Berburu Kuliner khas Banyuwangi yang Ramah di Kantong

0
1025
Sego Tempong Mbok Wah.

Pariwisata tidak akan pernah bisa dilepaskan dari kuliner, bahkan dalam aspek kegiatan apapun, kuliner tetap menduduki posisi penting karena sebagai sumber tenaga. Sederhananya, ketika kamu sedang melakukan traveling, selain destinasi wisata, akan terlihat sangat asik jika sembari mencicipi kuliner khas dari kota yang sedang dikunjungi. Tentunya akan menyenangkan, ketika bisa merasakan cita rasa makanan dan minuman Nusantara yang beragam melalui lidah kita sendiri.

Nah travelovers, kali ini cobalah kunjungi kota kecil di ujung timur Jawa Timur. Kota dengan sebutan Sunrise of Java yang Februari lalu dinobatkan oleh Kementerian Pariwisata sebagai kota festival terbaik di Indonesia pada acara Top 77 Events Banyuwangi Festival 2018. Sebuah kota yang juga memiliki destinasi wisata tak kalah ciamik, sehingga wajib bagi kamu nih untuk mengenal sekaligus mencoba beberapa makanan khas Banyuwangi ketika sedang mampir.

Berikut adalah enam kuliner khas Banyuwangi yang memiliki cita rasa nikmat, membuat lidah kamu ‘jenggirat tangi’ sesuai dengan slogan Lare Osing (Anak Suku Osing), dan yang pastinya nggak membuat kantong kamu kering. Yuk, disimak!

1. Sego Tempong ‘Mbok Wah’
Sego Tempong Mbok Wah.

Ini, nih, kamu harus coba salah satu makanan khas Banyuwangi yang terkenal ini. Sego tempong merupakan makanan yang disajikan dengan menu nasi putih hangat, lalapan, tempe/tahu goreng dan juga varian lauk yang dapat dipilih sendiri, seperti seafood, ikan asin, telur dadar, daging dll., yang membuat kuliner sego tempong ini istimewa adalah cita rasa sambal mentahnya yang super pedas. Perpaduan rasanya pas di lidah dan mengenyangkan perut dengan satu porsi saja. Jika kamu berkunjung ke Banyuwangi, cobalah sego tempong ‘Mbok Wah’ yang lumayan terkenal ini, dengan harga Rp. 10.000 saja kamu bisa menikmati seporsi sego tempong tanpa lauk pilihan.

Lokasinya mudah ditemukan dan dekat dengan Stasiun Karangasem, di Jl. Gembrung No.220, Lingkungan Watu Ulo R, Bakungan, Glagah.

2. Rujak Soto ‘Mbok Pat’
Rujak Soto Mbok Pat.

Mungkin akan terdengar aneh ketika konsep ide rujak dicampur dengan soto. Namun, kuliner khas Banyuwangi ini akan membuat kamu rugi jika tidak mencicipinya saat sedang di Banyuwangi. Rasa dari kedua makanan berbeda khas Nusantara ini ternyata cocok di lidah dan menciptakan cita rasa baru khas Banyuwangi. Rasa bumbu rujak lontong dengan petis madura yang dipadu dengan kuah soto dengan bumbu rempahnya sangat kuat, ditambah jeroan atau tetelan yang empuk membuat kamu tak cukup dengan seporsi.

Coba saja, deh, kuliner rujak soto di warung Mbok Pat, yang terletak di Jl. Kyai Saleh No. 53 Dusun Krajan Kel. Kepatihan RT 03/ RW 02. Meskipun agak sulit mencari tempatnya karena berada di dalam gang, namun dijamin lelah kamu akan terbayar, kok, dengan seporsi rujak soto seharga Rp. 10.000 ini.

3. Nasi Pecel Rawon ’Jenggirat’
Nasi Pecel Rawon Jenggirat.

Lagi-lagi Banyuwangi memadukan dua rasa makanan dalam satu cita rasa, pecel dan rawon yang akrab dijumpai. Nasi Pecel Rawon ‘Jenggirat’ ini terletak di Jl. Diponegoro No. 2, Kepatihan, pas di depan GESIBU Taman Blambangan Banyuwangi.

Dalam sepiring yang dibandrol dengan harga Rp. 15.000, kamu akan dibuat menikmati nasi pecel yang berisi sayuran rebus seperti tauge, kacang panjang, bayam dan tentunya sambal pecel, ditambah kuah rawon yang pekat. Tidak aneh, sih, di lidah, tapi tetap nikmat dengan ditambahi peyek ikan yang crunchy.

4. Rujak Kecut Losari
Rujak Kecut Losari.

Nah ketika kamu tiba di Banyuwangi, selain menemui penjual rujak soto kamu juga akan menjumpai banyak penjual rujak kecut, biasanya ada di satu tempat. Rujak kecut mirip seperti rujak serut kebanyakan, yang merupakan perpaduan dari bumbu rujak dengan varian buah seperti mangga muda, jambu air, nanas, timun, belimbing dan juga pepaya muda.

Tapi, rujak kecut losari ini memiliki cita rasa asam yang dominan dan juga kuah yang segar. Cocok sebagai hidangan di saat terik. Harganya relatif murah yaitu Rp. 6.000 untuk semangkuk rujak kecut.

Kedai Losari ini cukup memiliki nama diantara para traveler yang singgah di Banyuwangi dan terletak di Jl. Losari, Kepatihan, yang mudah untuk diakses.

5. Es Temulawak Blambangan
Es Temulawak Blambangan.

Mungkin generasi milenial cukup asing dengan minuman temulawak, namun itu tak berlaku jika sedang berkunjung ke Banyuwangi, karena kamu akan menjumpai banyak penjual es temulawak dengan kesegaran rasa dan warnanya ini. Cocok sekali diminum saat terik karena mampu menyegarkan dahaga seketika.

Jadi, jika kamu ke Banyuwangi cobalah mampir di stand penjual es temulawak yang berada di dalam area Taman Blambangan. Cukup dengan Rp. 5.000 saja kamu dapat menyeruput Es Temulawak sembari duduk menyaksikan kendaraan yang lalu lalang, membuat stamina kembali fit setelah lelah keluyuran di tempat wisata Banyuwangi.

Oke travelovers, kuliner khas di atas merupakan beberapa makanan dan minuman yang wajib kamu coba saat mengunjungi kota dengan pemilik Tari Gandrung ini. Luangkanlah waktu selain untuk menelusuri destinasi wisata juga mampir ke tempat kuliner. Atau mungkin ada ide untuk plesiran sehari wisata kuliner di Banyuwangi, pasti seru! Cheerio!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.