Berfoto di Titik Nol Dataran Merdeka Kuala Lumpur

0
283
Gedung Sultan Abdul Samad Building.

Nah, kalau kebetulan lagi jalan-jalan ke Central Market atau lagi rehat dan salat di Masjid Jamek, jangan langsung pulang ya. Di dekat dua lokasi wisata itu, ada destinasi wisata yang wajib kalian kunjungi. Kalian akan menemukan lapangan luas dengan banyak bendera yang berkibar. Tentunya bendera Malaysia. Konon, bendera ini berkibar di tiang bendera tertinggi di dunia dengan tinggi 95 meter (informasi didapatkan dari monumen batu yang ada di Dataran Merdeka). Lapangan ini sering dikenal sebagai Dataran Merdeka.

Titik Nol Kuala Lumpur
Titik nol KL.

Untuk mencapai Dataran Merdeka, kalian bisa turun di Stasiun Masjid Jamek. Setelahnya, kalian bisa berjalan lurus hingga bertemu dengan pertigaan. Di pertigaan itu, kalian bisa belok kiri. Tak jauh dari situ kalian akan menemukan hamparan tanah berumput yang luas dan gedung-gedung bersejarah yang masih berdiri kokoh. Bahkan, di sini, kalian berasa seperti di titik 0 kilometer Malioboro Yogyakarta. Jadi, di dekat Dataran Merdeka terdapat penanda jalan yang menunjukkan bahwa kalian sedang berada di titik 0 Kuala Lumpur. Pastikan kalian tidak lupa untuk mengabadikan momen dengan berfoto di titik nol Kuala Lumpur ini ya.

Sejarah Dataran Merdeka
Informasi sejarah dataran merdeka.

Sebenarnya, Dataran Merdeka bukanlah lapangan biasa tanpa makna. Pada tahun 1957, Dataran Merdeka menjadi lokasi bagi Malaysia mendeklarasikan kemerdekaannya. Oleh karena itu, nama lapangan ini diberi nama Dataran Merdeka. Tepat 31 Agustus 1957 pukul 12.01, Perdana Menteri Pertama Malaysia mengumandangkan pekikan ‘merdeka’ sebanyak tiga kali. Di sini pulalah, untuk pertama kalinya, bendera kebangsaan Malaysia berkibar menggantikan bendera The Union Jack yang sudah lama berkibar. Orang-orang mengingat bahwa tiang bendera ini berada di depan halaman Gedung Sultan Abdul Samad Building. Dengan berkibarnya bendera Malaysia, kekuasaan Inggris di Tanah Melayu sudah tidak ada lagi. Layaknya di Indonesia, tiap tahun pun Malaysia selalu memperingati hari kemerdekaan di Dataran Merdeka. Kegiataannya berupa sambutan dan perarakan ulang kemerdekaan Malaysia.

Dataran Merdeka terlihat semakin menawan dengan adanya Gedung Sultan Abdul Samad Building di seberangnya. Bangunan ini dibangun tahun 1894 dan selesai tahun 1897. Hanya dalam kurun waktu 3 tahun, bangunan ini berdiri sangat cantik hingga sekarang. Gedung ini pada mulanya digunakan untuk Kantor Pemerintahan Baru, Kantor Survey, Kantor Pos dan Telegraf, Kantor Departemen Pekerjaan Umum, Bendahara, dan Departemen Pemerintah Federal Malaysia.

Gedung Sultan Abdul Samad Building.

Apabila dilihat dari tampilan luarnya yang memesona, gedung ini terbuat dari batu bata merah bercampur dengan putih plester. Di tower gedung ini juga tertancap jam yang digunakan untuk parade perayaan ulang tahun Ratu Victoria pada tahun 1897. Saking cantiknya, semua wisatawan berebutan mengambil posisi dan bergaya di depan gedung ini. Bahkan, sengaja memberanikan diri berdiri di tengah jalan raya agar mendapatkan hasil jepretan yang bagus. Wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, juga ada yang memilih beraktivitas di lapangan hijau di seberang gedung ini. Mereka duduk santai sambil menikmati keindahan gedung dan embusan angin yang menyegarkan.

Berjalan-jalan di Dataran Merdeka ini tentu harus kalian ikuti dengan turut serta menjaga kebersihan di sana. Pasalnya, destinasi wisata di pusat kota KL ini sangat nyaman karena semua area wisata sangat terjaga kebersihannya. Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah membuang sampah ke tempat sampah yang sudah disediakan. Jika tidak ingin mengeluarkan uang terlalu banyak saat menyusuri KL, terutama untuk berhenti di Dataran Merdeka, kalian juga bisa menggunakan layanan bus gratis. Nama layanan bus ini adalah Go KL blue line. Menyenangkan bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.