De Djawatan, Destinasi Wisata Baru Favorit Wisatawan di Banyuwangi

0
1535

Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten terluas yang berada di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten berjuluk Sunrise of Java ini memiliki keistimewaan tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung. Banyuwangi selalu menawarkan berbagai wisata alam yang tersebar hingga pelosok-pelosok desa.

Pesona Blue Fire di Kawah Ijen, indahnya pemandangan Teluk Ijo, lebatnya hutan di TN. Alas Purwo, tingginya ombak di Pantai Pancer dan masih banyak lagi tempat wisata di Banyuwangi yang mendunia. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi selalu memberikan dan menawarkan destinasi-destinasi wisata terbaru di setiap tahunnya. Kota wisata mungkin sangat cocok di sandangkan pada Kabupaten Banyuwangi.

Beberapa tahun terakhir ini, Banyuwangi menawarkan destinasi wisata alam baru dan unik yang sangat cocok untuk kalian kunjungi. Salah satunya adalah De Djawatan. Wisata alam ini terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Sekitar 45 km dari pusat Kota Banyuwangi, bila kita melakukan perjalanan dari pusat kota kurang lebih setengah jam. Bahkan akses menuju lokasi De Djawatan sangat mudah, yaitu berada di pinggir jalan provinsi. Meskipun terlihat baru, tapi wisata De Djawatan sudah memikat banyak wisatawan untuk mengunjunginya, baik domestik maupun mancanegara. Selain itu, tempat ini juga pernah di jadikan lokasi suting film “Kafir” karena lokasinya sama seperti lokasi film “Lord of The Ring”.

De Djawatan sudah memikat banyak wisatawan untuk mengunjunginya, baik domestik maupun mancanegara.

Pohon-pohon trembesi yang berumur ratusan tahun masih berdiri kokoh. Ditambah lagi terdapat, kayu kayu jati yang dibiarkan oleh pihak Perhutani menambah keindahan di wisata De Djawatan. Dinas Pariwisata bekerja sama dengan perhutani untuk memanfaatkan area yang awannya hanya tempat terbengkalai tersebut. Akhirnya, dengan sentuhan tangan-tangan kreatif De Djawatan memberikan keistimewaan bagi pengunjungnya.

Foto-foto unik yang telah beredar di media sosial membuat wisatawan penawasan dengan tempat ini. Walaupun dulu bagi masyarakat sekitr tak ada yang spesial dari tempat ini.

Untuk fasilitasnya pun baru terdapat toilet dan mushola. Di dalam area De Djawatan Benculuk, ada beberapa titik swafoto yang disediakan pengelola. Ada dua tempat berfoto yang dibangun di atas pohon, juga beberapa truk bekas. Tak ketinggalan, traveler yang ingin meluncur dari atas pohon, juga tersedia.

Sejauh ini, Hutan De Djawatan biasa dimanfaatkan untuk foto pra pernikahan, kelulusan, atau foto santai bersama sahabat atau keluarga. Selain itu, ada juga wisawatan yang datang untuk bersantai dan menikmati makanan.

Pernah di jadikan lokasi sutting film “Kafir” karena lokasinya sama seperti lokasi film “Lord of The Ring”.

Bagi para milineal tempat ini sangat cocok untuk spot foto yang instagramable. Sore hari merupakan waktu yang tepat untuk ke sini. Ketika matahari sudah tidak terlalu terik, kalian bisa bersama keluarga maupun teman ke sini. Selain bisa merasakan atmosfer seperti di film The Lord of The Rings, pengunjung juga bisa menaiki rumah pohon yang terdapat di pohon-pohon besar.

Selain itu, kalian bisa juga mengajak anak anda untuk bermain ATV, naik delman atau sekedar jalan-jalan menghirup segarnya udara.  Suasana remang atau samar yang tercipta diantara rerimbunan pepohonan, memberikan kesan misterius dan apik.

Hanya dengan harga tiket masuk Rp. 5000,00 per orang, kalian bisa menikmati luasnya area De Djawatan yang hijau itu. Destinasi wisata yang cukup murah untuk sekedar menghabiskan waktu akhir pekan dan menghilangkan penat pekerjaan. Udara sejuk dengan angin sepoi-sepoi yang berhembus menambah rasa nyaman bagi wisatawan. Selain itu tempat ini juga bersih, tak ada satupun sampah yang tercecer di tempat ini.

Jam Buka
Setiap Hari 08.00 - 17.00 Wib

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.