Bendung Tirtonadi Sebagai Public Space Baru bagi Warga Solo

0
1142
Bendung Tirtonadi.

Tak disangka, tempat yang dulunya kotor, kumuh dan berbau ini mampu disulap menjadi destinasi wisata murah meriah bagi warga Solo dan sekitarnya. Bendung Tirtonadi merupakan bangunan yang ditujukan untuk menanggulangi banjir di Sungai Pepe, tapi pemerintah kota Solo dengan cerdik menata bagian pinggir bendung menjadi public space yang luas dan bermanfaat. Selain itu, lokasinya yang berdekatan dengan Terminal Bus Tirtonadi, menjadikannya mudah dijangkau dari mana saja.

Bendung ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu sisi utara dan sisi selatan. Bagian sisi selatan berdekatan dengan Terminal Tirtonadi, sedangkan bagian utara harus memutar agar dapat memasukinya. Pada sisi utara, biasanya terdapat pengamen yang menetap menyajikan beberapa lagu dengan kualitas yang bagus. Mereka menggunakan beberapa instrumen musik seperti angklung, kendang, gitar dan lain-lain. Kelihatan cukup profesional, sehingga pengunjung tidak segan untuk memberikan uang lebih kepada mereka yang sudah lelah memberikan hiburan.

Pada bagian sisi timur, sebenarnya terdapat jembatan kaca penghubung yang membentang di atas sungai dari selatan ke utara dengan atap peneduh berbentuk melengkung unik, namun hingga saat ini jembatan tersebut belum difungsikan. Jembatan ini hanya boleh diisi maksimal 10 orang saja. Sedangkan pada bagian sisi bawah yang beraliran deras, sering terdapat pengunjung yang sedang memancing ikan, atau anak-anak yang bermain air.

Patung Keris Spirit of Java.

Selain itu, dari sini kalian juga dapat melihat sebuah monumen berbentuk keris berwarna tembaga di sebelah timur. Jika malam hari, keris ini mengesankan eksotisme senjata yang sekaligus sebagai benda seni. Keris ini melambangkan dan menguatkan bahwa Solo benar-benar Spirit of Java.

Untuk menjamin keamanan, pemerintah membangun pagar yang terbuat dari kisi-kisi besi di pinggir sungai Pepe. Selain itu, terdapat juga jalur pedestrian yang panjang menuju ke arah barat. Jalur ini biasanya digunakan oleh pengunjung untuk jogging, sekedar jalan-jalan, atau bahkan untuk ber-selfie ria.

Pada beberapa lokasi yang strategis terdapat bangku-bangku taman etnis untuk digunakan beristirahat. Sedangkan pada bagian tengah terdapat tribun kecil untuk duduk-duduk jika tidak kebagian tempat duduk. Nah, di sekitar sini biasanya hadir beberapa pedagang makanan dan minuman ringan seperti bakso kuah, bakar, cilok. atau minuman es teh. Jadi kalian tidak perlu jauh-jauh untuk keluar hanya untuk mencari makanan. Jangan lupa tetap menjaga kebersihan ya.

Jalur Pedestrian pada Samping Bendung.

Pada jalur pedestrian yang di-cor unik ini, kalian akan melihat hall of fame mirip yang ada di Hollywood sana, yang menjadi pembeda adalah di sini tertulis nama-nama tokoh pewayangan seperti Bagong, Arjuna, Srikandi, Gathotkaca, dan masih banyak lainnya. Kalian tentu wajib untuk berfoto di sini dengan mencari tokoh favorit kalian.

Selain itu, beberapa tempat juga terdapat tangga menuju ke bawah aliran sungai. Biasanya pengunjung memanfaatkan tangga-tangga ini untuk menghabiskan waktu dengan cara memancing ikan. Jangan sekali-kali masuk ke dalam air, meskipun kelihatan berarus tenang, namun sebenarnya berbahaya dan dalam.

Bendung Tirtonadi.

Waktu yang cocok untuk mengunjungi tempat ini adalah ketika sore menjelang atau pagi hari. Mengapa demikian? Karena jika siang hari, tempat ini berubah menjadi sangat panas dengan ketiadaan pohon peneduh yang dapat menaungi jalur pedestrian tersebut. Ketika sore hari, kalian dapat melihat sunset yang indah dengan warna jingga serta latar belakang sungai serta gedung yang tinggi. Tidak boleh terlewatkan untuk mengambil foto yang keren, dan jika pagi hari, kalau kalian beruntung, kalian dapat menyaksikan kabut yang terangkat dari aliran sungai menjadikan suasana sangat mistis dan menarik seperti sedang berada di negeri atas awan.

Itulah sedikit mengenai Bendung Tirtonadi yang sudah menjadi bagian masyarakat Solo dan sekitarnya sebagai tempat untuk berkumpul dan bersantai. Sebuah destinasi wisata murah meriah yang dapat dikunjungi beramai-ramai dengan teman atau keluarga. Tempat yang sederhana, tapi sudah cukup untuk mengurangi beban pikiran kalian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.