Belajar Sejarah Pangeran Diponegoro di Museum Mandala Bhakti

0
501
Lukisan Mengenai Pangeran Diponegoro.

Museum Mandala Bhakti adalah salah satu Meseum paling terkenal di Jawa Tengah. Berlokasi di depan Tugu Muda di Kota Semarang dan berseberangan dengan Lawang Sewu. Museum yang didominasi warna putih dengan arsitektur ala Belanda ini baru saja direnovasi tahun lalu, dan kini sudah dibuka untuk umum. Antuasiasme masyarakat sudah lumayan banyak. Buktinya waktu saya berkunjung di hari kerja, pengunjung dari luar kota Semarang cukup banyak. Seperti dari Purworejo, Tangerang Selatan, hingga Bandung.

Museum Perjuangan Mandala Bhakti ini sebenarnya memiliki Petugas yang merangkap sebagai guide yang menerangkan sambil sedikit bercerita, sayangnya menurut saya masih kurang ramah dan agak kaku dalam bercerita. Terkesan seadanya dan kurang memahami tentang apa saja yang ada. Apalagi untuk tulisan dalam tiap benda bersejarah juga hanya judul, tidak rinci sehingga membingungkan pengunjung. Namun, terlepas dari kekurangan itu, museum ini memiliki sisi postif lainnya yang tak kalah menarik.

Berada di lantai dua, pengunjung akan disuguhkan cerita kehidupan Pangeran Diponegoro yang tertuang di tembok dengan konsep 3D. Dari lukisan 3D tersebut kita bisa belajar mengenai kehidupan keluarga Pangeran Diponegoro, cara bernegosisasinya dengan penjajah, perlawanan, hingga cara menggerakan rakyat untuk bersatu melawan penjajah Belanda terlukiskan dengan indah di tembok. Beberapa tembok bisa dijadikan lokasi foto dengan cerita yang berbeda-beda.

Cukil Mata yang Digunakan oleh PKI.

Setelah selesai dari ruang tembok 3D, ada juga ruangan museum. Pajangan dokumentasi masa lampau mengenai penjajahan Belanda dan Jepang dipajang di lemari kayu. Begitu juga furnitur yang digunakan untuk bernegosiasi Pangeran Diponegoro dengan penjajah Belanda maupun Jepang bisa kita nikmati. Sayangnya, furnitur bersejarah itu hanya dalam bentuk replika. Sedangkan koleksi lainnya adalah jubah, Al-Qur’an, senjata, hingga tempat sholat Pangeran Diponegoro. Kemudian juga ada foto-foto Pahlawan Indonesia yang sudah gugur berjuang membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada ruangan berikutnya ada koleksi senjata-senjata yang dipakai Penjajah Belanda dan penjajah Jepang dalam melakukan aksi kejinya terhadap Bangsa Indonesia. Sayangnya, penjelasan yang tercantum kurang rinci, serta senjata dan benda-benda sejarah sebagian hanyalah replika. Kemudian selain menyediakan sejarah mengenai Pegeran Diponegoro, juga terdapat sejarah lainnya mengenai Indonesia. Museum ini juga menyimpan sisa-sisa perjuangan TNI untuk mempertahakan kedaulatan NKRI. Isinya kurang lebih tentang berbagai pemberontakan antara TNI yang memeprjuangkan NKRI terhadap bangsa yang mengacau dengan bertindak separatis atau ingin membebaskan diri terhadap NKRI. Seperti pemberontakan melawan PKI, operasi Timor-Timor, operasi melawan Papua Meredeka dan masih banyak lainnya.

Senjata yang Dipakai Penjajah Belanda.

Gedung Museum Perjuangan Mandala Bhakti merupakan gedung yang sudah dialihfungsikan beberapa kali. Awalnya adalah Gedung Pengadilan Tinggi yang didirikan oleh Belanda. Kemudian diganti fungsinya sebagai markas militer Kenpetai pada tahun 1942 oleh Jepang, setelah Jepang berhasil menggulingkan Belanda. Selanjutnya pada tahun 1950 dirubah lagi fungsinya menjadi Markas Besar Komando Wilayah Pertahanan II Kodam IV/Diponegoro, dan terakhir dirubah lagi menjadi Museum Perjuangan Mandala Bhakti pada tahun 1987 hingga kini.

Suhu di luar Museum Mandala Bhakti memang panas, namun ketika sudah masuk gedung akan dingin. Karena hampir di tiap ruangan sudah dipasang AC. Pengunjung hanya dibebankan biaya parkir, untuk sepeda motor sebesar Rp. 2.000. Kemudian juga tersedia foodcourt untuk mengisi perut dengan banyak varian makanan. Untuk toilet sendiri juga gratis dan bersih. Jika ingin berkunjung ke sini jangan bingung dengan pintu masuknya, pengunjung tidak masuk lewat pintu depan, karena memang dikunci. Sehingga masuknya melalui pintu belakang gedung sebelah kanan, tepatnya disamping tangga. Bukan lewat depan masuknya, tapi lewat belakang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.