Berburu Oleh-oleh Anti Mainstream di Pasar Lopait

0
362
Berbagai macam tembikar.

Saat berlibur, selain mengunjungi destinasi wisata favorit dan mencoba kuliner daerah setempat, berburu oleh-oleh juga merupakan hal yang bisa kalian lakukan. Meskipun bukan hal yang wajib dilakukan saat travelling, namun bila ada uang lebih tak ada salahnya kan membelikan sedikit pernak-pernik kenang-kenangan untuk keluarga dan kerabat dekat. Oleh-oleh bisa berupa barang seperti gantungan kunci, bross, baju, tas, dan masih banyak lagi macamnya. Selain pernak-pernik tersebut juga bisa berupa makanan atau jajanan khas kota tempat kita kunjungi.

Rasanya sudah biasa banget ya membawakan oleh-oleh seperti itu. Jika kalian ke Kota Semarang apa sih oleh-oleh yang biasanya kalian beli? Lumpia, tahu bakso atau kue mochi? Ah sudah biasa. Jika kalian mau mencari oleh-oleh yang anti-mainstream, kalian bisa ke Pasar Lopait yang berada di kawasan Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Kebetulan sekali waktu saya ke Semarang kemarin dianterin ke Pasar ini oleh saudara saya. Pasar Lopait ini sebetulnya tidaklah begitu besar, hanya ada berapa toko di dalam pasar. Kios-kios lainnya berada di pinggir jalan, di sepanjang jalur Semarang – Solo dan Yogyakarta. Deretan kios-kios ini menjual berbagai macam barang yang unik dan lucu-lucu. Tak hanya pernak-pernik saja yang dijual namun juga peralatan dapur/perabot rumah tangga. Nampak panci-panci aluminium tersusun rapi dari yang berukuran kecil hingga besar. Wajan dengan berbagai macam ukuran juga tergantung rapi di depan kios. Tak hanya itu, di sana juga ada cetakan kue apem, pukis dan waffle berbagai ukuran.

Kios-kios di sepanjang jalan kawasan Lopait.

Dulunya sebelum berjualan perabot rumah tangga, kios-kios di sini berjualan makanan dan minuman. Seperti es degan, intip, es buah, kelengkeng dan sebagainya. Ramainya lalu lintas membuat kawasan Lopait ini menjadi rest area wisatawan yang hendak berlibur di Jawa Tengah. Kebanyakan pengunjung yang mampir adalah wisatawan dari Semarang yang menuju ke Solo atau Yogyakarta dan sebaliknya. Lalu ada yang menawari untuk berjualan perabot rumah tangga dan ternyata laku. Sehingga berkembanglah usaha mereka, para pemilik kios hingga saat ini.

Selain perabot berbahan aluminium, kios-kios kecil tersebut juga menjual perabot dari tanah liat. Ada kendi, gelas jamu, layah, hingga celengan. Ada berbagai macam celengan, yang paling besar adalah celengan berbentuk sapi. Celengan lainnya ada yang berbentuk ayam, harimau, doraemon hingga angry bird. Selain celengan juga terdapat mainan tradisional seperti gangsing, dakon dan angklung mini. Mainan anak lainnya adalah truk dari kayu dan kuda-kudaan.

Ada juga beberapa barang yang terbuat dari anyaman bambu. Seperti tempeh, wakul untuk tempat nasi, tutup meja makan dan masih banyak lagi. Yang menarik dari tempat ini adalah barang-barang yang dijual mempunyai beragam ukuran. Mulai dari yang paling besar hingga yang paling kecil. Sehingga kalian akan mendapatkan ukuran yang pas dengan kebutuhan kalian.

Aneka macam perabot rumah tangga berbagai ukuran.

Harga yang ditawarkan pun tak begitu mahal, kalian juga bisa melakukan tawar menawar lho biar dapat harga yang terjangkau. Untuk peralatan dapur yang terbuat dari aluminium seperti panci misalnya. Harga yang ditawarkan mulai Rp 15.000. Namun ada juga barang dengan harga yang lumayan tinggi, misalnya saja wajan berdiameter 1 meter di patok dengan harga Rp 800.000.

Barang-barang yang dijual ini diambil dari beberapa kota di Jawa Tengah. Untuk peralatan dapur biasanya diambil dari Boyolali, yang terbuat dari tembaga diambil dari Tumang, Cepogo. Sedangkan yang berbahan aluminium diambil dari Kembang Kuning.

Jika kalian melakukan perjalan dari Semarang menuju Solo atau Yogyakarta dan sebaliknya, kalian bisa berburu oleh-oleh anti mainstream di Pasar Lopait ini. Banyak barang-barang tradisional yang unik dan antic di sini. Jadi jangan sampai terlewatkan ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.