Cara Mendaki Kawah Ratu, Bogor

0
392
Pendakian di hutan mati menuju kawah ratu.

Kawah Ratu memiliki ketinggian hanya 1.437 mdpl sehingga mudah untuk didaki oleh pendaki pemula. Kawah ini terletak di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Kawah Ratu sebenarnya berada di perut Gunung Salak dan tidak benar-benar terletak di puncak karena ketinggian gunung ini hanya mencapai 2.221 mdpl.

Untuk cara mendaki ke Kawah Ratu, sudah ada rute yang bisa kalian ikuti dengan baik. Ada tiga rute pendakian yang bisa ditempuh. Pertama, rute dimulai dari titik pendakian di Jalur Bumi Perkemahan Gunung Bunder yang berada di Kecamatan Pamijahan, Bogor. Titik ini dekat dengan Pintu Gerbang Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Rute ini banyak disukai oleh pendaki. Banyak pendaki yang memilih bermalam di camping ground dekat titik pendakian agar besok paginya bisa melakukan pendakian ke Kawah Ratu dan bisa menikmati suasana matahari terbit. Melalui jalur ini, lama pendakian yang dibutuhkan adalah 3—4 jam karena jaraknya sejauh 5 kilometer. Lama perjalanan itu semakin bertambah jika selama perjalanan pendaki tergoda oleh pemandangan yang tersaji sehingga memilih berhenti sejenak untuk mengambil foto.

Jalur pendakian dari Bumi Perkemahan Gunung Bunder.

Jalur ini sudah disediakan untuk pendaki. Jadi, pendaki pemula pun tidak perlu was-was untuk menapaki jalur ini karena sudah tertata rapi dan aman. Bahkan, sudah dibuatkan tangga dari batu-batu yang sudah ditata. Pendaki hanya perlu mengikuti jalan berbatu yang ada untuk sampai ke puncak. Oh ya, selama perjalanan, pendaki akan melewati sungai, tanjakan batu, jalur berlumpur, dan hutan mati.

Jalur yang kedua terletak di Pasar Reungit. Ini merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Pamijahan, Bogor. Lokasinya sendiri lebih tinggi dari jalur pendakian sebelumnya dengan ketinggiannya mencapai 1.173 mdpl. Namun, lama pendakian menjadi lebih pendek karena jaraknya hanya sejauh 3,6 km atau sekitar 2—3 jam. Pemandangan yang terpangpang dijalur ini pun tidak kalah dengan pemandangan saat mendaki lewat jalur sebelumnya. Jadi, jangan lupa mengambil foto dan video ya!

Makam pendaki di hutan mati.

Jalur ketiga terletak di Bumi Perkemahan Cangkuang. Jalurnya memang tidak terletak di Bogor, melainkan di wilayah Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Cidahu. Jaraknya sama dengan jarak jalur pendakian pertama, yaitu 5 km sehingga lama perjalanan pendakian bisa mencapai 5 jam. Pemandangannya pun tetap sama. Selain itu, pendaki juga akan melihat kera-kera bergelantungan. Tetapi tidak perlu takut karena kera-kera di sini justru takut pada manusia. Malah ketika melihat manusia lewat, kera-kera ini akan bersembunyi di balik pohon.

Melalui jalur ini, kalian juga akan menemukan aliran sungai dan pemandangan Gunung Salak di belakangnya. Aliran sungai ini menjadi lokasi yang selalu ramai difoto karena menarik. Kalau ingin mendaki lewat jalur ini, pendaki diharapkan memilih waktu terbaik, yaitu musim kemarau. Saat hujan, jalanan sangat licin sehingga jalur ini lebih berbahaya untuk dilalui. Bahkan, jika hujan deras, jalur ini akan banjir sehingga pengelola pun akan menutupnya karena bisa membahayakan nyawa pendaki.

Aliran sungai yang dipenuhi endapan belerang.

Saat hujan, pendaki tidak diizinkan untuk mendekati area kawah karena mengandung belerang cukup tinggi. Baunya sangat menyengat dan tidak baik bagi kesehatan jika terhirup dalam jumlah tinggi. Selain itu, kalian tidak dibolehkan untuk berjongkok terlalu lama karena pada ketinggian itu, gas belerang sangat tinggi.

Di pertengahan jalur pendakian, terdapat sungai yang airnya mengalir sangat deras dan jernih. Kalian bisa berhenti di sini untuk shalat, makan, minum, dan beristirahat sejenak. Kalian pun bisa memasak mie dadak di sini dengan peralatan memasak yang kalian bawa. Air sungai pun bisa kalian minum, lho! Kalian bisa memasukannya ke dalam botol minum kalian. Namun, berhati-hatilah, kadang ada yang buang air kecil di sungai! Jadi, ambil air yang aliran sungainya paling atas saja ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.