Bubur Ayam Khas Bandung yang Tak Pernah Sepi Pengunjung

0
1123
Poster rumah makan dari luar.

Rumah makan ini terletak di sekitar komplek pesantren Ali Maksum dan Al-Munawwir, Krapyak. Tepatnya berada si sebelah kiri Gedung Tahfidz Bayt An-Nafisah.

Warung bubur ini baru saja pindah tempat pasca lebaran tahun ini. Awalnya berada di samping Bank BRI Krapyak kemudian pindah ke samping asrama tahfidz yang telah disebutkan di atas.

Selain bubur ayam, warung makan ini juga menyediakan menu berupa kupat tahu dan lontong sayur. Adapun menu minumannya antara lain es teh, teh panas, es dan jeruk panas, air putih, serta susu coklat-putih dingin dan hangat. Tempatnya yang bersih dan harganya yang sangat terjangkau membuat rumah makan sederhana ini hampir terlihat tak pernah sepi dari pengunjung, bahkan sejak mulai dibukanya sedari pukul 6 pagi. Langganannya sudah sangat banyak, sebagai tanda yang cukup untuk meyakinkan bahwa warung bubur ayam ini sangat tepat untuk dijadikan opsi sarapan sebelum mulai beraktivitas.

Harga satu mangkuk bubur dan satu gelas es teh hanya Rp10.000. Begitu pula dengan kupat tahu dan lontong sayur. Selain itu, di sini terdapat pula beberapa cemilan untuk menemani menu makanan pokok yang kita pesan, seperti sate usus (Rp1.500), sate ayam (Rp1.500), sate ati-ampela (Rp3.000), sate telur puyuh (Rp2.500), dan gorengan tempe-bakwan (Rp2.000 dapat tiga buah).

Selama 2 tahun saya tinggal di kawasan Krapyak, belum pernah melihat rumah makan bubur ayam ini sepi oleh pengunjung. Tiap satu-dua orang yang selesai menyantap makanan-minuman mereka dan membayarnya, kemudian selalu disusul dengan kedatangan pengunjung lainnya. Ada yang dimakan di tempat, ada pula yang dibungkus. Bagi yang menginginkan cup untuk membungkus makanannya, maka dikenakan biaya tambahan sebesar Rp1000. Biasanya untuk membungkus makanannya, baik itu bubur, lontong sayur, maupun kupat tahu, hanya menggunakan kertas nasi, sehingga hal tersebut kurang fleksibel, maka diberikanlah opsi cup yang terbuat dari plastik.

Aspek lain yang membuat warung bubur ini memiliki banyak pelanggan menurut saya adalah soal pelayanannya. Jika dirinci maka dapat dijabarkan dalam dua hal berikut.

Menu yang selalu saya pesan: bubur ayam dan satu gelas es teh.

Pertama, kesigapan para pramusajinya dalam menyajikan makanan dan minuman; dalam hitungan detik, menu yang dipesan sudah dapat dihidangkan dan siap disantap. Kedua, pemilik warung bubur ini, bapak dan ibu yang sangat ramah dan hangat pada tiap pengunjung. Terutama bapaknya, beliau selalu menyapa mereka para pengunjung, seakan teman lama yang jarang berjumpa.

Selain itu, tempatnya yang jauh lebih bersih dan nyaman dibanding kios yang dulu membuat suatu nuansa baru yang menarik di mata saya, seakan baru pertama kali makan di situ. Sebenarnya saya sudah menjadi pelanggan di warung bubur ini karena pelayanan serta kenikmatan makanan yang disajikan mereka.

Dalam hal tata makanan pun terdapat hal yang menarik. Kerupuk yang disajikan diberi tempat yang terpisah dengan makanan yang dipesan. Kerupuk tersebut ditempatkan di sebuah mangkuk kecil, sehingga terlihat bahwa kerupuk di sini memiliki porsi yang lebih banyak dibanding bubur lainnya. Bagi pecinta kerupuk, kita juga dapat meminta tambahan porsi kerupuk, enak sekali bukan?

Tampak dari luar Bubur Ayam Bandung.

Meski ukuran rumah makan ini tidak begitu luas, namun tersedia tukang parkir yang siap dan sigap membantu kita untuk merapikan, menata, dan menjaga kendaraan kita. Biayanya pun tidak begitu mahal. Hanya dengan Rp1000, kita sudah bisa duduk manis untuk memesan menu yang tersedia dan segera menuntaskan rasa lapar kita di pagi hari, supaya lebih berenergi dalam menjalankan berbagai aktivitas.

Sayangnya, rumah makan bubur ayam ini tidak memiliki cabang, hanya ada di Krapyak, Jalan Ali Maksum, kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Akan tetapi tidak usah khawatir, bubur ayam Bandung ini bekerjasama dengan Gojek, sehingga kita bisa memesannya melalui aplikasi tersebut. Silakan gunakan voucher yang kita punya, karena jika membeli melalui gojek, tentu saja harganya tidak sama, sekitar seribu lima ratus rupiah atau tiga ribu rupiah lebih mahal dibanding pesan on the spot.

Overall, warung bubur ayam ini adalah salah satu warung makan yang highly-recommended, buka dari sekitar pukul 05.30 hingga pukul 12.00, siap untuk memenuhi kebutuhan sarapan kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.