Cireng Bayam Mbak Situr, Kudapan Murah dan Menyehatkan

6
1652
Cireng Bayam Mbak Situr.

Wisata kuliner tidak bisa dipisahkan dari aktivitas jalan-jalan. Tidak heran, jika terkadang travelers menyediakan budget khusus untuk hunting makanan. Apa, sih, yang dicari oleh penikmat kuliner? Harga murah, lokasi strategis, tempat makan unik, atau kualitas rasa?

Cireng bayam Mbak Situr di kawasan Kalangan, Kebon Agung, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, menawarkan sajian khusus berupa makanan kaki lima dengan rasa memesona. Awalnya aku ragu saat diajak kawan untuk mampir ke sebuah warung sederhana di tengah kampung. Lokasinya cukup jauh dari peradaban jalan raya, bahkan harus melewati hamparan sawah untuk menjangkaunya.

Sebuah warung kecil dengan tatanan meja dan kursi kayu di depannya yang selalu ramai oleh pengunjung. Papan kertas bertuliskan Free wi-fi menjadi nilai tambah bagi konsumen, terlebih sebagian besar pelanggannya adalah yang masih berusia remaja. Sapaan hangat dari Mbak Situr dan suaminya turut andil sebagai suplemen untuk pelanggan agar kembali berkunjung.

Setelah mengagumi warung kecil dengan menu unik ini aku segera memesan makanan dan minuman favorit di sini. Berikut menu andalan yang menjadi incaran penikmat jajanan murah meriah.

Cireng Bayam Murah dan Sehat
Cireng Bayam Ditambah Saus Khas Mbak Situr.

Cireng merupakan singkatan dari aci goreng yang berasal dari Bahasa Sunda. Cireng adalah makanan dengan bahan dasar tepung kanji (tapioka), dan biasa dijadikan sebagai makanan ringan saat sedang bersantai atau berkumpul bersama teman dan keluarga. Seiring berkembangnya variasi kuliner, lahirlah cireng dengan campuran potongan daun bayam.

Mbak Situr, seorang ibu rumah tangga yang membuka warung makanan ringan mencoba peruntungan lewat cireng bayam. Dia beberapa kali melakukan trial and error agar mendapatkan resep yang pas di lidah pelanggan. Tidak sia-sia, kini cireng bayam tanpa pengawet miliknya menjadi primadona bagi pelanggan segala usia.

Penampakan cireng ini tidak berbeda jauh dengan cireng lainnya, namun ukuran yang cukup besar dengan potongan bayam yang padat menjadi ciri khas tersendiri. Harganya  pun cukup ramah di kantong, yaitu seharga Rp. 1.000 per tusuk. Soal rasa jangan ditanya, bahkan konsumen rela menyambangi warung di pedesaan ini demi menikmati sajian cireng sehat nan unik ini.

Bakso Goreng Rasa Kornet
Bakso Goreng Kornet.

Adonan tepung dan kornet, serta bumbu rahasia yang digoreng hingga renyah ini menjadi cemilan idola. Kornet sendiri merupakan daging sapi yang diawetkan dalam air garam kemudian direbus. Bakso ini berukuran kecil, namun rasanya khas dan membuat penikmatnya ketagihan. Satu porsinya dihargai Rp 5.000, sangat terjangkau bagi penikmat bakso tusuk unik.

Kedua menu tersebut dilengkapi saus racikan sendiri dengan rasa yang enak. Sausnya terbuat dari cabai asli dengan campuran bumbu tertentu. Pedasnya mengalir sempurna hingga menjadi cocok di lidah mayoritas. Tingkat kekentalannya juga pas, tidak terlalu encer, sehingga menempel dengan baik pada cireng dan bakso.

Setelah memesan satu porsi bakso dan empat tusuk cireng bayam, aku merasa kenyang. Aku dan dua kawanku menyempatkan diri untuk berkenalan dan berbincang dengan Mbak Situr. Keramahan penjual seperti ini yang membuat pelanggan merasa nyaman untuk duduk berlama-lama di warungnya. Sebelum pulang, Mbak Situr meminta kami untuk menuliskan nomor Whatsapp agar bisa dimasukkan ke dalam Whatsapp Group pelanggan.

“Kami membuat grup agar bisa menginformasikan waktu buka warung dan menu baru, Mbak. Jadi nanti pelanggan yang rumahnya jauh bisa cek info di grup. Biar tidak kecewa ketika warung tutup dan sudah jauh-jauh datang ke sini”, kata Mbak Situr.

Jadi, tunggu apalagi?  Ayo, luangkan waktu untuk mampir ke Cireng Bayam Mbak Situr dan rasakan menu kaki lima yang unik dan sehat. Selamat mencicipi!

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.