Berkunjung ke Dusun Semilir yang Hijau dan Out of The Box

0
607
Dusun Semilir yang Hijau di Malam Hari.

Dusun Semilir adalah salah satu lokasi wisata yang sukses membuat rasa penat saya hilang. Bentuk bangunanya terlihat eye catching karena menyerupai stupa namun tidak terbuat dari batu, melainkan dari kaca yang dipadukan dengan rangka besi. Dari luar tampak 7 buah stupa berukuran raksasa. Saya berkunjung ke Dusun Semilir pada Jumat malam alias weekdays. Kata salah satu petugas, tempat ini biasanya ramai di hari Jumat-Minggu.

Dari pintu depan kita langsung mengantri untuk mendapatkan tiket. Setiap pengunjung diharuskan membayar tiket seharga Rp. 8000 dan deposit minimal Rp. 42.000. Totalnya hanya Rp. 50.000 alias hanya wajib bayar tiket, namun diawal kita harus menyiapkan depositnya. Uang digital akan dimasukan ke dalam kartu dan bisa dipakai untuk pembayaran di semua merchant yang terdapat di lokasi Wisata Dusun Semilir. Oh iya, uang digital ini bisa di-refund atau ditukar uang kembali jika masih tersisa saldonya. Jadi tidak perlu khawatir hangus karena berapapun sisanya masih bisa diuangkan. Lalu, jika deposit habis, kita bisa dengan mudah top up atau isi ulang deposit di loket.

Makan Es Krim di Restauran Sepoi-Sepoi.

Dusun Semilir itu isinya ada 4 tempat. Yang pertama adalah tempat perbelanjaan oleh-oleh yang menjual makanan dan minuman serta pakaian, patung, pernak-pernik karya UMKM di seluruh Indonesia. Dengan rak yang disusun rapi dengan hiasan lampu yang dipasangi rajutan kayu atau rotan dengan bentuk dan warna yang bermacam-macam. Rasanya saya ingin sekali memborong barangnya hehe. Kemudian, yang kedua terdapat Alas Tirta, yakni lokasi selfie terfavorit dan harus dikunjungi. Ada 3 spot foto didalamya dengan seorang fotografer ahli yang siap menjepret. Spot pertama adalah patung flamingo yang cukup tinggi, kedua adalah patung katu dengan bentuknya yang beda dengan dikelilingi pepohonan yang rindang, ketiga adalah spot taman air.

Tempat ketiga adalah kafe yang berada di lantai 2. Dari akuarium di lantai 1, disebelah kanannya ada anak tangga yang akan membawa kita ke kafe tersebut. Tempatnya full music sih jadi lebih tepat untuk nongkrong saja ya! Menu makananya pun sangat beragam, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat. Tempat terakhir adalah Restoran Sepoi-Sepoi yang akan memanjakan pengunjung dengan berbagai kuliner khas Indonesia. Di restoran ini juga ada playground untuk anak-anak yang bisa digunakan gratis.

Cafe yang Rindang Pepohonan.

Sebelum mencapai restoran, kita akan melewati lorong-lorong yang berbentuk lingkaran. Pencahayaan yang pas dengan bentuknya yang unik karena dikelilingi semacam sangkar burung dari anyaman bambu atau rotan yang melindungi lampu. Lorong itu agak menurun, tapi sudah ada semacam sekat antar lantai yang bisa menahan kaki agar tidak terpeleset. Di sebelah kanan dan kiri juga ada pegangan untuk tangan.  Saya sempat melihat nenek yang berjalan dengan santai tanpa dibantu anak-anaknya. Kemudian di banyak sudut rungan, kita akan mendengar musik gamelan yang diputar tidak terlalu keras. Mungkin agar atmosfer tradisional dan modern lebih terasa.

Dusun Semilir bisa dikatakan sangat hijau karena banyak pepohonan yang diletakan di sudut-sudut ruangan. Pertama masuk dari arah loket terlihat sebuah pohon Pule berukuran sangat besar dan 2 pohon Pule berukuran sedang. Pohon-pohon tersebut benar-benar hidup alias bukan replika. Terlihat dedaunan yang masih tumbuh berwarna hijau. Lebih unik lagi, saya menemukan 3 pohon pisang yang diletakan di sekitar toilet. Tanaman hias tidak hanya menjadi pajangan saja, namun juga dapat dijual pada pengunjung. Tanaman hias itu seperti kaktus, anggrek, dan masih banyak lainnya.

Pernak-Pernik Buatan UMKM di Indonesia.

Akses menuju Dusun Semilir sudah sangat bagus. Selain lokasinya yang dekat jalan besar, Dusun Semilir juga dekat sekali dengan exit Tol Semarang-Bawen. Dari Tol Bawen, keluar 300 meter kearah selatan. Nanti terlihat semacam kubah atau stupa besar di sebelah kanan. Lebih tepatnya, Dusun Semilir berlokasi di Jalan Soekarno Hatta No.49, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Semarang, Jawa Tengah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.