Candi Ijo: Lokasi Terbaik Menikmati Sunset di Yogyakarta!

0
117
Candi Ijo.

Jika mendengar kata Yogyakarta dan Candi, mungkin yang terbesit di benak anda adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, atau Candi Ratu Boko. Padahal di Yogyakarta terdapat banyak sekali candi-candi yang tidak kalah indah yang sayangnya belum seterkenal Candi Borobudur dan Prambanan. Dari sekian banyak candi yang masih belum terekspos, Candi Ijo merupakan salah satu candi yang memiliki potensi wisata yang besar dan sangat menarik untuk dikunjungi, terutama jika anda berkunjung di sore hari.

Candi Ijo merupakan candi tertinggi di Yogya, tepatnya berada di ketinggian 375 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Nama candi ini diambil dari lokasi candi tersebut berdiri, yakni di Gumuk Ijo atau Bukit Ijo yang berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman Yogyakarta. Candi bercorak hindu ini tidak terlalu jauh dari Candi Ratu Boko, hanya sekitar 4 kilometer saja dari sisi tenggara Candi Ratu Boko. Selain Candi Ratu Boko, Candi Ijo juga masih dekat dengan lokasi wisata terkenal lainnya yakni Tebing Breksi, yang bisa ditempuh selama 3 menit saja dengan kendaraan bermotor atau hanya sejauh 850 meter.

Sunset di Candi Ijo.

Kompleks candi yang diperkirakan dibangun pada abad ke-10 ini terdiri atas 17 bangunan yang dipisah oleh 11 teras berundak. Teras pertama merupakan teras berundak yang membujur dari arah barat ke timur. Adapun bangunan terbesar dan tersakral dari candi ini adalah candi utama yang berada di teras paling atas, dan di sekitarnya terdapat tiga candi perwara lainnya yang digunakan untuk menyembah Dewa Brahma, Wisnu, dan Syiwa. Sedangkan di teras bagian atas terdapat bangunan berbentuk pagar yang mengelilingi candi induk dan delapan lingga patok. Untuk menuju candi utama yang berada di teras paling atas, anda harus melewati pintu masuk terlebih dahulu yang berada di teras bagian bawah untuk selanjutnya menaiki tangga yang berundak menuju teras bagian atas.

Candi Ijo dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 – 17.00. Tetapi jika anda ingin menikmati sensasi berwisata ke candi yang berbeda dari wisata ke candi-candi lainnya, disarankan untuk berkunjung ke Candi Ijo di sore hari, tepatnya sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 sore. Hal ini dikarenakan selain bisa melihat-lihat megahnya struktur candi di saat matahari sudah tidak terlalu panas, anda juga bisa menikmati indahnya panorama sunset yang mengarah langsung ke sebelah barat sehingga bisa terlihat jelas proses terbenamnya matahari dengan pemandangan Bandara Adisucipto dan Kota Yogyakarta.

Sunset dan Siluet Candi Utama Candi Ijo.

Karena lokasi Candi Ijo yang berada di atas bukit, tidak ada bangunan lain yang lebih tinggi dari candi dan posisi candi yang mengarah tepat ke arah barat, maka sekiranya saya tak berlebihan jika menganggap Candi Ijo sebagai salah satu spot terbaik untuk menikmati indahnya prosesi matahari terbenam di kota istimewa ini. Candi Ijo menyuguhkan panorama langit terbenam yang bisa dilihat sebesar 180° derajat tanpa ada satupun yang menghalangi. Anda akan dibuat semakin takjub karena selain melihat sunset, anda juga dapat sekaligus melihat prosesi turunnya kabut yang menyelimuti puncak Gunung Merapi yang berada di sebelah utara candi lengkap dengan hembusan angin sepoi-sepoi yang menyejukkan. Dua fenomena indah di satu lokasi yang tidak kalah indah, sangat mengagumkan bukan?

Baca juga:

YUK KENALI MAKNA TINGKATAN CANDI BOROBUDUR!

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk mengunjungi Candi Ijo disarankan untuk datang sekitar jam 4 sore; satu jam di awal untuk menikmati indahnya struktur candi dan satu jam setelahnya bersiap mencari tempat duduk terbaik untuk menikmati sunset. Rata-rata pengunjung memilih untuk duduk di tangga berundak di sekitar teras bagian atas, dan menurut saya pun tangga berundak tersebut adalah tempat duduk terbaik untuk melihat panorama sunset. Biasanya sunset dimulai sekitar pukul 17.20 hingga 18.00 petang. Setelah duduk, bersiaplah untuk menikmati indahnya ciptaan Tuhan yang luar biasa.

Untuk masuk ke situs candi ini, anda tidak perlu takut merogoh kocek yang dalam. Bagi anda wisatawan lokal hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp. 5.000 per orang, dan Rp. 10.000 per orang untuk wisatawan asing. Adapun jika anda membawa kendaraan pribadi, anda hanya perlu membayar sebesar Rp. 2.000 untuk motor dan Rp. 3.000 untuk mobil. Harga yang sangat terjangkau untuk menikmati indahnya bangunan bersejarah sekaligus melihat cantiknya panorama sunset di Kota Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.