Belajar Sejarah Alam Indonesia di Munasain Yuk!

0
2150
Selamat datang di Museum Munasain.

Travellovers weekend ini mau kemana nih? Sudah ada rencana kah? Apalagi buat travellovers yang sudah memiliki anak nih, udah punya rencana kemana akhir pekan sama si kecil? Wah jangan bingung dong. Hehe

Nah ngomongin tentang rencana di akhir pekan, untuk travellovers yang ada di sekitaran Jabodetabek kayaknya nggak usah bingung deh. Karena kita tidak perlu jauh-jauh untuk keluar kota kalau kita tidak punya banyak waktu untuk bepergian.

Contohnya adalah Bogor. Yaps, kota yang di juluki Kota Hujan ini memang menyimpan banyak potensi yang tidak cukup satu dua kali untuk di explore. Selain wisata alamnya yang sangat mempesona di Kabupaten Bogor yang menjadi incaran para traveler, Kota Bogor pun punya banyak tempat yang cocok untuk dikunjungi saat akhir pekan.

Weekend ini saya mau jalan-jalan santai nih di sekitaran Kota Bogor nih. Entah mengapa Bogor menjadi candu buat saya. Selain udaranya yang sejuk, akses menuju Bogor pun mudah. Yah bisa dibilang salah satu alternatif ketika saya mulai bosan bolak-balik ibu kota. hehe

Sengaja dari Bekasi menuju Bogor saya menggunkaan KRL karena selain mudah, kali ini saya mau explore tempat-tempat yang lokasinya nggak terlalu jauh dari Stasiun Bogor. Benar saja, setelah sampai di Stasiun Bogor saya tertarik mengunjungi salah satu museum yang lokasinya nggak terlalu jauh dari Stasiun Bogor.

FYI ya travellovers, saya ini salah satu orang yang suka menggunjungi museum yah, apapun itu. Nah museum kali ini yang akan saya kunjungi adalah Museum Naional Sejarah Alam Indonesia atau disingkat Munasain. Btw, apa travellovers pernah denger Museum Munasain ini? Sebagian mungkin pernah mendengar dan sebagian mungkin sama sekali baru tau termasuk saya. Hehe

Jujur saya pun baru tau kalau ada museum ini. Ini pun berkat saya mengecek google maps dan mencari tempat wisata disekitaran Stasiun Bogor. Muncul lah tempat-tempat wisata dan sejenisnya, salah satunya adalah Museum Munasain ini.

Benar saja, cukup berjalan kaki sekitar 650 m atau sekitar 10 menit dari Stasiun Bogor kita akan sampai ke bangunan yang cukup tua dan sangat asri karena berada di sekitaran Kebun Raya Bogor atau di Jalan Ir. H. Juanda No. 22 – 24, Kota Bogor. Museum ini bernama Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia (Munasain).

Museum Munasain ini merupakan pengembangan dari Museum Etnobotani Indonesia (MEI) yang dicetuskan oleh Prof. Sarwo Prawirohardjo yang merupakan Kepala LIPI saat itu. Nah untuk Museum Munasain ini diresmikan pada tanggal 18 Mei 2016 oleh Wakil Kepala LIPI Dr. Achmadi Abas (Alm).

Memasuki Museum Munasain ini kita akan dikenakan HTM  sebesar Rp. 5000/orang, dengan waktu kunjungan Senin – Kamis pukul 08.00 – 16.00 WIB,  Jumat pukul 08.00 – 11.00 dan 13.00 – 16.30 dengan batas akhir waktu kunjungan pukul 16.00 WIB, dan Sabtu & Minggu pukul 09.00 – 14.00 dengan batas akhir waktu kunjungan 13.30 WIB.

Ini dia bentuk Perahu Layar yang sudah puluhan tahun.

Museum Munasain ini terdiri dari 2 lantai yah travellovers. Dan saya memilih untuk mengeksplor lantai 1 dulu. Di lantai satu kita akan melihat pameran-pameran yang sangat apik dengan perpaduan cahaya dan juga penempatan yang pas. Serta kita akan melihat megahnya perahu layar yang terbuat dari Kayu Randu dan berasal dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Nggak cukup sampai disitu travellovers, di lantai satu ini juga ada pameran tentang sejarah geologi, geografi dan biogeografi Indonesia. Ada juga evolusi kehidupan manusia serta evolusi dan diversitas kehidupan biotanya. Semuaya ini disajikan dalam diorama dan juga replika beberapa hewan dan jenis-jenis tumbuhan dari berbagai daerah di Indonesia.

Nah ini dia replika Bung Bangkai yang ada di Museum Munasain travellovers. Keren kan?

Salah satu replika yang membuat saya sangat tertarik adalah cantik dan eksotisnya replika Bunga Bangkai dan Bunga Rafflesia yang merupakan salah satu jenis bunga yang langka dan dilindungi di Indonesia. Ohiya di lantai satu ini juga tersedia teater loh travellovers. Di teater ini kita akan menyaksikan film dokumeter yang memiliki durasi sampai dengan 45 menit. Tapi teater ini hanya bisa dibuka untuk rombongan atau minimal pengunjung 20 orang, jadi kalau pengunjung dibawah 20 orang, teater nggak dibuka. Hehe

Selanjutnya saya turun ke lantai dasar, dilantai dasar kita akan mendapatkan pengetahuan baru tentang kearifan lokal masyarakat Indonesia yang memanfaatkan sumber daya alam yang di olah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada yang di olah untuk jadi makanan dan minuman, obat-obatan, sampai dengan alat-alat yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dan semua itu di tampilkan dalam ruang-ruang kaca besar. Keren banget kan?

Kalau ini sejarah pembagian zaman travellovers.

Di lantai lantai dasar juga kita akan melihat koleksi-koleksi artefak loh dan katanya jumlah keseluruhanya ada 2000 nomer koleksi dari seluruh penjuru nusantara. Wow banget kan travellovers. Artefak-artefak ini terdiri dari tumbuh-tumbuhan yang di olah kembali oleh masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan, kesehatan, sampai ke alat-alat perlengkapan untuk bertani, berburu sampai dengan meramu. Ohiya disini pun disediakan permainan tradisonal dan ada juga alat musik yang bisa kita mainkan loh. Serukan travellovers.

Gimana travellovers, udah punya gambaran kan untuk mengisi akhir pekan agar lebih bermanfaat. Tenang, museum ini ramah banget kok untuk semua pengunjung. Mau kalian sendirian, sama teman, atau ajak keluarga untuk bermain sambil belajar pun bisa. Yuk kita main ke Museum Munasain travellovers.

Jam Buka
Jumat
8.00 – 16.00 WIB
Sabtu Minggu
9.00 – 14.00 WIB
Senin s/d Kamis
8.00 – 15.30 WIB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.