Cara Makan Murah Meriah di Yogyakarta!

0
1255
Nasi kucing di Angkringan

Yogyakarta adalah destinasi wisata yang sudah mendunia. Wisatawan yang berkunjung ke Yogya tidak hanya dari dalam negeri saja, dari luar negeri pun banyak. Banyak hal yang bisa kita coba di Yogya, mulai dari wisata alam sampai budaya, hampir semua jenis wisata ada di Yogya. Tetapi, karena Yogya sangat prestisius sebagai objek wisata, banyak orang yang takut biaya hidup di Yogya mahal. Sebenarnya, berlibur dan travelling kemana pun akan menjadi mahal jika gaya hidup kita mahal dan eksklusif.

Penginapan dan biaya makan di Yogya bisa jadi murah banget kok! Artikel ini adalah tips dan trik praktis berdasarkan pengalaman saya selama travelling di Yogya. Cocok banget buat kamu yang mau travelling ala low budget kaya saya gini, yuk simak tips dan trik saya!

Selektif Ketika Makan di Objek Wisata Terkenal.
Suatu hari, saya nyoba makan di salah satu candi terkenal di Yogya. Kondisi saya waktu itu sudah sangat lapar, panas siang hari begitu menyengat, dan lutut saya sudah mulai gemetar karena belum sarapan. Akhirnya, setelah berkeliling di sebuah candi terkenal, saya mencari tempat makan siang. Ada sebuah rumah makan yang menjajakan berbagai sayur dan hidangan, saya memesan gudeg Yogya, dengan paha ayam, krecek, gudeg, tahu, dan tempe. Enak sekali rasanya, ditambah saya sedang benar benar lapar. Cerobohnya, ketika awal memesan, saya lupa menanyakan harga menu yang saya pesan itu. Hasilnya, saya harus membayar 75.000 rupiah untuk satu porsi gudeg. Lucunya, keesokan harinya ketika saya makan gudeg di dalam Pasar Beringharjo, saya hanya membayar 15.000 rupiah, dengan porsi yang mirip dengan rumah makan di objek wisata itu.

Gudeg murah di Pasar Beringharjo

Memang, gak semua rumah makan yang terdapat di objek wisata seperti itu. Tetapi, ada pembelajaran yang menarik bagi saya. Yang pertama, lebih teliti ketika memilih tempat makan. Kedua, pastikan harga menunya sebelum memesan dan makan. Ketiga, melihat “segmentasi”, yang akan saya bahas lebih di poin selanjutnya.

Sate telur di Angkringan

Riset dan Cari Tahu Sebelum Travelling.
Jauh jauh hari sebelum travelling ke Yogya, riset dan cari tahu dulu apa aja yang ada di Yogya. Kamu bisa baca baca artikel online, bisa streaming video, atau tanya langsung ke orang yang pernah travelling ke Yogya atau bahkan ke warga lokal. Saya gak akan tahu apa itu angkringan atau gerobak HIK kalau saya tidak mencari tahu dan ngobrol sama temen saya yang tinggal di Yogya. Saya juga gak akan tahu dimana makan sate klathak yang murah dan enak kalau gak ngobrol sama orang lokal Sosromenduran Yogya.

Sebenarnya, makan di Yogya itu murah banget. Asalkan kita tahu informasi dan “seluk beluknya”, hanya dengan uang 10.000 rupiah saja kita bisa makan kenyang di angkringan atau dalam pasar. Mantep kan?

Cermati “Segmentasi” Tempat Makan.
Segmentasi sangat perlu kita cermati, karena ketika kita cermat melihat kondisi, maka biaya ketika berlibur pun akan sesuai dengan “dompet” kita. Misalnya, ketika mempertimbangkan sebuah tempat makan, kita harus melihat seperti apa segmentasi tempat itu. Apakah untuk kelas atas, menengah, atau bawah? Dan, jika kita memilih tempat tersebut, apakah itu sesuai dengan anggaran perjalanan kita?

Saya kalau travelling ke Yogya, sekali makan hanya sekitar 10.000 – 15.000 rupiah saja. Tapi, bukan makan di restoran cepat saji atau cafe, saya makan di angkringan, warung pecel, atau dalam pasar. Dengan begitu, biaya makan saya tidak membengkak dan hemat. Walaupun, terkadang saya “kebablasan” ketika sedang wisata kuliner. Semua makanan yang menarik pasti saya pesan, dan hasilnya malah boros. Kalau seperti itu, saya menyiasatinya dengan menggeser waktu berwisata kuliner. Biasanya, pada hari paling akhir, ketika saya mau pulang, barulah saya keliling berwisata kuliner.

Dengan ketiga tips dan trik itu, kita bisa menekan biaya makan menjadi lebih hemat dan sesuai “dompet” kita. Lalu, biaya akomodasi dan transportasi pun bisa kita tekan agar perjalanan menjadi “low budget” dan terjangkau. Yuk, traveling hemat dan cermat ke Yogya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.