Berburu Spot Menarik di Bukit Lintang Sewu, Dlingo Bantul

0
384
Salah Satu Spot di Lintang Sewu.

Lima tahun belakangan ini, Yogyakarta menjadi salah satu kota yang menarik bagi wisatawan. Hal ini dapat dikarenakan munculnya banyak tempat wisata baru yang menawarkan berbagai macam spot menarik untuk berfoto. Selain itu, populernya media sosial Instagram juga membuat orang berlomba-lomba melakukan update kegiatannya dan menyusun feed sedemikian rupa supaya terlihat menarik. Estetika feed Instagram salah satunya dapat dipenuhi melalui aktivitas traveling dengan view dan spot yang menarik.

Dalam cerita ini, saya akan menceritakan pengalaman saya yang iseng jalan-jalan ke daerah Dlingo, kemudian menemukan salah satu spot baru yang menarik bersama seorang temanku. Perjalanan ini dimulai dari Kota Yogyakarta, kemudian melewati jalan Imogiri Timur ke arah Dlingo. Pada pertigaan Mangunan, kami memilih jalan menuju hutan pinus. Setelah melewati hutan pinus ke arah Puncak Becici, di tengah perjalanan kami mendapati tempat wisata baru. Sebelumnya aku pernah melewati daerah ini untuk menuju ke puncak Becici, tapi ketika itu tempat wisata ini belum ada. Karena penasaran, akhirnya kami memutuskan untuk berhenti. Nama dari tempat ini adalah Bukit Lintang Sewu.

Konsep dari tempat ini adalah bukit dengan banyak tanaman seperti bunga-bungaan, cemara, dan beberapa tanaman hias lainnya. Selain itu, di tempat ini juga terdapat tempat duduk dan spot buatan untuk berfoto seperti spot berbentuk bintang, berbentuk gunungan wayang, dan spot menarik lainnya. Pagi itu, suasana di Bukit Lintang Sewu belum ramai, hanya ada beberapa pengunjung lain yang datang. Lagi-lagi, kami tidak perlu mengantre untuk berfoto.

Jalan Setapak yang Dikelilingi Pohon Cemara.

Daerah Dlingo merupakan daerah yang masih sejuk di Jogja, banyaknya pohon dan hutan yang dilindungi di kawasan ini membuat udara masih murni dan sejuk. Karena sepi dan tempatnya nyaman, kami menghabiskan waktu di sini beberapa saat. Seperti biasa, aku memutar playlistku. Beberapa lagu terputar diiringi hembusan angin dari lereng-lereng bukit yang membuat bunga meliuk-liuk.

Setelah puas mendengarkan musik, kamu berfoto lagi. Dengan angle yang lain dan mencoba berbagai macam gaya. Ketika ke sini, tempat ini katanya belum diresmikan, walaupun pembangunannya sudah selesai. Sehingga saat itu kami hanya membayar seikhlasnya untuk tiket masuk dan Rp 2.000 untuk parkir sepeda motor.

Kami sempat berbincang dengan pengelola tempat ini, di daerah ini ternyata terdapat beberapa tempat baru yang nantinya akan diresmikan bersamaan. Salah satunya adalah wisata Pintoe Langit Dahromo. Dengan konsep yang hampir serupa, yaitu dilengkapi dengan tanaman-tanaman hias, tetapi Pintoe Langit Dahromo ini memiliki spot ikonik berupa pintu yang berada di atas. Untuk berfoto di pintu tersebut, kamu harus menaiki tangga yang cukup tinggi. Pintu ini dibuat tinggi agar seakan-akan merupakan pintu langit. Pintunya yang tinggi juga terlihat dari Bukit Lintang Sewu.

Spot dengan Bermacam Bunga dan Berlatarkan Pemandangan Gunung.

Pintoe Langit Dahromo ini tempatnya tak jauh dari Bukit Lintang Sewu. Mungkin sekitar 100 m saja. Tetapi saat itu, kami tidak sempat mengunjungi tempat itu karena kami membutuhkan pertolongan pertama pada perut kelaparan. Jika kamu mau berburu spot menarik di Jogja, kamu bisa mengunjungi Bukit Lintang Sewu atau Pintoe Langit Dahromo atau bahkan kedua-duanya.

Selain itu, kamu juga bisa sekalian mampir ke hutan pinus Mangunan, ke Puncak Becici, ke Kebun Buah Mangunan, dan eksplore seluruh wisata di Dlingo. Yang pasti, stock foto yang aesthetic untuk menyegarkan feed Instagram kamu jadi banyak deh. Setelah dari Dlingo, mumpung di Jogja dan di Imogiri, sekalian lah mampir wisata kuliner sate klathak di sini. Kamu tinggal pilih aja mau sate yang mana. Sekali pergi, cukup banyak tempat yang bisa didatangi, kan?

Yuk, beli tiket ke Yogyakarta!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.