Berbagai Macam Tradisi Minum Kopi Di Belahan Dunia

0
1348
Tradisi Minum Kopi Dunia (sumber: unsplash.com)

Siapa di sini yang suka ngopi? Ngopi saat ini sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang, bahkan menjadi ritual pagi wajib bagi sebagian besar penikmat kopi. Di Indonesia sendiri, popularitas kopi semakin meningkat bahkan kopi khas setiap bagian di Indonesia yang ragam menjadi kopi yang paling diburu di belahan dunia.

Tak hanya di Indonesia kopi menjadi minuman wajib untuk ritual pagi ataupun sebagai pendamping kudapan sore-sore, di belahan dunia pun punya cara khasnya sendiri untuk minum kopi seperti berikut

Italia
Tidak perlu heran melihat Italia berada di nomor satu karena Italia adalah pelopor dari jenis-jenis seduhan kopi yang sering kalian dengar, salah satunya adalah ‘espresso’ yaitu biji kopi yang telah ditumbuk diproses melalui mesin atau diseduh agar menghasilkan kopi berlapis crema, espresso sudah ada sejak 1905. Italian biasanya meminum espresso dengan lemon untuk memunculkan after taste manis pada kopi.

Vietnam
Sering melihat kopi yang difilter menggunakan filter aluminium di café-café? Tentu tidak asing dengan kopi jenis Vietnam drip kan? Vietnam Drip atau Cà phê đá ini adalah kopi dark roasting yang dimasukan ke dalam dripper mini yang ditaruh di atas gelas yang berisi krimer kental manis. Cita rasa pahit dan manis lalu memiliki after taste asam membuat kopi Vietnam Drip menjadi unik.

Swedia
Jika kalian tidak asing dengan ‘afternoon tea’ orang-orang inggris, mungkin kalian akan mudah membayangkan hal satu ini. Fika salah satu tradisi di Swedia yang hampir selaras dengan ‘afternoon tea’, yaitu menikmati secangkir kopi dengan kudapan. Lain halnya ‘afternoon tea’ yang mendampingi tehnya dengan scone, macaron, dan sandwich. Fika mendampingi kopi dengan cake, cinnamon roll, dan cookies. Prosesi Fika ini pun biasanya dilakukan di pagi hari atau sore hari.

Meksiko
Di Indonesia, mungkin sudah tidak asing dengan kopi atau kopi susu yang diberi gula merah atau gula aren. Di meksiko pun ada Café De Olla, yaitu kopi tradisi yang mencampurkan kopi hitam dengan gula merah atau disebut dengan Piloncillo (bernama asli Panela, namun di meksiko sering keliru dengan keju jenis Queso Panela) yaitu sejenis gula tebu yang diproses karamelisasi yang menghasilkan rasa manis, earthy dan sedikit smoky. Proses penyajiannya pun cukup otentik, yaitu kopi diproses, lalu diaduk menggunakan kayu manis, kemudian disajikan di dalam poci tanah liat. Mereka percaya, jika kopi disajikan di pot tanah liat, cita rasa kopi akan semakin kuat.

Finlandia
Jika Italia meminum kopi dengan perasan lemon dan meksiko menyampur kopi dengan kayu manis adalah hal yang cukup ‘lumrah’ bagi pasangan kopi, lalu bagaimana dengan Finlandia? Finlandia negara yang cukup unik dalam memerlakukan kopi. Kopi Keju atau Kaffeost, yaitu campuran kopi dengan keju. Sederhananya, kopi yang digunakan adalah kopi hitam diendapi keju jenis juustoleipä yang dipotong kotak-kotak.

Penulis: Nadia Khalishah

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.