Belajar Mendaki di Gunung Pundak

0
1015
Travelblogid Gunung Pundak.

Kegiatan mendaki mungkin terdengar menakutkan bagi orang awam. Begitupun yang penulis alami sewaktu akan berangkat kala itu. Ada rasa semacam khawatir dan was-was ketika perjalanan dimulai, apalagi waktu itu cuaca sedang musim hujan. Banyak cerita negatif seputar kegiatan mendaki yang tidak bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya dan beredar cukup luas. Tak jarang malah membuat orang ogah untuk mendaki karena takut dengan cerita-cerita tersebut, terutama cerita mistis. Padahal mendaki adalah suatu kegiatan yang menyenangkan.

Anda dapat menyegarkan pikiran dari sibuknya pekerjaan di kantor, lembaran bab skripsi, ataupun tugas sekolah yang kian bertambah tanpa ada habisnya. Asal kita mendaki dengan persiapan dan tetap menjaga adab ketika di perjalanan, yakinlah perjalanan pendakian kita akan lancar. Bagi Anda yang baru pertama kali melakukan kegiatan mendaki, alangkah baiknya agar memilih destinasi pendakian yang tidak terlalu tinggi dan memiliki trek yang cukup mudah untuk dijangkau.

Di Jawa Timur banyak sekali memiliki pegunungan yang indah untuk dieksplor, Gunung Pundak adalah salah satunya. Gunung Pundak bisa menjadi destinasi yang cocok bagi pendaki pemula. Mungkin namanya tidak setenar gunung-gunung lainnya di Jawa Timur. Namun jangan salah, view yang disuguhkan tidak kalah menarik dibanding gunung-gunung lainnya. Lokasinya pun cukup mudah dijangkau dari Kota Surabaya. Gunung Pundak berlokasi di Desa Claket, Kec. Pacet, Kab. Mojokerto, Jawa Timur. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.585 mdpl. Karena memiliki ketinggian yang relatif rendah dibanding gunung lainnya, tempat ini sangat cocok bagi para pendaki pemula yang sedang belajar atau baru pertama kali melakukan kegiatan hiking.

Suasana di sekitar Puncak Gunung Pundak.

Gunung Pundak memiliki medan yang relatif mudah dan cukup bersahabat. Track yang tidak begitu banyak memiliki tanjakan sangat cocok bagi Anda yang ingin belajar mendaki gunung. Jalur menuju ke pos pendakian ini cukup mudah diakses karena akses jalan yang sudah sangat bagus. Untuk menuju ke lokasi, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor. Agar tidak tersesat jangan lupa perhatikan rambu-rambu atau gunakan aplikasi Google Maps di Handphone Anda.

Di gapura pintu masuk, Anda akan dikenakan biaya masuk sekitar Rp. 10.000. Beberapa ratus meter kemudian anda akan tiba di Pos Pendakian Puthuk Siwur. Anda tinggal memarkir kendaraan anda di tempat parkir yang telah disediakan. Di lokasi ini juga terdapat warung makan bagi anda yang ingin memesan makanan berat, cemilan, gorengan, ataupun minuman hangat seperti the atau kopi.

Anda diwajibkan melakukan registrasi di pos pendakian dengan biaya retribusi sekitar Rp. 10.000. Anda dan rombongan diwajibkan mengisi data diri di pos pendakian tersebut. Selanjutnya Anda bisa segera melanjutkan perjalanan. Pada saat penulis dan rombongan mendaki ke Gunung Pundak, kami berangkat dari pos pendakian hari Sabtu sekitar pukul 8 malam. Tenang, di lokasi ini cukup aman untuk melakukan pendakian pada malam hari. Banyak pendaki yang mendaki pada sore sampai malam hari di lokasi ini. Tentunya penulis lebih merekomendasikan Anda untuk mendaki ketika pagi sampai sore hari, apalagi jika cuaca telah memasuki musim hujan. Jika terpaksa mendaki pada malam hari, usahakan Anda mengajak anggota rombongan yang sudah cukup mahir mendaki untuk mengawal perjalanan.

Pemandangan dari Gunung Pundak.

Di perjalanan kami melalui hutan dengan pohon-pohon pinus yang tinggi. Medan yang kami lalui cukup ringan. Pada beberapa bagian terdapat jalanan menanjak yang cukup merepotkan dan menguras tenaga kami, apalagi bagi pendaki pemula. Jika lelah, Anda tinggal istirahat sebentar untuk duduk dan minum sambil memandangi langit di sekitar pegunungan yang sangat cerah bertaburan bintang jika Anda beruntung. Ketika kami mendaki kami cukup beruntung bisa menyaksikan bintang-bintang dan cahaya lampu kota Mojokerto. Track yang kami lewati pada beberapa bagian terdapat jalanan yang becek dan licin akibat hujan pada malam sebelumnya. Penulis sangat menyarankan agar berhati-hati ketika mendaki pada musim hujan. Gunakan sepatu atau sandal khusus untuk mendaki agar tidak mudah tergelincir di track yang licin.

Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 2,5 jam. Kami akhirnya tiba di lokasi camping Gunung Pundak. Jam sudah menunjukkan pukul 22.30 malam dan kami segera bergegas mendirikan tenda karena cuaca yang sudah mulai dingin menusuk kulit. Jangan heran jika Anda mendaki di sini pada akhir pekan, Anda akan menemui tenda yang berjajar memenuhi area camping Gunung Pundak. Karena itu penulis merekomendasikan agar Anda melakukan pendakian tidak terlalu malam. Itu karena semakin malam lokasi ini akan semakin penuh dengan tenda-tenda pendaki lain. Setelah tenda berdiri, kami memutuskan untuk segera beristirahat.

Hamparan dari Gunung Pundak.

Pagi telah tiba, jam sudah menunjukkan pukul 4 pagi. Kami pun terbangun untuk menikmati sunrise. Cuaca cukup cerah pagi ini sehingga kami dapat menikmati matahari terbit yang indah berwarna jingga. Kami berjalan-jalan di sekitar area camping untuk menikmati pemandangan dan berfoto-foto. Tampak di seberang puncak Gunung Pundak berdiri megah Puncak Gunung Welirang yang terlihat cukup dekat. Pagi itu Gunung Pundak cukup ramai dengan pendaki dari berbagai kota di Jawa Timur maupun luar Jawa Timur.

Puas berfoto, kami pun kembali ke tenda untuk sarapan dan bergegas untuk turun dari gunung. Setelah tenda dan barang-barang kami kemasi, kami pun mulai berjalan untuk kembali ke Pos Pendakian. Di tengah jalan yang kami lewati semalam, kami melewati hutan pinus yang sangat asri. Pemandangan sangat indah di bawah pohon-pohon pinus yang rimbun. Banyak pendaki yang berhenti disini untuk sekedar ber-selfie atau berfoto bersama teman-temannya.

Kami tiba di Pos Pendakian pukul 11 siang setelah memakan waktu perjalanan sekitar 1,5 jam.

Nah begitulah cerita singkat perjalanan penulis dan rombongan ketika mendaki Gunung Pundak. Apakah anda tertarik untuk mencobanya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.