Balok Babakan, Camilan Khas Pandeglang yang Mengenyangkan

0
1088
Balok dan Sudrek.

Warungnya tidak terlalu besar, tapi pengunjungnya bisa antri berlama-lama. Ya, inilah warung kue basah khas Pandeglang yang diberi nama Balok. Ada banyak pedagang Balok di Pandeglang yang bisa Travelovers temukan. Tapi, jika ingin merasakan Balok yang enak dan mengenyangkan, kamu bisa mendatangi warung penjual Balok di Kampung Babakan, Kecamatan Cikedal yang setiap harinya pasti ramai. Jika, menjelang sore hari warungnya terlihat sepi. Nah, berarti baloknya sudah habis, kamu harus menunggu keesokan harinya.

Jika artikel saya sebelumnya menceritakan tentang ketenangan alam di Situ Cikedal. Tidak jauh dari situ ini, hanya berjarak kurang dari 1 km, kamu akan menemukan Warung Balok Ibu Jamsinah yang sudah terkenal di daerah ini, terutama di Kabupaten Pandeglang. Posisi warungnya memang berada di pinggir jalan, tapi karena jalan yang menurun pas di depan warungnya, mungkin bisa saja tidak terlihat oleh kamu, kecuali kalau kamu melajukan kendaraannya dengan kecepatan yang sedang. Di sebelah kanan jalan, arah menuju Kecamatan Labuan, kamu akan melihat beberapa orang yang berkumpul. Nah, di situlah warung Balok Babakan Ibu Jamsinah berada.

Balok Makanan Khas Pandeglang.

Balok adalah kue yang terbuat dari singkong yang dikukus, kemudian ditumbuk sampai halus dan kenyal. Ketika saya melihat pembuatan balok ini, tidak tahu bumbu apa lagi yang dimasukan ke dalam tumbukan singkong ini. Apa mungkin karena singkongnya merupakan singkong pilihan yang berkualitas bagus, jadi walaupun tidak ditambahi oleh bumbu-bumbu lain rasanya sudah sangat enak. Apalagi setelah balok ini dipotong-potong dan dimasukan ke dalam bungkus daun pisang dan dicampur dengan serundeng dan bawang goreng, aromanya menjadi tambah wangi.

Ketika berada di warung ini, jangan merasa terganggu dengan suara alu yang di tumbukan ke dalam wadah berupa baskom plastik atau wadah kayu. Karena, itu hanyalah suara dari cara pembuatan balok di dapur belakang. Oh iya, kamu juga bisa masuk ke dapur untuk melihat proses pembuatan baloknya. Seru, bisa sambil ngobrol dengan si pembuatnya. Walaupun warungnya kecil dan hanya tersedia tiga bangku panjang yag terbuat dari kayu, tapi suasana tradisionalnya bisa membuat kamu betah berlama-lama di sini. Fasilitas lainnya juga cukup lengkap, seperti musala dan toilet.

Sebenarnya balok ini hanyalah sebuah camilan berupa kue basah. Tapi, porsinya yang mengenyangkan malah sering dipakai sebagai menu makan siang. Tidak salah ya Travelovers, jika sebagian orang sudah cukup kenyang dengan makan balok yang terbuat dari singkong ini. Karena, singkong merupakan staple food atau makanan pokok bagi sebagian penduduk Indonesia di beberapa daerah. Jadi, cemilan ini cukup memberikan tenaga untuk aktivitas selanjutnya.

Sudrek Susu Bandrek.

Di Warung Balok Babakan Ibu Jamsinah ini, tidak hanya dijual balok saja, tapi ada makanan khas daerah lainnya yang dijual, seperti emping menes, keceprek dengan rasa pedas dan gurih, otak-otak panggang yang tidak kalah enaknya, dan bandrek. Kebanyakan, pembeli juga memesan minuman hangat ini sebagai minuman pelengkap saat makan balok. Kalau minuman yang sering saya pesan adalah sudrek, kependekan dari susu bandrek. Rasanya hangat, aroma dari jahenya sangat terasa, dan juga ada rasa manis dari susu. Minuman ini sangat pas untuk diminum setelah berenang di pantai. Rasa lapar bisa hilang dengan memakan balok yang cukup mengenyangkan dan badan yang terasa dingin setelah melakukan aktifitas di pantai bisa hilang dengan hangatnya minuman bandrek atau sudrek.

Yuk, Travelovers, mampir ke Warung Balok Babakan Ibu Jamsinah. Harganya juga cukup terjangkau, satu porsi balok dan satu gelas sudrek hanya berharga sekitar Rp. 10.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.