Berkunjung ke Gumitir: Cafe dan Coffee

0
471
Kursi Raksasa.

Apa yang ada di pikiran kita saat mendengar kata “kafe” atau Cafe? Sebagian besar dari kita akan mengimajinasikan tempat nongkrong dengan menu utama yang terbuat dari bahan dasar kopi (coffee). Namun di tulisan saya kali ini, saya akan menceritakan dua hal “café” dan “coffee” yang berbeda dalam perjalanan ke Jember bulan lalu. Adalah Café Gumitir atau Rollaas Café dan Pabrik Pengolahan Kopi Goenung Goemitir yang terletak di perbatasan Jember – Banyuwangi, tepatnya di Jl. Raya Jember — Banyuwangi No. KM.39, Curah Damar, Sidomulyo, Kec. Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur .

Perjalanan Jember – Banyuwangi bagi sebagian orang tidak bisa dilewati dalam sekali jalan. Apalagi ada ruas jalan melewati pegunungan Gumitir yang panjang. Dibutuhkan tempat peristirahatan yang nyaman dan aman untuk melepas lelah. Kini tak perlu khawatir lagi dengan adanya rest area “Café Gumitir”. Tempatnya nyaman dan instagenik dengan pemandangan hutan yang hijau dan hamparan perkebunan kopi.

“Café Gumitir” menyediakan beragam menu yang harganya tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam alias sangat terjangkau. Ada menu makanan berkuah seperti rawon atau soto, ada menu penyetan, sampai nasi pecel pun ada. Sedangkan minumannya sangat cocok sebagai teman melepas lelah seperti wedang jahe dan es degan atau kelapa. Tidak ketinggalan pastinya kopi lanang dan kopi Luwak Rollaas yang merupakan produk dari Pabrik Pengolahan Kopi Goenung Goemitir.

Selain café dan rest area, mengunjungi Café Gumitir juga sekaligus mengunjungi sebuah kursi raksasa. Kursi raksasa ini menjadi incaran untuk diabadikan dalam kamera karena bentuknya yang unik dan ukurannya tentu saja. Rollaas Cafe merupakan cafe pionir dari PTPN Indonesia. Kata “Rollaas” berasal dari angka romawi XII yang merupakan nomor divisi dari PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero). Dalam bahasa jawa XII dibaca “Rollaas”.

Pabrik kopi.

Bila berkunjung ke Gumitir, selain mengunjungi Café Gumitir, kita juga bisa melakukan wisata alam sekaligus wisata sejarah di Pabrik Pengolahan Kopi Goenung Goemitir. Dengan tarif Rp25.000/orang kita akan dibawa berkeliling mengunjungi pabrik kopi menggunakan kereta kerinci. Petugas yang mengantar akan menjadi guide selama perjalanan dan ia akan menceritakan kisah-kisah dibalik tempat-tempat yang kita kunjungi. Hal ini membuat perjalanan kita berisi dengan pengetahuan-pengetahuan baru sehingga jadi lebih berkesan.

Suasana di dalam pabrik kopi.

Sepanjang perjalanan kita akan menyaksikan panorama alam yang indah, bentangan kebun kopi dan coklat seluas 1.165 hektar. Dengan jalanan yang bergelombang dan sempit akan memberi kesan tersendiri dalam perjalanan kali ini. Pertama kita akan berhenti di kebun coklat. Waktu itu saya dan teman-teman diizinkan untuk memetik buah coklat yang sudah matang sesuka kami. Barangkali petugas/guide melihat kami bukanlah orang yang akan menghabiskan seisi kebun, sehingga beliau mengizinkan kami memetik coklat. Hehe.

Selanjutnya kita akan mengunjungi terowongan kereta api Mrawan. Kereta kerinci tidak dapat menuju lokasi sehingga kita perlu melakukan sedikit jalan kaki. Lumayan untuk menguatkan otot kaki dan membakar kalori. Bangunan terowongannya masih original dan sangat epik untuk diabadikan dalam kamera kita.

Pekerja yang sedang memilah kopi.

Yang terakhir kita akan mengunjungi pabrik pengolahan kopi. Di sini kita bisa melihat-lihat mesin pengolahan kopi. Juga kita akan bertemu dengan para pekerja yang sedang memilih dan memilah biji kopi sebelum kopi digiling dengan mesin. Pemilihan kopi inilah yang akan menentukan kualitas dan harga kopi yang dijual di pasaran.

Selain kursi raksasa, café dengan aneka menu, wisata sejarah dengan naik kereta kerinci, masih ada lagi hal yang bisa kita lakukan di sini, yaitu flying  fox dan berkuda. Café buka setiap hari namun kereta kerinci hanya beroperasi pada hari Sabtu/Minggu dan hari libur saja. Keren kan? Kapan kalian akan ke Café Gumitir?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.