4 Jajanan Tahu Wajib Dicoba yang Ada di Kota Cirebon

0
791
Tahu Kopeci masih hangat baru diangkat dari penggorengan.

Tahu terbuat dari kacang kedelai yang dihaluskan, dimasak sampai mendidih lalu diendapkan. Berhubung saya belum pernah lihat langsung pembuatan tahu itu seperti apa, hanya lihat di TV ataupun di Internet. Jadi begitulah kira-kira proses pembuatannya.

Beragam tahu kita ketahui bersama. Ada Tahu Putih, Tahu Kuning, Tahu Goreng segi empat, Tahu Goreng segitiga, Tahu Susu, Tahu Mentega, Tahu Sutra, Tahu Pong atau Tahu Isi, Tahu Sumedang, Tahu Kuningan, Tahu Bandung, Tahu Lembang, semua daerah aja disebutin karena semua daerah punya ciri khas Tahunya masing-masing, termasuk kota Cirebon. Sampai-sampai ada Kembang Tahu yang penampakannya tidak ada mirip-miripnya sama Tahu. Terakhir yang saya lihat di sekitar Pasar Kanoman ada beragam tahu yang patut dicoba selagi masih di Keraton.

Tahu Kopeci

Kebanyakan tahu-tahu yang lain. Tahu Kopeci ini mirip Tahu Sumedang. Warnanya coklat setelah digoreng. Namun teksturnya putih padat, tidak banyak rongga di dalamnya seperti Tahu Sumedang. Cara membungkusnya pun sama yaitu menggunakan keranjang bambu yang dianyam. Mau Tahu Sumedang ataupun Tahu Kopeci ini, sama-sama enak dicemil sama cabe rawit. Perkeranjangnya, samalah harganya sama tahu-tahu yang lainnya. 20 ribu rupiah/keranjang, murah meriah, hemat di kantong, enak mengenyangkan. Tapi ada tapinya cuman. Tahu Kopeci ini di lidah saya itu asinnya kebangetan, hahaha… ya gak tau jugalah apa itu juga menjadi ciri khasnya atau juga emang lagi kebanyakan aja garamnya pas digoreng. Saya belinya di seberang pasar Kanoman tempat parkir kendaraan. Jejeran toko sembako dan Empal Gentong.

Yang penting Tahu Kopeci bisa menjadi salah satu oleh-oleh yang perlu ditambahkan saat berkunjung ke Cirebon ya guys.

Tahu Gejrot
Tahu Gejrot yang pades, asem, manis, gurih.

Galau habis diputusin pacar? Paling enak nyemil yang rasanya nano-nano. Yang agak pedes-pedes, asem-asem, manis-manis, gurih-gurih. Jajanan khas dari Cirebon yang satu ini banyak sekali kita jumpai pada siang sampai sore hari. Karena rasanya yang pedas, manis, asam, dari kuahnya yang menyegarkan dan menggugah selera dicemil saat panas terik matahari.

Namanya juga Tahu Gejrot si bintang utamanya ya si tahu ini. Dari bentuk, jelas tak jauh berbeda dengan tahu-tahu yang banyak dijumpai di pasar atau warung-warung penjual Tahu Goreng. Kotak, namun ada yang khas dari Tahu Gejrot ini. Tahu yang diproduksi dari daerah Ciledug kabupaten Cirebon adalah pusat sentral pembuatan tahu khusus untuk Tahu Gejrot. Aroma khas dari tahu yang digunakan memang agak lain dari tahu-tahu goreng lainnya dan hanya tahu ini yang sangat pas dan cocok untuk dipakai membuat Tahu Gejrot.

Cara penyajiannya sangat mudah:

1. Potong-potong tahu sesuai selera.

2. Ulek kasar bawang merah, cabai rawit, gula merah, beserta garam.

3. Tambahkan kuah asam manis yang sudah dibuat sebelumnya, (buat saya agak mirip cuko pempek) ke dalam ulekan lalu aduk rata.

4. Siram ke potongan tahu.

5. Sajikan.

Buat sendiripun rasanya sangat mudahkan guys. Si Mamang jualannya pun dengan wadah yang unik. Menggunakan gerabah, piring kecil berbahan tanah liat. Untuk harga gak mahal-mahal kok. Cukup 5 ribu rupiah saja kamu sudah bisa makan seporsi Tahu Gejrot yang pedesnya sesuai selera dan segernya nikmat banget. Saya belinya di depan keraton Kanoman dekat alun-alun keraton. Tepat di bawah pohon Trembesi ada yang jualan. Sambil makan Tahu Gejrot, sambil melihat pemandangan Keraton, sekaligus ngadem dari terik sinar matahari.

Tahu Petis
Tahu Petis masih hangat.

Tahu Petis bentuknya segitiga. Warnanya coklat setelah digoreng. Saat digoreng di dalam minyak panas bentuknya menggembung tebal. Pada saat di darat bentuknya mengempis dan berongga di dalam. Cara membungkusnyapun simpel, hanya menggunakan kertas. Harganya 5 ribu rupiah/kantong kertas. Si Mamang akan menaburkan garam di atas tahu saat menyajikannya kepada pembeli, dan kita juga akan diberi petis khas Cirebon yang rasanya gurih sedikit pedas. Masih kurang pedas? Tenang… si Mamangnya juga gak lupa ngasih cabe rawit kok. Saya beli Tahu Petis ini perempatan dekat pasar Kanoman yang mau ke Keraton Kesepuhan.

Tahu Kres

Tahu Kres yang menggugah selera minta dicemil.

Sama tidak harus sama, baik rasa maupun penampilan itulah keanekaragaman hakiki. Seperti tahu yang satu ini. Yup Tahu Kres. Kres-kres-kres. Bunyi kres yang artinya renyah kalau dalam bahasa Inggris disebutnya crispy or crunchy. Whatever … apapun sebutannya. Kres mendeskripsikan bunyi pada saat digigit. Terdengar bunyi kres dari tahunya. Mengartikan bahwa memakan tahu ini bisa seseru dari bunyinya. Cemilan yang bisa dimakan rame-rame bareng teman, keluarga dan handai taulan ini memang pas menemani harimu yang santai namun tetap seru.

Apapun sebutannya, buat saya Tahu ini emang enak. Renyah, gurih, tidak terlampau asin dan yang pasti kalau beli Tahu ini sekantong kertas, kamu dapat banyak. Harganya 5 ribu rupiah/kantong kertas. Biasanya si Mamangnya kasih cabe rawit sama petis. Biar makin gurih enyoy-enyoy gitu. Hahaha.

Yuk ah pada beli. Saya biasa beli yang di jalan Pasuketan depan keraton kacirebonan itu lho guys. Buka tiap sore jam lima udah mangkal di depan keraton. Buat saya Tahu Kres di sini rasanya yang paling pas. Jangan lupa beli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.