Air Terjun Tumpak Sewu: Niagara Van Java

0
56
Air Terjun Tumpak Sewu tampak dari atas.

Lumajang sudah menampakkan eksistensinya sebagai kawasan ‘Gemah rimpah loh jinawi’ yang berarti bahwa Lumajang adalah kawasan tentram dan makmur serta sangat subur tanahnya. Tak lekang oleh zaman. Beberapa kawasan yang masih rimbun oleh pekatnya hutan, kini menjadi destinasi wisata alam. Nah, salah satu destinasi yang menarik dan sangat ikonik di Lumajang adalah Tumpak Sewu. Sesuai dengan namanya Tumpak Sewu merupakan salah satu air terjun yang memiliki seribu jeram. Bukan suatu yang berlebihan jika saya menyatakan bahwa air terjun Tumpak Sewu ini sebagai air terjun Niagara-nya Indonesia, karena selain bentuk dan pesonanya yang mirip dengan air terjun Niagara, juga memiliki kesan lokal ala alam tropis.

Terdapat dua rute untuk dapat menikmati panorama air terjun Tumpak Sewu ini. Yaitu, melalui kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang. Secara administratif air terjun Tumpak Sewu termasuk dalam wilayah Kabupaten Lumajang. Mungkin wisatawan dari luar provinsi lebih mengenal rute dari kabupaten Malang, padahal rute dari kabupaten Lumajang lebih menantang adrenalin dan memiliki keindahan yang tak kalah mengagumkan dari rute Kabupaten Malang.

Tulisan ini berdasarkan pengalaman saya ketika melewati rute dari Kabupaten Lumajang. Lokasi lebih tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Setelah membayar tiket masuk sebesar Rp. 10.000, kalian akan melewati jalan yang berada di perkebunan salak milik warga. Setelah sampai pada spot pertama kalian bisa mengabadikan foto berlatar belakang Tumpak Sewu. Tak puas dengan itu, kalian bisa mengambil spot dari dekat, dengan cara menuruni tebing untuk dapat merasakan sensasi berbeda.

Pesona Air Terjun Tumpak Sewu dari Bawah

Menuruni tebing yang curam dengan beratus-ratus anak tangga menjadi hal yang menarik, karena selain memacu adrenalin, juga terdapat hal yang membuat kita semakin bersemangat untuk menikmati panorama air terjun dari bawah. Pada beberapa ruas jalan, terdapat jalan yang berupa sungai kecil dengan aliran air deras, hal ini menjadi daya tarik dan merupakan suatu hal yang khas dari kompleks wisata Tumpak Sewu. Dengan Rimbunnya pepohonan yang berada disamping kiri dan kanan jalan menuju kebawah, membuat saya tak perlu khawatir akan kepanasan. Ketika sampai di bawah, kalian akan mendengar deruan air yang berasal dari air terjun Tumpak Sewu. Hingga di lokasi ini, kalian masih belum bisa melihat panorama air terjun, karena air terjun Tumpak Sewu masih tersebunyi di balik kelokan Tebing.

Setelah berjalan sebentar menuju lokasi air terjun Tumpak Sewu dari bawah, saya terpesona dengan jejeran air terjun yang mengelilingi tebing. Saya mencoba menyeberangi sungai untuk mencari lokasi yang pas. Setelah berada di atas bongkahan batu yang berada tepat di tengah, saya berfikir bahwa orang lain harus melihat keindahan ini. Kurang puas dengan hanya menikmati keindahan panorama air terjun Tumpak sewu, saya mengabadikannya dengan menambah galeri foto.

Air Terjun Tumpak Sewu.

Tips dan saran jika ingin berkunjung ke Ranu Klakah:

  • Jangan berkunjung ke Tumpak Sewu pada musim hujan, karena berpotensi banjir dan medan semakin berat.
  • Berstamina baik dan membawa bekal air minum ketika ingin menikmati panorama Tumpak Sewu dari bawah.
  • Jangan lupa membawa baju ganti bagi kalian yang ingin menuruni tebing, karena mungkin saja terciprat air terjun.

Kurang puas dengan air terjun Tumpak Sewu, kalian juga bisa mengunjungi Goa Tetes yang berada tak jauh di sebelah timur air terjun Tumpak Sewu. Destinasi wisata alam lainnya adalah air terjun Kapas Biru. Bagaimana, apakah kalian tertarik mengunjungi air terjun Tumpak Sewu? Yuk kunjungi Niagara-nya Indonesia ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.