Art in Paradise Chiang Mai: Museum Lukisan 3D yang Unik dan Menarik

0
267
Kucing menggemaskan yang kali ini ukurannya lebih besar dari manusia.

Pada bulan februari tahun lalu, aku sempat berkunjung ke art exhibition dengan tema Haluu World yang pada saat itu berlokasi di Plaza Indonesia. Tempat ini juga banyak disebut sebagai instagrammable exhibition karena setiap sudut dari tempat ini sangat menarik dan cocok sebagai spot foto untuk diunggah di account Instagram. Karena hal itu, aku juga jadi teringat kunjunganku ke lokasi yang serupa dengan tempat ini yaitu Art in Paradise yang berlokasi di Chiang Mai, Thailand. Saat itu aku sudah cukup puas mengitari berbagai kuil dan ingin mencari suasana baru.

Museum ini menurutku merupakan salah satu tempat yang menyenangkan di Kota Chiang Mai untuk berfoto bersama teman, pasangan, atau keluarga. Di dalam museum ini terdapat lebih dari 130 gambar ilusi yang berbeda-beda. Setiap lukisan digambar dalam bentuk 3D yang memungkinkan untuk kita menjadi seolah-olah tampak berada didalam gambar. Menurut referensi, museum ini termasuk salah satu museum 3D terbesar di dunia. Pengalaman melihat karya seni 3D sendiri merupakan pengalaman pertama bagiku, sebelumnya aku sering melihat foto di internet di mana dari sudut kanan, tampak seolah-olah trotoar membuka ke jurang yang menganga. Dan di museum ini, aku menemukan banyak sekali lukisan yang luar biasa bahkan jauh lebih baik daripada yang aku bayangkan.

Pintu masuk menuju museum.

Sungguh menakjubkan bagaimana museum seni ini membuat aku tidak pernah memalingkan perhatian dan fokus berkeliaran menikmati lukisan-lukisan yang disajikan. Setiap zona memiliki tema yang akan membawa kita pada serangkaian pengalaman yang tidak terduga apa yang akan terjadi selanjutnya. Lukisan air mengalir, kelopak yang menetes ke lantai, bunga-bunga dan kupu-kupu dapat terlihat menghilang secara ajaib dan berpadu saat kita melompat di antara mereka. Sungguh pengalaman yang menyenangkan!

Museum Art in Paradise terbagi menjadi 6 zona termasuk dunia bawah laut, area satwa liar, seni klasik, Mesir kuno, seni surealis, dan zona dinosaurus. Untuk mengelilingi semua zona di museum, ini rata-rata pengunjung menghabiskan sekitar 2 jam atau lebih. Jadi jika berencana berkunjung ke sini siapkan waktu yang cukup panjang pada itinerary-mu ya. Dan yang tidak kalah penting adalah untuk menyiapkan baterai kamera atau smartphone-mu agar bisa mengabadikan setiap momen dari museum ini.

Mengingat suasana temperatur udara di Thailand yang sering kali cukup panas, kita tidak perlu khawatir karena museum ini dilengkapi dengan AC, sehingga kita bisa nyaman mengitarinya. Di area museum juga terdapat restoran dan kedai kopi yang tersedia di pintu masuk dan pintu keluar museum. Kata-kata yang tepat untuk menggambarkan suasana di museum ini adalah cerah, brilliant, colourful, menyenangkan, dan membawa banyak tawa.

Welcome to the jungle!

Berdasarkan referensi, Chiang Mai Art in Paradise pertama kali dibuka pada bulan Juli tahun 2013. Menjadi pelopor museum art pertama di Thailand Utara. Galeri ini dilukis oleh sekelompok seniman dari korea. Museum ini didirikan dan didanai oleh Jang Kyu Suk asal Korea. Museum ini sangat cocok untuk bersenang-senang dengan berbagai pose yang menarik dan ada juga yang berpose konyol (lucu). Jadi jangan malu untuk berpose semenarik mungkin ya! Keluarkan ekspresi terbaikmu!

Chiang Mai Art in Paradise mulai beroperasi pada pukul 09.00 – 21.00 (Loket tiket tutup pada pukul 19.30). Harga tiket untuk mengunjungi museum ini adalah 300 Bath atau sekitar Rp 135.000 untuk orang dewasa dan 200 Bath atau sekitar Rp 90.000 untuk anak-anak. Museum ini berlokasi di Chang Klan Road, Tumbol Changklan, Muang Chiangmai, Thailand 50200. Sebagai patokan, Art in Paradise terletak berdekatan dengan Night Bazaar Chiang Mai di Changklan Road dan berada di antara Hotel Shangri La dan Empress.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.