Curug Ki Cau: Hidden Paradise di Subang

0
1568

Di daerah Bandung Raya, banyak terdapat air terjun yang indah  untuk dikunjungi. Curug Pelangi, Curug Malela, dan Curug Cijalu adalah air terjun yang sangat terkenal di daerah Bandung Raya. Air terjun tersebut sangat ramai dikunjungi dan sudah menjadi objek wisata terkenal, fasilitasnya pun sudah cukup lengkap. Tetapi, terkadang jika kita mengunjungi objek wisata yang sudah ramai, rasa “alamiah” dan “keasrian” dari objek tersebut tidak terlalu terasa.

Apakah kita bisa menikmati air terjun yang masih sepi, asri, dan alami?

Curug Ki Cau jawabannya!

Air terjun ini adalah air terjun yang masih sepi dan asri. Lokasinya pun cukup sulit ditemui, letaknya di Desa Palasari, Subang. Kurang lebih 1 sampai 2 jam dari pusat Kota Bandung. Air terjun ini bisa disebut sebagai “Hidden Paradise – nya” Subang.

Hari Senin 4 Februari 2019, saya berkesempatan mengunjungi Curug Ki Cau. Dari Kota Bandung jaraknya kurang lebih 21 kilometer, kurang lebih sekitar 1 jam waktu perjalanan. Nah, jalan menuju air terjun ini cukup membingungkan. Karena harus melewati jalanan desa dan berjalan kaki sekitar 15 menit ke lokasi air terjunnya.

Curug Ki Cau
Kang Cepi, warga lokal yang mengantar saya.

Sebelum sampai lokasi air terjun, kita bisa parkir di tempat yang sudah disediakan. Tempat parkirnya adalah rumah warga lokal, cukup untuk beberapa mobil dan sampai puluhan motor. Setelah parkir, kita akan diantar oleh warga lokal atau pemuda setempat untuk sampai di Curug Ki Cau. Pemuda karang taruna yang mengantar saya waktu itu namanya Cepi, saya memanggilnya “Kang Cepi”. “Kang” dalam bahasa Sunda bisa berarti “Kak” atau “Bang”. Kang Cepi sangat ramah dan humoris, dia menceritakan banyak hal sambil berjalan santai menuju lokasi air terjun. Mulai dari pengelolaan wisata sampai pembuatan fasilitas di air terjun ini.

Nah, jalan setapak menuju lokasinya menarik. Kita akan melewati pedesaan, perkebunan, dan hutam bambu. Sekitar 15 menit berjalan kaki, maka kita akan sampai di Curug Ki Cau. Suasana hutan bambu dan udara segar pedesaan sangat asri. Nyaman sekali rasanya berlama lama di area Curug Ki Cau.

Curug Ki Cau
Jembatan menuju curug.

Curug Ki Cau memiliki beberapa bagian air terjun. Bagian yang pertama namanya Curug Ki Cau itu sendiri, air terjun ini tingginya sekitar 10 meter. Airnya cukup deras dan sangat bening, cocok sekali dipakai berendam atau sekedar bermain air saja. Air terjun ini tepat diapit oleh tebing, jadi kubangan kolamnya tepat diantara tebing yang indah. Bagian yang kedua bernama Batu Ngampar, atau dalam Bahasa Indonesia berarti batu yang berjajar. Lokasi ini adalah lokasi favorit saya untuk berendam, karena lagoona yang terbentuk sangat unik. Seperti kolam alami dari batu. Lagoona ini pun tepat terletak diatas air terjun Ki Cau, jadi kita harus hati-hati jika berendam disini.

Curug Ki Cau
Curug Ki Cau dan tiketnya.
Curug Ki Cau
Berenang di Batu Ngampar.

Curug Ki Cau adalah salah satu air terjun yang saya rekomendasikan ketika kamu jalan jalan ke Subang. Alasan yang pertama, curug ini benar benar masih sepi pengunjung, sehingga bersih dan jernih sekali. Alasan yang kedua, curug ini masih jarang diketahui oleh para wisatawan, sehingga kunjungan kita akan menjadi sebuah hal yang menguntungkan bagi masyarakat lokal. Asalkan kita sopan dan menjaga alam di Curug Ki Cau ya!

Fasilitas yang ada di Curug Ki Cau lumayan baik. Ada toilet, ruang ganti, dan saung (gazebo). Hanya saja masih seadanya, tapi layak untuk dipakai. Harga tiket masuknya hanya 10 ribu rupiah saja per orang. Murah kan?

Tertarik merasakan “Hidden Paradise – nya” Subang ini? Yuk ke Curug Ki Cau!

Jam Buka
Setiap hari 24 Jam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.