4 Cemilan Manis Khas Thailand yang Wajib Kamu Coba!

0
128
Thai Pancake yang manis dan legit!

Setiap kali sedang berwisata kuliner aku, selalu punya ruang lebih untuk dessert atau makanan penutup yang sejujurnya banyak didominasi oleh makanan manis. I’m a big sweet tooth kind of person xo. Tapi perlu diperhatikan juga ya terlalu banyak mengonsumsi gula juga tidak baik bagi kesehatan. Aku selalu berusaha mengonsumsi pada kadar secukupnya. Kali ini aku ingin membuat list tentang 4 cemilan manis favoritku ketika sedang berlibur di Thailand.

Mango Sticky Rice
The Legendary Mango Sticky Rice.

Tentu saja list ini harus dimulai dengan the legendary “Mango Sticky Rice” yang dalam bahasa Thailand disebut dengan Khao Neeo Mamuang. Makanan ini terbuat dari beras ketan, mangga, dan santan. Sebenarnya sejak 3 tahun kebelakang jajanan ini sudah banyak diperjual belikan di kota-kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, hingga Bogor. Namun, menurutku pribadi jenis mangga yang berasal langsung dari Thailand terasa jauh lebih nikmat bila dibandingkan dengan mango sticky rice yang di jual di Indonesia. Varian mangga yang banyak digunakan di Thailand adalah varian mangga kuning yang memasuki masa panen di bulan Maret sampai Mei.

Wujud Mango Sticky Rice ini berupa ketan putih yang ditambah dengan irisan mangga matang yang manis dan kemudian disiram dengan sedikit santan yang kental. Selama berada di Bangkok aku hampir selalu membeli mango sticky rice baik di restoran ataupun dipinggir jalan, rasanya yang sangat lezat cocok untuk menemani perjalanan mengitari kota Bangkok. Untuk kisaran harga Mango Sticky Rice sekitar 40 – 100 bath atau sekitar (Rp 18.000 – 45.000) bergantung pada lokasi dimana kita mebelinya untuk di walking street seperti chatucak 40 bath dan di dalam Mall besar 100 bath.

Khanom Buang
My personal favorite Khanom Buang.

Saat pertama kali mencicipi makanan ini aku yang saat itu sedang bepergian dengan tour guide orang Thailand asli langsung refleks menanyakan “What is super delicious called in Thai? Because this is so good!!” dia menjawab “Aroii Mak” pronounce untuk mengucakpan dengan jelas seperti native memang agak sulit, tetapi kurang lebih begitu sependengaranku. Jika harus memberikan gambaran makanan Indonesia yang mirip dengan makanan ini mungkin yang palingt tepat adalah leker, namun khanom krok dibuat dalam bentuk yang lebih kecil. Bahan-bahan untuk membuat khanom buang yaitu, kulit telur yang dihancurkan, tepung kacang hijau, dan tepung beras. Ketiga bahan tersebut dicampurkan ke dalam telur, gula palem, bubuk coklat, dan sedikit garam agar menjadi adonan.

Setelah itu, tuang adonan ke dalam wajan dan pipihkan agar renyah. Rasanya pun ada dua, yaitu rasa manis dan asin (gurih). Perbedaan rasa ini dapat dibedakan dari warna parutan kelapa diatasnya. Jika parutan kelapa bewarna orange tua biasanya adalah rasa manis dan parutan kelapa yang bewarna orange muda (kuning) berasa gurih. Dari bentuknya, khanom buang lebih kecil dari leker pada umumnya yang dijual di Indonesia. Yang menjadi ciri khas utama adalah meringue sebagai isian khanom buang dan parutan kelapa di atasnya yang menambah rasa manis dan gurih dari khanom buang. Khanom buang dijual dengan harga yang murah sekitar 2 bath per satuannya atau sekitar Rp 900. Jangan lupa untuk mencoba khanom buang sewaktu di Thailand

Thai Pancake
Thai Pancake yang manis dan legit!

Untuk pecinta roti canai pasti akan menyukai makanan ini, Thai Pancake kurang lebih memiliki tampilan yang sama dengan makanan khas India itu. Hanya saja, Thai Pancake ini memiliki isian dan teksturnya lebih tebal. Isi dari Thai Pancake ini sangat variatif, ada pisang, stoberi, telur atau coklat. Pancake akan dipanggang dengan sedikit minyak kemudian disajikan dengan susu kental manis diatasnya. Makanan banyak sekali beredar disekitar jalanan Bangkok, Pattaya, dan kota-kota lain di Thailand. Untuk rasa yang lebih nikmat konsumsi langsung dalam keadaan hangat ya! Untuk harga seporsi Thai Pancake ini adalah sekitar 50 bath atau Rp 22.000.

Luk Chup
The prettiest Luk Chup.

Makanan ini tergolong kedalam makanan yang pertama kali dibeli hanya karena bentuknya yang menarik perhatian! Bagaimana tidak, miniatur buah-buahan dengan bentuk, warna, dan lukisan yang mengkilap ini pasti akan membuat mata kita menatap jauh lebih lama ketika menemukannya. Dessert khas Thailand ini bernama Luk Chup yang menururt referensi sudah ada sejak ratusan tahun lalu pada zaman para pedagang dari Portugis datang dan menetap di Ayutthaya.

Para pedagang ini memperkenalkan orang Thailand dengan baking gaya Eropa. Luk Chup dibuat dari tepung kacang hijau dengan tambahan telur, santan dan gula aren. Sebagai sentuhan akhir dan penentu mahakarya, digunakan pewarna alami yang menjadikan Luk Chup tidak hanya menyenangkan dilidah tetapi juga di mata. Satu bungkus berisi sekitar 10 buah dapat dibeli dengan harga 40 bath atau sekitar Rp 18.000. Makanan yang menarik!

Semua cemilan ini mudah sekali ditemui di tempat-tempat padat wisatawan, terutama pasar malam atau weekend market seperti Chatuchak. Selamat Mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.