Cari Tahu Jenis Kamera Yang Cocok Untuk Menemanimu Saat Traveling

0
2288
Jenis Kamera Yang Cocok Untuk Menemanimu Saat Traveling (sumber: unsplash.com)

Saat Traveling, rasanya belum lengkap kalau tidak ada dokumentasi. Namun, dokumentasimu lebih berarti jika hasil dokumentasinya pun baik. Maka, kamera adalah sahabat terbaikmu saat traveling. Banyaknya jenis kamera di pasaran tentu membuatmu bingung, terutama bagi yang pemula. Lalu kamera apa ya yang cocok untuk menemani travellingmu?

Sebelum memutuskan kamera yang pas untukmu saat traveling, kenali dulu jenis-jenisnya agar kamu mudah dan tepat dalam memutuskan pilihan kamera yang sesuai denganmu.

Pocket Camera

Contoh Pocket Camera (sumber: pixabay.com)

Pocket Camera ini kamera yang memiliki tubuh yang travel friendly, terlebih kamera ini cocok bagi kamu yang ingin foto-foto instan dan yang memiliki mobilitas tinggi saat traveling. Karena tidak banyak tahap untuk mengambil gambar dan hasilnya pun lebih optimal jika kamu hanya menggunakan kamera smartphone. Namun, pengaplikasian auto-focus pada Pocket Camera cenderung lama, belum lagi kualitas gambarnya pun seadanya, tentu hasilnya tidak akan sebagus ketika menggunakan kamera yang setingkat di atasnya. Maka, jika kamu baru menggunakan kamera, hanya ingin mengabadikan momen saat traveling dan tidak mau repot. Pocket Camera ini cocok untukmu. Pocket Camera pun cocok digunakan saat kamu sedang city traveling yang santai.

Prosumer (Professional Customer)

Contoh Prosumer atau Bridge Camera (sumber: pixabay.com)

Kamera jenis Bridge atau disebut juga sebagai Prosumer ini memiliki tubuh yang sama travel friendly layaknya pocket camera. Hanya saja yang membedakan antara dua kamera ini adalah bentuknya lebih “bulky” dari Pocket Camera cenderung DSRL ‘look-like’, fiturnya yang lebih kaya layaknya DSLR dan dapat dijadikan sebagai media belajar bagi pemula. Settingannya pun dapat diatur manual mulai dari fitur aperture/diagframa, ISO, bahkan shutter speed. Lensanya pun cenderung lebih besar dari Pocket Camera, kemampuan optical zoomnya dapat mencapai 40x bahkan bagi beberapa Prosumer ada yang kemampuan zoomnya bisa mencapai 50x hingga 60x. Maka, Performa Prosumer jauh lebih unggul daripada Pocket Camera. Hanya saja, ukuran sensor prosumer cenderung kecil, shutter speed cenderung jauh dari seri di atasnya sehingga sulit mengambil gambar dengan cepat, dan Prosumer tidak bisa gonta-ganti lensa.

Namun, kembali lagi, unggulnya Pocket atau Prosumer kamera disesuaikan dengan kebutuhan, jenis traveling dan budget. Jika kamu ingin membawa kamera kecil, tidak banyak pengaturan namun hasil lebih foto lebih optimal saat traveling. Kamu sebaiknya memilih menggunakan Prosumer daripada Pocket Camera. Terlebih, jika travelingmu membutuhkan dokumentasi foto landscape dan cenderung wide seperti traveling ke destinasi alam terbuka namun santai, Prosumer dapat memumpuni kebutuhanmu daripada Pocket Camera.

DSLR

Contoh DSLR (sumber: pixabay.com)

Bagi kamu yang traveling bertujuan untuk mencari objek foto, DSLR akan menjadi jimatmu. Untuk seorang professional, DSLR adalah gear wajib karena keunggulannya yang mempunyai banyak macam lensa, hingga pengaturan fitur yang segala manual membuatmu dapat mengatur bagaimana foto yang akan dihasilkan sesuai keinginan. Jika melihat tipe-tipe sebelumnya memiliki banyak kekurangan dari segi fitur dan performa, DSLR ini hanya memiliki satu kendala yaitu tidak travel friendly. Meskipun performanya sangat unggul, namun beberapa DSLR terutama Professional DSLR berbobot berat dan besar serta banyaknya perlengkapan seperti ragam lensa membuatmu travelingmu benar-benar “full-effort”. Maka, untuk jenis kamera satu ini dianjurkan bagi para professional yang benar-benar melakukan traveling untuk photo hunting. Tentu jika tipe travelingmu sekadar vakansi apalagi hiking, kamu akan kerepotan membawa jenis kamera satu ini.

Mirrorless

Contoh Mirrorless (sumber: pixabay.com)

Jika kamu ingin traveling dengan hasil foto yang maksimal bahkan mendekati hasil DSLR, jangan sedih! Mirrorless adalah jenis kamera travel friendly yang mengimbangi performa DSLR. Ukurannya yang cenderung lebih kecil, pengaturan fiturnya bisa diset otomatis maupun manual, lensanya pun bisa diganti-ganti layaknya DSLR. Selain itu, mengapa mirrorless begitu travel friendly karena didukung dengan konektivitas ke PC atau smartphone, sehingga hasil foto bisa langsung dipindahkan secara instant. Perbedaan yang signifikan dari DSLR pun adalah, kamu tidak perlu repot-repot melihat viewfinder saat mengambil gambar, karena ada panel display yang memudahkanmu mengambil gambar. Selain itu, seperti namanya, Mirrorless tidak memiliki lens-reflect sehingga saat mengambil gambar, lensa langsung mengarah ke sensor.

Namun, tidak semata-mata Mirrorless berada jauh di atas DSLR. Walaupun dari segi kemudahan atau travel friendly, DSLR berada jauh dari Mirrorless. Karena bentuknya yang kecil dan travel friendly serta fitur panel displaynya ini membuat kapasitas baterenya cenderung lebih sedikit dan baterenya cepat terkuras pula. Selain itu, sensor yang disematkan di Mirrorless biasanya menggunakan cropped-sensor. Bagi seorang fotografer professional, hal ini cukup krusial karena menyangkut hal teknis seperti titik fokus pengambilan gambar, kepekaan cahaya, dan kemampuan dalam mengambil gambar yang wide. Disamping permasalahan berikut, Mirrorless adalah kamera travel friendly dengan performa maksimal yang cocok untukmu yang tidak mau repot membawa seperangkat camera gear. Mirrorless pun cocok untuk tipe city traveling ataupun backpacker.

Action Camera

Contoh Action Camera (sumber: pixabay.com)

Ingin mengabadikan moment saat hiking atau trekking namun takut bawa kamera? Action Camera cocok untuk kalian yang seorang petualang. Umumnya action camera ini digunakan untuk mendokumentasikan trip dalam format video, maka disematkan kemampuan sensor yang tinggi untuk menangkap gambar dengan sangat cepat dan tajam. Penggunaan Action Camera pun sangat dinamis dan tahan terhadap suhu ekstrim serta tahan air. Jadi baik kamu sedang hiking, trekking, bahkan surfing, kamu tetap bisa mengabadikan momenmu. Namun, hasil dari pengambilan gambar Action Camera cenderung “melengkung” karena hasil gambar yang ditangkap Action Camera lebih wide.

 

Penulis: Nadia Khalishah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.