Backpacking Hemat dan Lancar? Lakukan 5 Cara Ini

0
664
Menikmati tempat wisata di sekitar Jalan Legian.

Banyak cara traveling low budget yang dilakukan oleh banyak orang. Cara ini memberikan kesempatan bagi mereka yang memang ingin pergi ke banyak tempat wisata, tapi dengan pengeluaran biaya transportasi ataupun akomodasi yang cukup murah. Backpacking adalah salah satunya. Gaya traveling dengan hanya membawa backpack atau ransel ini menjadi pilihan banyak orang, karena walaupun tetap mengeluarkan biaya perjalanan dan akomodasi, tapi pengeluarannya bisa lebih hemat.

Nah, Sobat Traveler, ada beberapa cara agar ketika kamu akan atau sedang ber-backpacking, pengeluaran kamu bisa seminimal mungkin. Berikut 5 cara yang bisa kamu lakukan:

1. Lebih Awal Lebih Murah

Tiket Kereta Ekonomi Murah ke Jogja.

Ketika saya backpacking ke Bali dan Yogyakarta dengan menggunakan kereta api, saya sudah membeli tiket perjalannya jauh-jauh hari, bahkan sekitar satu setengah bulan sebelumnya. Dengan membeli tiket lebih awal ini, saya mendapat tiket kelas ekonomi yang tentunya lebih murah jika dibanding dengan membeli tiket beberapa hari sebelum keberangkatan. Dengan membeli tiket lebih awal, saya bahkan bisa menghemat biaya perjalanan sampai 50%.

2. Lebih Banyak Lebih Hemat

Dengan ber-backpacking, tentu intinya adalah menghemat pengeluaran. Bukan hanya pengeluaran untuk transportasi ataupun akomodasi saja, pengeluaran untuk makan pun sebisa mungkin harus dihemat. Tapi, bukan berarti kamu harus menahan rasa lapar di perjalanan agar uangmu utuh. Makan dan minum tetap harus kamu penuhi agar badanmu tetap sehat dan bugar selama diperjalanan.

Nah, ketika memilih untuk melakukan backpacking, saya menyiasati biaya makan ini dengan membawa perbekalan dari rumah. Di awal perjalanan, saya membawa bekal makan siang dan malam yang sudah dipersiapkan dari rumah. Air minum pun saya bawa dengan botol ukuran besar. Ada juga beberapa snacks dan kue di rumah yang belum sempat dimakan, tidak lupa saya bawa. Dengan begitu saya bisa menghemat pengeluaran untuk makan dan minum selama satu atau dua hari.

Menjadi backpacker tentu hanya membawa sebuah backpack untuk hanya menyimpan barang-barang yang simple tapi dibutuhkan, seperti baju, celana, perlengkapan mandi, dan alat komunikasi. Dengan membawa perbekalan dari rumah, kamu memang harus membawa tas lebih dari satubisa ditambah daypack, kantong plastik, sling bag, atau tas jinjing. Walaupun begitu, untuk pengeluaran tentu akan lebih hemat.

3. Lebih Murah Belum Tentu Lebih Nyaman

Backpacking menggunakan kereta api ekonomi.

Selama backpacking, tenaga kamu pasti banyak terkuras dengan bergonta-ganti jenis transportasi. Setelah sampai ke tempat tujuan, yang pertama dibutuhkan adalah beristirahat dengan baik. Nah, kalau menurut saya, ketika sampai di tempat tujuan, kamu jangan terlalu pelit dalam mengeluarkan biaya untuk penginapan. Kasihan kan badanmu yang butuh istirahat!

Pengalaman saya, ketika backpacking ke Bali dan Yogyakarta, saya tidak memaksakan diri untuk menginap di penginapan yang sangat murah, kadang ada yang hanya berharga sekitar 50 ribu atau dibawah 100 ribu rupiah per malam. Karena, menurut saya semakin murah penginapan mungkin kenyamanan dan fasilitasnya semakin berkurang. Terbukti dari beberapa komentar dan penilaian yang saya baca di aplikasi booking hotel. Kenyamanan dan fasilitas utama, seperti kamar mandi atau lingkungan yang tenang, tidak terlalu memuaskan, akhirnya kamu tidak akan bisa tidur dengan nyenyak.

Memang kenyamanan dan fasilitas yang dibutuhkan dari setiap orang berbeda-beda. Tapi kalau saya, saya cukup merasa sangat nyaman dengan lingkungan penginapan yang tidak terlalu berisik, kamar mandi bersih, kipas angin, dan teras depan kamar. Biasanya harga untuk jenis penginapan ini berkisar kurang antara 125 – 150 ribu rupiah.

4. Lebih Dekat Lebih Baik

Penginapan yang berada di dekat banyak tempat wisata tentu akan sangat menguntungkan. Karena, kamu bisa menghemat biaya transportasi. Nah, walaupun penginapan tersebut tidak kamu dapatkan, yang terpenting adalah kamu tidak terlalu jauh untuk menuju ke beberapa tempat wisata, masih bisa dilakukan dengan hanya berjalan kaki.

Ketika saya menginap di sekitar Jalan Legian dan Jalan Malioboro, saya mulai mencari keseruan dan keunikan apa yang ada di sekitar kedua jalan tersebut dengan cara berjalan kaki. Setelah puas, saya kemudian menuju ke tempat-tempat wisata di sekitarnya yang masih bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau dengan transportasi yang biayanya cukup murah.

5. Lebih Teratur Agar Lebih Segar

Backpacking ke daerah pantai.

Teratur disini dalam arti, kamu harus mengatur diri agar tidak terlalu kelelahan. Mendatangi banyak tempat wisata tentu akan memuaskan diri kamu, karena kamu bisa tahu lebih banyak tempat. Tapi, memaksimalkan waktu di hanya satu atau dua tempat saja dalam sehari tentu tidak akan merugikan diri kamu juga. Yang terpenting, di tempat wisata tersebut kamu bisa mengatur kapan kamu beristirahat, makan, menikmati keindahan, dan kapan tubuhmu siap untuk mulai perjalanan lagi. Dengan mengatur waktu dan tidak terburu-buru, badan kamu tidak akan terlalu capek. Dan, yang terpenting adalah kamu masih bisa punya banyak tenaga untuk perjalanan pulang.

Nah, Sobat Traveler, itulah 5 cara untuk mempersiapkan perjalanan backpacking kamu agar lebih hemat dan lancar, serta dapat memberikan pengalaman liburan yang luar biasa. Jangan lupa di coba, ya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.