Bersepeda Hingga Berkemah di Pemancingan Poyotomo Bintan

0
478
Indahnya pemancingan Poyotomo.

Poyotomo sejatinya bukanlah camping ground tapi taman pemancingan dengan kolam bulat besar. Di sisinya berdiri pondok kayu dan kanopi tempat penghobi olahraga kail berteduh. Tapi rasanya tempat ini terlalu indah jika hanya dijadikan taman pemancingan.  Pemandangan gunung Bintan menjulang membentang dengan pantulannya tergambar jelas di permukaan air  kolam membuat hati ini enggan untuk berpaling. Jelang senja dan  pagi terlihat samar terlihat  kabut menyelimuti puncak gunung.

Pemancingan Poyotomo Bintan
Berkemah di Poyotomo.

Setiap pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah dan jika ingin memancing ada biaya tambahan 30 ribu rupiah. Ini untuk menyewa kail dan memancing sepuasnya. Untuk memeriahkan suasana jelang akhir pekan biasanya diadakan lomba memancing gratis  hingga pukul 9 malam. Jangan berpikir kalau malam suasananya horor karena gelap. Pencahayaan di  sini  cukup baik membuat tempat ini tetap instgramable walaupun di malam hari.

Pertama kali mengetahui bahwa Poyotomo sebuah taman pemancingan saya sempat meragukan kenyamanan tempat ini untuk menggelar tenda. Bagaimana dengan fasilitas MCK dan makannya? Tanah luas berumput terawat dengan pondok panggung kecil beratap rumbia membuat saya langsung ingin berguling manja. Untuk dapat singgah dan menikmati pondok pengunjung dikenakan tarif 50 ribu rupiah. Tak punya uang lebih bukan berarti kamu tak mendapat  kenyamanan. Beberapa tempat duduk di bawah kanopi dan kantin bisa dijadikan tempat beristirahat gratis.

Wisata Pemancingan Poyotomo Bintan
Fasilitas MCK di Poyotomo.

Kamar mandi yang selalu bersih dengan ketersediaan air yang memadai membuat kamu tak perlu khawatir untuk camping manja di sini. Beribadah pun tetap terjaga karena tersedia musholla dan air bersih untuk berwudhu.

Sejujurnya untuk urusan makan saya sempat khawatir dan membawa banyak stok makanan. Maklum lokasi ini katanya cukup jauh dari kawasan berpenduduk. Tapi sebelum memasuki taman pemancingan saya melihat beberapa kedai di rumah makan yang menyediakan makanan berat dan ringan.

Tapi yang membuat saya sangat bahagia di Poyotomo sendiri terdapat kantin dengan harga makanan yang cukup terjangkau. Meski kantin buka sampai pukul 9 malam tetap disediakan air panas yang dapat digunakan untuk membuat minuman  atau mie instan. Pemilik kantin pun tidak keberatan jika malam hari kita menggunakan dapurnya untuk memasak. Tapi  sebagai wisatawan yang beretika dan bertanggung jawab, usai memasak semua peralatan dibersihkan dan dirapihkan kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.