Bagai Green Canyon! Rafting dan Berkaca di Kejernihan Air Welo Asri Pekalongan

0
341
Sabtu malam, malam minggu yang dipenuhi muda mudi berkumpul bersama menikmati weekend. Sama halnya denganku, menyeruput kopi bersama para lelaki jomblo. Bercengkrama merencanakan perjalanan esok hari. Yups! Adventure! Travelling! Hepi-hepi kembali ke alam. Tapi ada rencana terselubung sebenarnya di trip kali ini. Yang pada mulanya adalah tugas survey lokasi untuk pelatihan diklat komunitas pecinta alam. Setelah rapat semalam suntuk dan menghabiskan stok kopi pak pembina. Keesokan hari, kami berangkat menuju lokasi survey.
Berada di Kota Batik Pekalongan, Petungkriyono menyuguhkan pemandangan alam yang paling damai. Membutuhkan kurang lebih 2 jam dan 30 menit perjalanan dari Kota Kendal dengan mengendarai sepeda motor. Akses jalan menuju lokasi sudah bagus dan mudah karena memang dikelola dengan baik oleh warga sekitar bersama pemerintah.

Mungkin sahabat travelblog.id kurang familiar dengan tempat wisata Welo Asri Petungkriyono ini, karena memang sifatnya yang masih baru dan sedang gencar – gencarnya dilakukan promosi oleh pemerintah daerah setempat. Apalagi daya tarik Pekalongan cenderung dari segi fashion-nya kan. Tak lain adalah batik, pusat warisan budaya yang diakui dunia. Oleh karena itu wisatawan luar kota maupun manca negara lebih banyak menghabiskan waktu mereka untuk berbelanja di pusat kota, atau bagian pasar batiknya saja.

Selamat datang di National Nature Heritage
Selamat datang di National Nature Heritage.

Petungkriyono merupakan nama sebuah desa yang berada di ujung Kota Batik, namanya memang agak sedikit sulit untuk dilafalkan dan diingat. Namun, dijamin sensasi outbond arung jeram disungainya tak mudah terlupakan. Setibanya kami di lokasi desa, kami langsung diarahkan untuk mengganti pakaian dan memakai APD. Ada helm, rompi pelampung, dan sandal khusus yang disediakan. Alat perlindungan diri ini sangat penting sekali adanya, jadi sifatnya wajib dikenakan ya. Setelah semua dikenakan, pemandu akan memberi penjelasan singkat tentang rute, posisi yang benar, larangan dan petunjuk lainnya.

kejernihan air Petungkriyono
kejernihan air Petungkriyono.

Untuk menuju anak sungai yang memiliki aliran menantang dan cocok untuk aktifitas tubing. Pemandu mengajak kami menaiki mobil pick up, kurang lebih 1 km dari tempat parkir tadi. Di Petungkriyono, posisi start tubing berada 1 km di atas start rafting. Alasannya tahu kan sahabat travelblog? Karena tubing itu menggunakan ban besar jadi perlu aliran sungai yang tidak begitu deras dan bebatuan sungainya sedikit cenderung mulus. Sehingga dari titik start kita bisa meluncur asyik tanpa adanya aral rintangan menghadang. Sedangkan untuk rafting diperlukan aliran yang cukup deras (terlalu deras juga berbahaya) agar bisa menggerakan perahu karet bersama regu. Disini rute untuk tubing 1 km panjangnya kemudian perlu 2 km untuk mencapai finish rute rafting.

Welo Asri Pekalongan
Safety first sebelum meluncur.

Pada kesempatan kunjungan survey kami hanya mencoba tubing saja,

berikut dokumentasinya.

Selain 2 outbond yang memacu adrenalin tadi, disini juga ada flying fox, seutas tali yang sengaja dibentangkan sebagai jembatan untuk menyebrangi sungai, dan hiking sejauh 1 km dilengkapi dengan posnya. Ada air terjun juga, jatuhnya air tidak terlalu deras sehingga cocok untuk bermain air ala ala.

Fasilitas yang sudah disediakan ada mushola, wc, kantin yang menjual makanan dan minuman, ruang ganti, dan juga tempat parkir yang luas.

Welo Asri Pekalongan mirip Green Canyon
Ini di muaranya, mirip Green Canyon.

Selanjutnya, kami melanjutkan survey di sekitar desa, menyusuri aliran air terjun dan sungai. Dan beberapa menit berjalan kami menemukan muara yang tenang dan jernih ini. Sungguh indah saking jernihnya batu kecil – kecil didasarnya terlihat. Tidak ada sampah satu pun, masih alami, dibatasi tebing jadi serasa berenang di green canyon.

Jadi, sahabat travelblog.id yang penasaran dengan green canyon Pekalongan dan ingin mencoba sensasi tubing rafting air jernih yang masih alami di Petungkriyono ini sangat rekomendasi sekali. Untuk retribusinya sangat murah sekali. Tiket masuk 4 ribu, sewa ban 15 ribu dan paket river tubing 9 orang 75 ribu rupiah.

Jam Buka
Setiap hari 08.00 - 15.00 Wib

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.