Berkeliling Kuala Lumpur dengan Naik Kereta

0
265
Menunggu kereta datang.

Bagi kalian yang tinggal di daerah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), naik transportasi umum berupa kereta komuter mungkin sudah biasa sehingga saat bepergian ke Malaysia, kalian tidak akan bingung lagi. Pengetahuan teknis sangat perlu dipahami oleh kalian sebelum pergi ke sana, mulai dari cara membeli tiket hingga cara masuk ke dalam kereta. Pasalnya, naik transportasi umum berupa kereta lebih murah dan cepat daripada naik taksi, baik taksi daring maupun taksi luring.

Nah, sebelum kalian pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia, kalian perlu mempelajari teknisnya, peta jalur perhentian di tiap stasiun, tarif, dan stasiun terdekat destinasi wisata yang hendak kalian tuju. Kereta di Kuala Lumpur sudah terintegrasi dengan baik dan dinamakan Klang Valley Mass Rapid Transit Project. Integrasi moda transportasi itu dioperasikan oleh RapidKL

Unduh Peta Laluan Keretanya melalui Laman dan Playstore

Pertama-tama, kalian bisa mengunduh peta kereta KL melalui laman resminya di www.myrapid.com.my. Kalian pun bisa mengunduh aplikasinya di playstore. Melalui aplikasi itu, kalian bisa tahu tarif dan lama perjalanan. Berikut ini adalah peta jalur kereta di KL yang bisa kalian unduh jika mengalami kendala mengunduh di laman resminya.

Mesin pembelian tiket.
Pergilah ke KL Sentral dengan Bus

Jadi, setelah kalian tiba di bandara, kalian harus menuju KL Sentral untuk bisa naik kereta ini dengan murah. Kalian bisa naik bus menuju KL Sentral. Kereta beroperasi setiap hari dari pukul 06.00 hingga pukul 00.00 waktu setempat.

Pilih Jenis Kereta Kalian berdasarkan Tujuan Destinasi Wisata yang Kalian Tuju

Ada banyak pilihan jenis kereta yang bisa digunakan tergantung tujuan kalian mau ke mana. Untuk LRT, ada jalur Kelana Jaya dengan warna pink, Jalur Sri Petaling dengan warna maroon, dan Jalur Ampang dengan warna jingga. Jadi, kalian harus mengingat dengan baik jenis keretanya (LRT, Monorail, atau MRT), nama stasiun kalian berhenti, nama jalur, dan warna jalurnya. Perhatikan peta keretanya dengan baik.

Memilih stasiun perhentian terdekat dengan destinasi wisata.
Belilah Tiket di Ticket Vending Machine (TVM)

Bentuk tiket di RapidKL ini berbeda dengan tiket pada umumnya yang berbentuk kertas atau kartu. Tiket RapidKL berbentuk koin plastik yang dinamakan token. Kalian bisa membelinya di setiap stasiun. Sayangnya, tiap satu token hanya bisa digunakan untuk satu perjalanan (single trip). Jadi selalu siapkan uang recehan dan jika tidak ada, kalian bisa menukarnya di loket.

Ada beberapa langkah yang perlu kalian ikuti saat menggunakan mesin tiket. Di antaranya:

  • Karena bahasa kita masih serumpun, kalian tinggal ikuti saja petunjuk di mesin tiket.
  • Pilih jenis kereta sesuai destinasi wisata tujuan kalian dengan klik gambar. Paling mudah adalah memilih melalui warna latar belakang keretanya.
  • Pilih stasiun yang ingin kalian tuju.
  • Masukkan jumlah tiket yang akan kalian beli.
  • Masukkan uang, baik uang kertas maupun uang koin, sesuai jumlahnya.
  • Ambil tiketnya di bawah.
Tiket kereta.
Tentukan Gate Masuk Kalian

Setelah mendapatkan tiket, kalian perlu menentukan pintu masuk menuju kereta yang akan ditaiki. Tempelkan koin di gate dan pastikan kalian berdiri di gate yang tepat. Simpan tiket kalian hingga keluar dari stasiun. Di gate keluar, kalian masukkan tiketnya ke lubang yang disediakan persis seperti celengan. Kalau saya sih sempat bawa pulang tiketnya buat kenang-kenangan.

Perhatikan Posisi Berdiri Kalian

Di Malaysia, orang berdiri dengan tertib sesuai garis untuk masuk ke dalam kereta sehingga saat orang keluar dari dalam kereta tidak bertabrakan dengan orang yang akan masuk. Antrelah di belakang orang yang sudah berdiri lebih dahulu. Selalu diingat untuk membiasakan diri dan menyesuaikan dengan budaya negara yang kalian kunjungi.

So, enjoy your trip!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.