ubur tersebut terperangkap dan berevolusi untuk dapat berfotosintesis dimana hampir tidak ada hewan yang mampu melakukannya. Selain ubur-ubur tanpa sengat yang bisa kita jumpai di Pulau Kakaban, kita pun bisa juga menyelam di Palung Kakaban.

Palung Kakaban berada tidak jauh dari garis pantai Pulau Kakaban. Pemandangan bawah laut di tempat ini sangat cantik. Koral beserta ikan warna-warni masih terjaga. Bagi yang bernyali besar, bisa mencoba menyelam di kedalaman palungnya. Gelap memang, tapi sangat menyenangkan rasanya ketika tubuh sudah tenggelam menembus airnya. Sekalinya menceburkan diri ke air, saya langsung terpesona dengan keindahannya. Benar-benar taman laut yang indah, meskipun ada beberapa bagian karang yang sudah rusak. Tetapi ikan-ikan yang luar biasa banyak membuat bagian yang rusak itu menjadi terabaikan.

Perairan Sangalaki.

Selain Pulau Kakaban, salah satu pulau di Kepulauan Derawan yang terkenal adalah Pulau Sangalaki. Pulau ini memiliki lagon dangkal berdasar pasir dan ditumbuhi oleh karang dan lamun (sejenis rumput yang hidup di dasar laut). Perairan di sekitarnya merupakan taman laut yang sudah terkenal sebagai destinasi wisata bawah air. Terdapat beraneka ragam biota laut termasuk Pari Manta yang terkenal. Maka tak heran jika para penyelam sangat menyukai tempat ini. Ada beberapa titik penyelaman yang terkenal di Pulau Sangalaki: Channel Entrance, Coral Gardens, Turtle Town, Sandy Ridge, Manta Run, Sherwood Forest, Manta Parade, Manta Avenue, Eel Ridge, Lighthouse, dan The Rockies.

Menuju ke Derawan sangatlah mudah. Bisa melalui Tarakan dan bisa juga melalui Berau. Tapi biasanya orang lebih suka lewat Berau karena akses yang cukup mudah dan jaraknya pun dekat. Maskapai yang melayani rute ini pun sudah sangat banyak. Jadi kita tinggal memilih ingin naik maskapai apa dan disesuaikan jam keberangkatannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.