Cara Asyik Berwisata di Kebun Raya Bogor

0
240
Berkumpul bersama di tengah-tengah KBR.

Kebun Raya Bogor (KRB) menjadi wisata andalan bagi warga Jabodetabek. Wisata murah yang terletak cukup strategis di tengah-tengah Kota Bogor ini memang mudah dijangkau dari Jakarta. Apalagi jika naik KRL, kita tinggal naik kereta tujuan akhir Bogor lalu dilanjutkan jalan kaki. Atau bisa juga naik kendaraan pribadi karena kemacetannya tidak separah kemacetan di area puncak.

Gerbang masuk KBR bagi pejalan kaki.

Namun apa yang bisa kita lakukan untuk mengusir rasa bosan di Kebun Raya Bogor?Apa hanya sekedar foto-foto saja? Tentunya tidak! Banyak hal yang bisa kita lakukan di sana, seperti:

Bersepeda Ria

Di dalam Kebun Raya Bogor terdapat penyewaan sepeda dengan harga yang tidak begitu mahal. Sebelum menyewa sepeda, kita diharuskan mengunduh aplikasi penyewaan sepeda tersebut. Pembayarannya dilakukan dengan cara menscan barcode yang ada di sepeda. Sangat praktis, namun bagi mereka yang belum tahu langkah-langkahnya akan sangat membingungkan. Apalagi pembayarannya hanya bisa dilakukan melalui aplikasi saja dengan cara transfer ke nomer rekening aplikasi terlebih dahulu. Kemudian saldo akan otomatis bertambah ke akun yang diaktifkan di aplikasi tersebut.

Dengan luas 87 hektar, tak terasa jika menggunakan sepeda.

Dengan bersepeda ria, kita bisa menghemat tenaga daripada harus berjalan kaki. Apalagi Kebun Raya Bogor ini bukan seperti kebun atau lapangan di desa. Sebagai catatan, KBR ini memiliki luas 87 hektar. Bayangkan saja jika kita harus jalan kaki dengan tempat seluas itu.

Menimba Ilmu Alam

Sayang sekali jika kita ke Kebun Raya Bogor hanya untuk berfoto-foto saja. Sebenarnya banyak ilmu yang bisa kita dapatkan di sana, khususnya yang berkaitan dengan dunia flora. Berbagai jenis pohon langka ada di sana mulai yang terdengar aneh sampai yang terdengar biasa-biasa saja. Mulai dari yang berusia muda sampai pohon yang berusia sangat tua. Info terkait tumbuhan yang ada memang tidak begitu lengkap, namun inilah gunanya ponsel pintar kita. Sembari melihat nama pohon langka di sana, kita bisa mencari informasi tentang tumbuhan tersebut via Internet. Meskipun kalian anak Sosial Humaniora, tak ada salahnya mempelajari ilmu Alam untuk menambah wawasan kita.

Pohon unik tapi infonya terlalu sedikit.
Melihat Bunga Bangkai sedang Bermekaran

Perlu diingat jika kalian ingin melihat bunga bangkai, jangan datang di musim kemarau. Kalian akan sedikit menyesal seperti saya ketika petugas mengatakan bahwa bunga bangkai hanya muncul di musim hujan di mana kelembaban udara sangat terjaga pada musim itu. Meskipun ada plang petunjuk arah ke bunga bangkai, namun kalau belum musimnya, bunga langka nan besar itu tidak akan muncul secara tiba-tiba. Apalah daya, saya dan teman-teman sudah berjalan cukup jauh karena melihat plang tanda arah ke bunga bangkai, namun tidak bisa kami temukan karena memang belum musimnya untuk mekar. Kalian tidak ingin mengalami pengalaman seperti kami, bukan?

Suasana KBR sangat rindang.
Membuat Agenda Pekan Keakraban

Banyak spot rumput hijau dengan pohon rindang di Kebun Raya Bogor. Saking luasnya, kita bisa memilih tempat untuk lesehan tanpa perlu berebutan dengan orang lain di dalam. Membuat agenda kumpul bersama teman, kerabat, atau saudara akan membuat hari libur kita semakin menyenangkan. Sambil membawa makanan berat dan ringan, lalu bercerita tentang banyak hal akan membuat kita semakin akrab dengan mereka di tengah rindangnya pepohonan.

Berkumpul bersama di tengah-tengah KBR.
Mencoba Membuktikan Mitos

Di Kebun Raya Bogor terdapat dua pohon besar sekali yang sangat mirip. Dua pohon tersebut dijuluki Pohon Jodoh. Dua pohon itu memiliki warna yang berbeda, seolah-olah yang satu betina dan satunya jantan. Konon, kalau kita berdiri bersama pasangan atau teman spesial di tengah-tengah pohon tersebut maka kita akan berjodoh kelak. Tak heran banyak orang rela antre untuk bisa berfoto sambil bergandengan tangan dengan pasangan atau teman spesial supaya bisa berjodoh atau hubungannya bisa langgeng.

Mitos pohon jodoh yang selalu menyedot wisatawan

Kesan mitos itu diperkuat dengan aura mistis di dalamnya karena tak jauh dari dua pohon itu, terdapat makam Ratu Galuh Pakuan dari Kerajaan Pajajaran. Kondisi makam juga tidak pernah sepi karena banyak peziarah yang datang ke sana. Percaya? Silahkan dicoba. Tidak percaya? Silahkan dibuktikan.

Dari sekian banyak pilihan, tidak ada salahnya mencoba salah satu atau semua daftar di atas supaya liburan lebih menyenangkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.