Aia Aka, Minuman Jadul Khas Sumatera Barat yang Menyehatkan

1
1194
Daun Cincau.

Pernah mendengar minuman aia aka? Jika kalian pernah mampir ke Sumatera Barat, pasti kalian sudah tidak asing lagi dan sudah mencoba uniknya minuman yang satu ini. Sumatera Barat memiliki berbagai kuliner dan minuman khas yang sudah tidak diragukan lagi kelezatanya. Mulai dari minuman sehat dan menyegarkan, camilan yang cocok untuk ngemil dan oleh-oleh, sarapan pagi hingga makanan berat berupa Nasi Padang yang membuat kita gagal diet.

Aia aka adalah minuman menyehatkan yang sering ditemukan di pinggir jalan dekat keramaian seperti di pasar, di depan sekolah, di depan Rumah Sakit yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Barat. Minuman ini merupakan minuman yang dari zaman dahulunya digemari hingga sekarang oleh semua kalangan. Kalau dari segi harga, aia aka tergolong minuman yang sangat ramah di kantong mengingat khasiat dan kandungan gizi di dalamnya. Satu bungkus aia aka dijual mulai dari harga Rp 5000 saja.

Aia aka adalah minuman yang sangat cocok diminum saat panas terik, paduan cincau daun dan air santan bergula merah membuatnya terasa nikmat untuk diseruput dan kandungan karbohidrat yang berasal dari cincau bisa sebagai alternatif penunda lapar dan memiliki rasa seperti jeli tawar. Aia aka di Sumatera Barat tidak melulu sebagai sajian minuman untuk berbuka puasa saja, namun selalu tersedia di hari biasa yang dijual menggunakan gerobak dorong.

Jelly daun cincau.

Aia aka dalam bahasa Indonesia adalah air cincau daun, aia aka adalah sebutan untuk minuman yang berasal dari tanaman daun cincau yang banyak ditemukan di wilayah mana saja di daerah Asia, khususnya Indonesia termasuk Sumatera Barat yang tumbuh liar. Daun cincau tumbuh dengan cara merambat, daunnya hijau menyerupai bentuk “love” seperti daun sirih, namun dari segi teksturnya memiliki bulu halus, berbeda dengan daun sirih yang halus permukaannya.

Cara pembuatan aia aka tergolong mudah, daun cincau cukup diremas-remas dengan air dalam sebuah wadah hingga mengental, lalu disaring dan dibiarkan sesaat hingga membeku. Terakhir adalah membuat kuah dengan menggunakan santan, gula merah dan susu kental. Terkadang, minuman ini juga menawarkan campuran lain seperti perasan jeruk nipis, atau air daun kacang 7 jurai.

Aia aka.

Cincau yang terdapat dalam minuman aia aka memiliki kandungan yang kaya akan gizi diantaranya berupa protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Kandungan gizi tersebut memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Di Sumatera Barat, aia aka dipercaya sebagai obat penawar panas dalam dan demam, jadi apabila ada anggota keluarga yang terserang demam atau mengalami panas dalam, biasanya yang selalu dicari adalah “ubek tawa” yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah obat penawar seperti minuman aia aka ini.

Selain itu, manfaat lain dari daun cincau adalah sebagai antinflamasi, pencegahan osteoporosis, mematikan sel tumor dan kanker, obat hipertensi, radang lambung dan diabetes mellitus serta penyakit lainnya. Jadi, jika travelers berkunjung ke Sumatera Barat, jangan lupa untuk mampir dan duduk di sekitar pinggir jalan untuk menikmati segarnya segelas aia aka, paduan rasanya yang unik mampu melepas dahaga, bukan hanya sekedar minuman biasa namun kandungan gizi di dalamnya juga sangat baik untuk kesehatan. Minuman ini bebas dari pengawet dan zat berbahaya lain, karena terbuat dari bahan alami.

Gimana, travelers? Penasaran? Silahkan mencoba ya!

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.