Berlibur ke Pulau Kenawa Seperti Memiliki Pulau Pribadi

0
393
Pulau Kenawa.

Semuanya berawal dari Instagram, banyak sekali postingan tentang Pulau Kenawa di akun-akun Instagram yang menunjukkan pesona keindahan Indonesia. Awalnya saya hanya bisa berimajinasi dan berharap suatu saat nanti kaki saya bisa menapak di pulau ini. Dengan keyakinan yang sudah saya bentuk, entah dari mana mahasiswa kere seperti saya mendapatkan pundi-pundi keuangan yang mencukupi untuk siap meluncur ke Pulau Kenawa.

Setelah saya menaklukan Gunung Rinjani yang ada di Lombok, saya tidak langsung pulang atau beristirahat melepaskan lelah ke Pulau Gili Trawangan seperti para pendaki-pendaki lain setelah lelah menaklukan Gunung Rinjani. Dikarenakan lokasi Pulau Kenawa berada di Sumbawa, saya langsung bergegas menuju Pelabuhan Khayangan untuk menyebrang ke Pelabuhan Pototano, karena Pulau Kenawa lokasinya tidak jauh dari Pelabuhan Pototano.

Pantai Kenawa.

Akses menuju Pulau Kenawa

Untuk akses dari Lombok menuju Pulau Kenawa salah satu pulau kecil di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), saya menggunakan engkel (sebutan angkot di Lombok) dari Terminal Mandalika dengan biaya ongkos Rp 45.000,-/orang sampai ke Pelabuhan Khayangan dengan jarak tempuh 2-3 jam. Sesampainya di Pelabuhan Khayangan langsung ke tempat pembelian tiket penyebrangan dengan harga Rp 17.000,-/orang. Keberangkatan kapal dari Pelabuhan Khayangan menuju Pelabuhan Pototano selalu ada setiap hari dan jadwal keberangkatan setiap satu sampai dua jam sekali.

Sesampainya di Pelabuhan Pototano, saya bergegas langsung ke pelabuhan penyebrangan ke Pulau Kenawa yang memang jaraknya tidak jauh dari Pototano, jika berjalan kaki sekitar 10-15 menit lokasinya sangat dekat dengan pintu keluar Pelabuhan Pototano. Untuk biaya penyebrangan ke Pulau Kenawa Rp 300.000,- sampai Rp 350.000,-/perahu sudah termasuk PP (Pergi Pulang) dengan kapasitas sekitar 10-15 orang dengan jarak tempuh sekitar 15-20 menit. Dikarenakan saya hanya berdua dengan harga segitu saya merasa keberatan, akhirnya saya mencoba menawar dengan biaya 150rb dan mendapat kesepakatan antara kedua pihak dengan harga 200rb. Awalnya dengan harga segitu saya masih merasa keberatan, namun setelah sampai di Pulau Kenawa terbayarkan dengan segala sudut keindahannya Pulau Kenawa. Dikarena hanya berdua, jadi bebas untuk dijemput kapan saja tinggal telpon pemilik kapal. Saya sendiri berangkat sore hari dan baru dijemput besoknya pada sore hari pula, karena saya ingin merasakan camping semalam.

Bukit Kenawa.

Menginjaki Kaki Pertama Kalinya di Pulau Kenawa

Akhirnya kaki saya bisa menginjak pulau ini, dengan rasa senang dan bangga sekali bisa sampai di sini yang awalnya hanya imajinasi di kepala bisa menjadi kenyataan. Pulau Kenawa adalah pulau kecil tanpa penduduk yang mempunyai luas sekitar 13-15 hektar, terdapat bukit kecil di bagian barat pulau yang terhapar rerumputan dan pulau ini dikeliling saung-saung kecil untuk bersantai ria agar terhindar dari sengatan matahari yang begitu terik pada siang hari.

Di sini saya bisa menikmati camping dengan suasana yang berbeda, yang biasanya saya camping saat mendaki gunung, di sini saya bisa menikmati suara ombak yang terdengar menjadi kenikmatan tersendiri, belum lagi saat malam hari bisa menikmati keindahan ribuan bintang-bintang yang ada di atas tenda. Selain itu, saat di pagi hari bisa menikmati sunrise dari atas bukit Pulau Kenawa yang keindahannya luar biasa, namun berhati-hatilah saat mendaki bukit sebab selain memiliki kemiringan yang cukup berat dan kondisi tanahnya cukup licin berbatuan kecil. Sesampai di atas bukit selain menikmati sunrise, ada juga keindahan hutan mangrove yang ada di sebelah barat tepat di bawah bukit dan yang terakhir bisa menikmati hamparan laut yang luas dengan pemandangan Gunung Rinjani. Ada satu lagi keindahan yang luar biasa dimiliki Pulau Kenawa yaitu alam bawah lautnya, di sini kalian bisa snorkeling dengan bebas, namun harus tetap berhati-hati, sedangkan untuk peralatan snorkeling bisa menyewa di warung, karena di sini hanya ada beberapa warung saja.

Pulau Kenawa.

Hal yang harus diperhatikan jika kalian mengunjungi Pulau Kenawa untuk pertama kalinya, sebaiknya datanglah di saat hari biasa bukan hari libur karena kalian benar-benar bisa menikmati pulau ini terasa pulau pribadi kalian. Jika kalian ada rencana untuk camping sebaiknya siapkan matang-matang peralatan dan logistik kalian, jangan lupa untuk bawa obat-obatan pribadi dan yang terakhir tetap sopan dan jaga kebersihan.

Inilah perjalanan saya bersama seorang kawan untuk terus menyusuri beragam tempat yang ada di Indonesia agar bisa lebih mengenal negeri sendiri. Setelah ini, saya masih akan terus berpergian!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.