Berwisata di Kawasan Keraton Yogyakarta

0
1148
Pohon Beringin di Alun-Alun Kidul.

Daerah Istimewa Yogyakarta memang terkenal dengan keramahan warganya. Akan tetapi , ada hal lain yang menjadi magis tersendiri bagi wisatawan lokal maupun asing untuk memilih Yogyakarta sebagai destinasi pariwisata. Wisata yang kebanyakan berbasis budaya di Yogyakarta tentunya menjadi daya tarik bagi wisatawan. Nah, jika teman-teman sedang bingung akan pergi ke mana jika sedang berada di Yogyakarta, teman-teman dapat memilih Keraton Yogyakarta sebagai tujuan.

Keraton Yogyakarta terletak di Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada sekitar keraton Yogyakarta ada banyak moda transportasi umum, sehingga kalian tidak perlu bingung untuk mencari akses menuju keraton. Jika ingin menghemat budget, kalian dapat menyewa sepeda yang ada di sepanjang Jl. Malioboro untuk berkeliling. Selain itu juga akan banyak kalian temui tukang becak di sepanjang jalanan menuju keraton. Kemarin saya mendapat harga becak yang cukup murah, yaitu Rp. 10.000 untuk berkeliling ke 3 tempat, yaitu Keraton, Tamansari, dan Pusat Oleh-Oleh Bakpia Pathok 25.

Kawasan Keraton Yogyakarta.

Untuk masuk ke keraton, kalian harus membayar tiket sebesar Rp. 7.000 untuk wisatawan lokal, dan Rp. 15.000 untuk wisatawan mancanegara. Nah, jika teman-teman ingin mengabadikan foto-foto di dalam keraton, teman – teman harus membayar Rp. 1.000 untuk mendapatkan tiket izin dokumentasi. Selain tiket masuk, teman-teman akan mendapat sticker bertuliskan Keraton Yogyakarta sebagai kenang–kenangan. Sebagai info tambahan, keraton hanya buka sampai pukul 14.00 WIB saja. Jadi, pastikan jangan datang terlalu mepet jika ingin menikmati semua bangunan yang ada di kompleks keraton.

Pada bagian dalam keraton, teman-teman dapat berkeliling sembari menikmati barang-barang kuno dan dokumentasi peninggalan sultan dari tahun ke tahun. Selain itu, teman-teman juga bisa berbincang dengan para pegawai keraton untuk bertanya mengenai seputar sejarah keraton. Tentunya akan menjadi perjalanan wisata yang menyenangkan bagi teman-teman yang menyukai sejarah.

Salah Satu Gazebo di Kawasan Keraton Yogyakarta.

Setelah keraton, hal lain yang menjadi daya tarik wisatawan ketika berkujung ke wilayah keraton ialah Alun-alun Kidul Yogyakarta dan tamansari. Nah kebetulan kemaren saya tidak ke tamansari karena sudah tutup. Katanya buat tiket masuknya sebesar Rp.5000 untuk warga lokal. Di tamansari ini menurut bapak tukang becak yang menwarkan jasanya ke saya, teman –teman dapat menikmati pemandangan yang salah satunya ialah kolam pemandian para istri raja pada zaman dahulu. Wah menarik bukan?

Nah, wisata lain yang tak kalah menarik jika berkunjung ke keraton adalah Alun-alun kidul Yogyakarta. Pada kawasan ini terdapat dua pohon beringin, yang memiliki mitos siapa yang dapat melewati kedua pohon tersebut dengan berjalan di jalan tengah pohon dengan mata tertutup, maka keinginannya akan terkabul.

Suasana Alun-Alun Kidul Yogyakarta.

Jika teman-teman mau mencoba berjalan melewati pohon beringin seperti yang saya katakan tadi, temen-temen dapat memanfaatkan jasa tukang sewa penutup mata yang ada di sana. Ada jasa tukang sewa yang memasang harga ada juga yang meminta seikhlasnya. Buat yang memasang harga sewa biasanya memasang tarif Rp. 5.000.

FYI, Alun–alun Kidul ini ramai sampai 24 jam, loh. Selain itu, pada sepanjang kawasan ini banyak ditemui penjual makanan. Harganya bervariatif, mulai dari yang murah sampai yang lumayan menguras kantong, semua tergantung selera kawan-kawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.