Alor Street Food: Pusat Wisata Kuliner Terbaik di Kuala Lumpur, Malaysia

0
202
Suasana keramaian di sepanjang Jalan Alor.

Jalan Alor adalah salah satu tempat yang paling direkomendasikan ketika mencari tempat untuk dikunjungi di Kuala Lumpur, Malaysia. Di sinilah pusat wisata kuliner jalanan alias street food paling meriah dan happeing seantero KL. Seluruh karakter kota akan berubah ketika memasuki area Jalan Alor. Semua germerlap pusat perbelanjaan modern di jalan Bukit Bintang digantikan dengan suasana seperti di masa lalu. Sebenarnya pada siang hari tidak banyak aktivitas yang terjadi di sini. Namun, saat matahari terbenam, barulah jalanan akan sibuk dengan berbagai kegiatan. Memasuki area Jalan Alor, kita akan disambut dengan pemandangan lampion-lampion yang digantung sepanjang jalan untuk menambah keindahan dan semarak suasana yang ramai.

Suasana keramaian di sepanjang Jalan Alor.

Sedikit berbeda dengan street food lainnya, makanan di sini banyak dijajakan di restoran-restoran permanen pinggir jalan. Namun, kursi dan mejanya digelar hingga separuh badan jalan, membuat area jalan terkesan sangat ramai. Ada banyak juga kedai-kedai cemilan di bagian tengah hingga ujung jalan yang membuat perburuan kuliner semakin menarik.

Restoran di sekitar Jalan Alor didominasi oleh seafood yang sangat enak dan tergolong lebih murah bila dibandingkan dengan restoran seafood pada umumnya. Selain itu, tersedia juga daging panggang, mie, dan berbagai jenis dessert khas Malaysia yang sangat lezat. Salah satu makanan yang paling banyak diburu wisatawan di Jalan Alor adalah durian. Terdapat kedai-kedai kecil yang menjual durian dalam bentuk utuh maupun paket kecil dengan harga yang cukup terjangkau. Durian di sini tidak perlu diragukan lagi kenikmatannya.

Dimsum yang sangat lezat!.

Harga makanan yang dijajakan di sini termasuk bersahabat untuk ukuran kota besar seperti Kuala Lumpur. Satu menu makanan bisa didapat dengan harga mulai 5-15 ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 20.000 sampai Rp 60.000. Untuk harga minumannya berkisar 2-3 Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 7.000 hingga Rp 10.000.

Sebagai pencinta dimsum dan melihat tampilannya yang sangat menarik, aku langsung ingin mencicipinya. Untuk harganya ada yang 5 pcs = 6 RM, ada juga yang 8 pcs = 10 RM.

Sebagian besar restoran di sini menawarkan masakan Cina karena memang pemiliknya adalah warga Malaysia etnis Tionghoa. Nah, pastinya untuk Muslim harus berhati-hati karena kebanyakan restoran ini menjual babi sebagai salah satu menu andalan. Tapi jangan khawatir! Ada juga yang hanya menjual seafood yang dimasak khas Cina dan pastinya dengan tampilan yang sangat menggoda selera.

Camilan seafood yang bisa langsung dinikmati.

Selain masakan Cina, terdapat juga masakan Thailand yang berada di bagian tengah hingga ujung jalan. Rupanya ada zona tersendiri di Jalan Alor ini; zona masakan Cina dan masakan Thailand. Ada pula masakan unik seperti frog porridge alias bubur kodok yang menjadi salah satu makanan khas Thailand.

Jalan Alor sangat mudah dijangkau melalui transportasi kereta monorel. Caranya, kamu hanya perlu turun di Stesen Imbi (Stasiun Imbi) atau Bukit Bintang. Kalau dari stasiun, tinggal berjalan menyusuri Lorong Pudu atau Jalan Bulan menuju Jalan Bukit Bintang. Setelah itu arahkan langkah ke Jalan Changkat Bukit Bintang, maka Jalan Alor akan terlihat jelas di sisi kiri. Jika dari Stesen Bukit Bintang, tinggal langkahkan kaki ke Jalan Bukit Bintang seperti halnya petunjuk di atas. Dari Plaza Low Yat, pusat penjualan IT dan telekomunikasi terlengkap di KL, Jalan Alor bisa dijangkau kira-kira 10 menit dengan jalan kaki.

Lokasi Alor Street Food tepatnya berada di Jalan Alor, Bukit Bintang, 50200 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia. Alor Street Food buka setiap hari, mulai buka di sore hari dan tutup sekitar jam 2-3 pagi waktu setempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.