Budug Asu, Bukit Tersembunyi di Lereng Gunung Arjuno, Malang

0
1472
Hutan Pinus di Budug Asu.

Terletak di kota Malang, Budug Asu menyajikan pemandangan alam pegunungan yang mudah sekali untuk dijangkau. Bukit kecil ini berada pada kaki Gunung Arjuno, tepatnya di Desa Wonosari, Kabupaten Lawang, Malang, masih satu kawasan dengan Kebun Teh Wonosari, Lawang.

Untuk masuk ke area ini, kalian harus masuk ke Kebun Teh Wonosari terlebih dahulu. Tiket masuknya adalah Rp 15.000 pada saat weekend serta hari libur, dan Rp 10.000 pada weekday. Dari kebun teh, kalian harus berjalan selama kurang lebih 2 jam untuk sampai di puncak Budug Asu, atau untuk kalian yang memiliki hobi motorcross, kalian bisa menuju ke puncak Budug Asu dengan mengendarai motor. Tapi jangan sekali-sekali menggunakan motor matic ya, karena jalurnya sangat berbahaya dan diperlukan untuk mengendarai motor yang khusus untuk off-road.

Lalu, saran saya adalah gunakan sandal atau sepatu gunung pada kalian akan mendaki menuju puncak, karena jalan menuju puncak Budug Asu masih belum sangat berbatu dan menanjak. Selain itu, jangan lupa juga untuk membawa jas hujan, karena berada pada wilayah lereng gunung, membuatnya memiliki intensitas hujan yang tinggi dan tidak terduga, meskipun sedang musim kemarau.

Hamparan tanaman teh yang luas dan hijau menyambut pada awal perjalanan, udara dingin pegunungan pun mulai terasa. Setelah perkebunan teh habis, kalian akan bertemu dengan jalan berbatu dan menanjak yang mengantarkan kalian ke hutan pinus.

Setelah tanjakan, kalian akan disambut hutan pinus yang lebat dan sejuk. Pohon-pohon pinus tumbuh berjajar dengan lebatnya. Suasana yang begitu hening, sendu, dan tenang. Berbeda dengan sebelumnya, jalan pada hutan pinus ini terhitung landai, walaupun berbatu, tapi tetap tidak begitu menguras tenaga. Meskipun begitu tetap saja keringat bercucuran karena matahari mulai bergerak ke atas.

Setelah melewati hutan pinus, kalian akan menjumpai hutan basah. Beberapa pohon besar yang diselimuti lumut hijau tampak pada kanan dan kiri jalan. Perjalanan menuju Budug Asu ini memang terbilang teduh karena hutannya rimbun, sehingga kita terlindungi dari terik sinar matahari.

Jalur Pendaki Menuju Puncak Budug Asu.

Setelah hutan basah terlewati, jalur akan bercabang menjadi dua, yaitu jalur khusus motorcross serta jeep, dan satunya lagi adalah jalur khusus pendaki. Jalur untuk pendaki ini lebih menanjak, agak becek, dan sempit hanya bisa dilalui oleh dua orang. Jalur khusus pendaki merupakan jalur memotong jalan sehingga lebih cepat sampai puncak. Menghabiskan jalur ini tidak begitu lama, karena jalurnya pendek. Setelah menyelesaikan jalur ini, sampailah kita di puncak Budug Asu. Sedangkan jalur untuk motor lebih landai dan sedikit memutar.

Banyak pengendara motorcross, mobil jeep, dan pendaki yang beristirahat dan menikmati pemandangan. Dari sini, kita dapat melihat landscape Kota Malang. Selain itu, alur kebun teh pun terlihat dengan jelas. Warna hijau mendominasi pandangan mata.

Hanya ada satu warung yang buka di sini, jadi apabila akan ke sini, ada baiknya kalian membawa perbekalan untuk berjaga-jaga jika suatu saat warung tersebut tutup. Menu yang disajikan sangat beragam, mulai dari soto ayam, ayam rica-rica, nasi empok, dan makanan favorit semua orang, yaitu mie instan. Harga makanannya pun bersahabat, terhitung sangat murah untuk ukuran makanan di tempat wisata. Pada warung ini juga disediakan bangku-bangku kayu untuk tempat makan sambil menikmati pemandangan kota Malang dari atas.

Pemandangan Budug Asu.

Kalian bisa berfoto dengan latar Gunung Arjuno yang memiliki ketinggian 3339 mdpl. Pemandangan berupa hamparan savana Gunung Arjuno ini akan membuat kalian merasa berada di New Zealand.

Jadi, untuk kalian yang membutuhkan sedikit penyegaran mata dengan pemandangan alam yang asri, sangat saya rekomendasikan untuk mengunjungi Budug Asu, Malang ini. Tentunya jangan lupa persiapkan juga stamina kalian ketika akan berangkat ke sini, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.