Cerita Rakyat yang Menciptakan Roti Mantou dari Era Kisah Tiga Kerajaan

0
2263
Roti Mantau Steam dan Goreng (sumber: Wikipedia)

Bagi yang menyukai kuliner khas tiongkok, tentu akan tahu makanan satu ini. Kue Mantou, si putih, persegi panjang menggelembung dan manis. Sekilas mungkin akan teringat dengan bentuk dan rasa bakpao. Hanya saja, jika bakpao berbentuk bundar, berisi, memiliki tekstur di atasnya dan lebih lembut dari Mantou. Banyak cara untuk menikmati si putih manis ini. Biasanya mantou disajikan dengan cara digoreng dan dicelup ke dalam susu kental manis atau diolah dengan cara dikukus.

Namun tahukah jika kue mantou ini tercipta sejak Dinasti Tiga Kerajaan (220-280M)? Mungkin bagi yang mengikuti Kisah Tiga Kerajaan atau mengikuti karya Luo Guanzhong ‘Romance of Three Kingdoms’ akan tahu siapa Zhuge Liang. Selain tugasnya adalah sebagai konselor Shu Han, Zhuge Liang pun adalah inventor dibalik lezatnya kue mantou.

Illustrasi Zhuge Liang oleh Sancai Tuhui Tahun 1609 (sumber: Wikipedia)

Konon, awal dari penemuan ini ketika pertempuran Shu Han melawan pasukan Nanman dipimpin oleh Meng Huo dari Nanzhong. Saat itu Zhuge Liang, sebagai kanselor Shu Han menggiring pasukannya menuju sebuah sungai yang menurut dewa barbar tidak bisa dilalui jika mereka belum menumbalkan 50 kepala manusia ke dalam sungai tersebut.

Karena Zhuge Liang sangat menentang adanya penumbalan manusia dan dia tidak ingin menumbalkan pasukannya, terciptalah siasat untuk membuat adonan roti putih menyerupai kepala manusia sebagai tumbal agar bisa melewati sungai tersebut. Mantou sendiri diartikan sebagai ‘kepala manusia barbar’.

Ada pula versi lain dari cerita mantou itu sendiri yaitu pada saat operasi militer selatan, pasukan Shu Han mengalami penurunan moralitas perang drastis dikarenakan sakit. Zhuge Liang pun memberi makan pasukannya dengan roti kukus isi daging dan manis.

Selain itu, ‘steam bread’ sendiri sudah ada jauh dari pertempuran tersebut. Karena pada era Dinasti Han (202-220M) penggunaan ragi atau teknik fermentasi pada adonan sudah ada di tiongkok. Terdapat dari buku The Shiming atau kamus tiongkok kuno yang sudah ada sejak Dinasti Han dan menuliskan Mian Shou sebagai adonan fermentasi yang terbuat dari beras. Maka tidak heran jika adonan roti dan terciptanya kue mantou sudah ada sejak dulu.

Mantou sudah dikonsumsi lama di tiongkok hampir 2000 tahun lamanya dan menjadi makanan pokok terutama di kawasan utara. Hingga menjadi popular di kawasan selatan. Saat ini, produksi mantou mengikuti tren yang sama dengan produksi pastry gaya barat.

Untuk yang ingin mecoba bagaimana rasa dari mantou ini, tidak perlu jauh-jauh ke negeri tirai bambu untuk mencoba sepotong mantou. Di Indonesia sudah banyak tersedia di berbagai dimsum house dan banyak juga yang memroduksi mantou siap kukus.

 

Penulis: Nadia Khalishah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.