Berkeliling Dunia di Museum Angkut, Batu

0
1887
Museum Angkut Batu.

Museum Angkut merupakan salah satu destinasi wisata paling diminati di Kota Batu. Di tempat ini, kalian tak hanya bisa bermain saja, tapi kalian bisa mengenal sejarah transportasi dunia. Berbagai macam transportasi dari zaman ke zaman dipamerkan di sini.

Liburan tahun baru kemarin saya mengantarkan teman saya untuk menjelajahi museum ini. Kami berangkat dari Malang dengan mengendari sepeda motor, karena memasuki long weekend, akibatnya jalanan menuju Kota Batu lumayan macet, sehingga memakan waktu yang lumayan lama, yaitu sekitar 1.5 jam.

Setelah memarkir sepeda motor, kami langsung menuju loket pembelian tiket. Tiket masuk saat itu adalah sebesar Rp. 100.000 per orang. Jika kalian membawa kamera, kalian harus membeli tiket lagi sebesar Rp 15.000 per kamera.

Antrian untuk masuk tidak begitu panjang, karena ada tiga pintu masuk yang dibuka. Ruang setelah pintu masuk merupaka hall yang sangat luas. Dalam hall ini telah terparkir berbagai jenis mobil dan motor antik dan menawan. Usia mobil yang dipajang berbagai macam dari yang keluaran tahun 1950an hingga keluaran tahun 1980an. Jenisnya juga banyak sekali ada mobil VW, Sedan, hingga mobil Sport juga ada. Beberapa mobil bisa dibuka pintunya sehingga kami bisa menaikinya, sebagian lainnya tidak bisa dinaiki jadi hanya bisa berfoto di sampingnya saja.

Mobil-Mobil yang Dipamerkan di Hall.

Selain mobil, ada juga koleksi motor antik produksi Jepang, Jerman, Inggris, dan negara lainnya. Motor yang dipamerkan terliihat unik, mulai yang masih berupa sepeda dengan mesin kotak kecil yang menempel, hingga motor jadul keluaran tahun 1980an.

Tak hanya mobil dan motor lawas yang ada hall ini, namun ada juga koleksi miniatur mobil dan motor. Benda-benda mini ini dipajang dalam lemari kaca yang berada di tengah-tengah hall. Untuk kalian yang hobi mengoleksi miniatur seperti ini, pasti akan langsung antusias.

Setelah kami puas berkeliling hall, kami beranjak menuju lantai dua yang berkonsep transportasi tradisional dari berbagai negara. Ada tiga cara untuk bisa sampai ke lantai dua, yaitu melewati tangga, eskalator, atau lift. Sesampainya di lantai dua, kami disuguhi diorama berbagai macam alat transportasi tradisional dari berbagai negara. Untuk kendaraan yang berasal dari Indonesia ada delman, cikar, becak, dan masih banyak lagi. Setelah itu ada berbagai macam kapal, mulai dari yang masih tradisional dengan layar yang terkembang hingga yang modern seperti Kapal Titanic.

Setelah melihat diorama kapal, kami menuju ke sebuah bengkel F1. Di sini terdapat beberapa permainan yang bisa dicoba, selain itu disediakan kostum ala-ala pembalap F1, lho! Kalian bisa meminjamnya untuk berfoto sambil berkendara di mobil balap warna merah. Kalian juga bisa mencoba beberapa game balapan.

Museum Angkut Batu.

Setelah puas bermain-main kami melanjutkan perjalanan ke tema berikutnya. Tema selanjutnya mengajak kami berkeliling dunia. Pertama, kami memasuki kawasan pecinan, di mana toko-toko berwarna merah emas dengan tulisan-tulisan china di depannya berjajar, membuat kami seperti berada di Negara Tirai Bambu.

Setelah melewati daerah pecinan, sampailah kami di Kota Tua Jakarta lengkap dengan stasiunnya. Suasana di buat seperti zaman Batavia dimana Jakarta masih identik dengan pelabuhannya. Terlihat kapal yang bersandar di pelabuhan dengan ikan hasil tangkapan.

Kemudian kami memasuki sebuah ruangan yang berisi mobil-mobil antik lagi. Hampir sama seperti di hall pertama tadi tapi disini lebih seperti garasi besar. Selanjutnya ruangan ini membawa kami ke Zona Amerika. Sambutan awal adalah gangster town tempat para gangster amerika berada. Setelah itu kami diajak ke Hollywood dengan berjalan-jalan di Broadway Street. Di sini juga terdapat jasa peminjaman coat yang sangat cocok untuk berfoto di Zona ini.

Zona Buckingham Palace.

Selepas dari Zona Amerika, kami memasuki Zona Eropa. Setelah suasanya yang terang benderang di Zona sebelumnya, di sini pencahayaannya lebih redup membuat suasana menjadi sedikit romantis. Deretan rumah-rumah dengan dinding batu berada di sepanjang jalan. Vespa berwarna-warni terparkir di depannya. Terdapat juga miniatur menara Eiffel di sini.

Selesai menyusuri kota-kota di Eropa, kami masuk ke Buckingham Palace. Taman di Buckingham Palace ini dipenuhi bunga-bunga yang indah dan sebuah air mancur di tengahnya. Pada bagian dalam istananya, kalian bisa naik kereta untuk berkeliling. Ada juga patung Ratu Elizabeth yang persis seperti aslinya.

Setelahnya adalah zona terakhir yang berisi berbagai macam serial superhero dan kartun, seperti Hulk, Batman, Scooby-Doo, dan lain sebagainya. Puas sudah keinginan saya untuk berkeliling dunia di Museum Angkut. Berada di Museum Angkut membuat kita lupa waktu karena terlalu asyik untuk berfoto dan melihat berbagai kendaraan dari zaman ke zaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.