Berkaca di Danau Labuan Cermin, Biduk-Biduk, Kalimantan Timur

0
102
Dermaga Labuan Cermin tempat membeli tiket.

Hai teman-teman, kali ini saya akan membagikan pengalaman saya mengunjungi salah satu destinasi wisata yang ada di Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Berau. Perjalanan ini saya tempuh kira-kira sekitar 7- 8 jam. Karena saya mulai perjalanan saya di berbeda kabupaten, sehingga perjalanan lumayan jauh yaitu dari Kabupaten Kutai Timur.

Perjalanan saya dimulai sekitar jam 9 pagi. Untuk pergi ke Kabupaten Berau saya menggunakan sepeda motor (hitung-hitung hemat biaya). Untuk ke sana saya harus melewati sungai menggunakan kapal kecil biaya sekitar Rp 100.000 untuk satu motor, lalu dilanjutkan dengan melewati kebun sawit dan hutan belantara. Perjalanan kali ini saya nekat hanya berdua untuk ke sana, karena waktu liburan sudah sebentar lagi.

Di sepanjang jalan menuju ke sana saya hanya menemui beberapa motor dan mobil saja, tetapi apabila sudah sampai di wilayah Batu Putih, sudah banyak rumah-rumah warga. Ini menandakan bahwa Biduk-Biduk akan sampai sebentar lagi. Pukul 3 sore kami sudah sampai di Biduk-Biduk dan mencari penginapan.

Dermaga tempat menurunkan wisatawan di Labuan Cermin.

Penginapan di daerah ini berbeda-beda tergantung dari fasilitas yang didapatkan, rata-rata harga dimulai dari Rp 100.00 – Rp 500.000. Karena waktu itu hari libur, kami mendapatkan harga Rp 150.000 (tips: kalau mau ke sini dan pada waktu hari libur, sebaiknya harus di booking jauh- jauh hari).

Fasilitas yang didapatkan untuk harga seperti ini yaitu kasur, kipas angin, lemari, dan kamar mandi di dalam. Hari pertama kami hanya bersantai-santai di hotel sambil beristirahat. Hotel yang kami tempati sangat bagus karena terletak tepat di depan pantai. Di hotel ini juga disediakan dapur dan kopi dan teh, jadi kita tinggal seduh sendiri dan tentunya gratis.

Paginya kami lagsung pergi ke Labuan Cermin atau Danau Dua Rasa, perjalanan memakan waktu sekitar 10-15 menit dari hotel tempat kami tidur. Sesampainya di sana kita harus mengantri untuk membeli tiket dan menggunakan kapal lagi untuk ke danau tersebut. Karena kami datang pada saat hari libur sehingga pengunjung juga banyak dan harus mengantri panjang.

Untuk harga sewa satu kapal yaitu Rp 100.000 berkapasitas 10 orang (tips: sebaiknya untuk ke sini harus rombongan atau setidaknya cari teman sehingga harga lebih murah). Di sini juga menyewakan alat untuk snorkeling dan life jacket bagi yang tidak bisa berenang. Kisaran harga tergantung alat-alat apa saja yang akan kita sewa, tetapi biasanya harga paketan lebih murah dibandingkan dengan sewa satu persatu.

Setelah menunggu antrian mendapatkan kapal untuk menyebrang, kami langsung naik kapal dan menuju Labuan Cermim. Waktu perjalanan memakan sekitar 10-20 menit dari dermaga. Sesampainya di sana, sudah banyak orang yang berenang dan ber-selfie ria. Air di sana sangat jernih sehigga kita dapat melihat gerombolan ikan lewat di bawah air.

Gapura selamat datang yang menyambut para wisatawan.

Karena tempatnya tertutup oleh hutan-hutan, maka air di danau ini menjadi dingin, karena sinar matahari hanya sedikit yang tembus ke sini. Waktu yang tepat untuk ke danau ini adalah rentang waktu jam 11.00-13.00, karena sinar matahari akan masuk ke danau ini dan menyebabkan air terlihat seperti kaca. Di sini disediakan penitipan barang sehingga kita tidak perlu repot untuk meletakkan barang-barang kita. Toilet dan tempat untuk berganti baju juga disediakan di tempat ini. Di sini juga terdapat jembatan-jembatan kayu yang tentunya bagus untuk dijadikan tempat yang instagrammable, hehe.

Di sini kita juga dapat menyewa ban dan perahu kecil untuk berkeliling danau. Sesampainya kami di sana, kami lalu berkeliling sebentar dan tentu saja berfoto-foto dulu sebelum menceburkan diri kami ke danau ini. Oh iya, untuk kembali ke dermaga awal tidak perlu takut karena kapal-kapal di sini akan stay dan akan mengantarkan pengunjung yang ingin pulang. Kalau ke sini jangan lupa untuk membawa makan sendiri ya, agar lebih hemat. Kami seharian berenang di sini dari siang sampai sore hari, setelah itu kami pulang ke hotel. Setelah sampai hotel dan bersih-bersih, kami juga menikmati sunset yang lokasinya tidak jauh dari hotel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.