Riding : Menikmati Pantai Rancabuaya & Puncak Guha

0
124

Moment pada Hari Raya Idul Fitri seluruh orang yang merayakan pasti selalu berkunjung ke kampung halaman masing-masing bertemu dengan sanak saudara dan berkumpul dengan keluarga tercinta, tertawa dengan kerabat dekat bahkan hingga berlibur ke suatu tempat. Beda dengan saya sendiri moment tersebut kita gunakan untuk berjalan – jalan , 1 hari setelah berkumpul dengan keluarga terdekat saya dan teman teman sepermainan waktu kecil berencana untuk pergi ke suatu pantai yang letak wilayah di Garut tepatnya Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Indralayang, sebelah timur dengan Desa Sinarjaya.

Kita sepakat untuk melakukan perjalanan ini dengan motor (Sebagian menggunakan motor tua) , Berkumpul sekitar jam 11:00 malam , mengambil perjalanan malam ini karena jalanan pasti sangat sepi sekali terlebih moment dimana semua orang mudik & ada resikonya, seperti apa tuh? Resiko kedinginan hahaha. Jadi selalu bawa jaket lebih dan safety , berencana mengambil jalur alternatif lewat pangalengan menyusuri jalanan lewat kampung kampung pelosok.

Jam tangan menunjukan pukul 12:00 malam hari dan kita pun berangkat menggunakan motor, lewat jalur Leuwi Panjang – Kopo – Banjaran – Pangalengan . Di dalam perjalanan ini kita beberapa jam selalu istirahat karena melihat kondisi menggunakan motor tua jadi harus di bebenah dahulu sebelum melanjutkan perjalanan, karena lampu penerangan sepanjang perjalanan yang minim tidak ada kita pun melakukan riding secara berbaris guna menghindari kejadian yang tidak di inginkan dalam perjalanan menuju Pantai Rancabuaya. Dulu akses perjalanan saat di wilayah Cisewu sangat minim dengan lampu sepanjang jalan dan beberapa jalan di sini sudah bagus (ada beberapa jalan yang masih rusak)

Dalam perjalanan yang sebentar lagi sampai, kita sudah disuguhkan oleh suara ombak lalu pemandangan dari kiri ke kanan yang sangat penuh dengan tanaman & pohon yang indah lalu aspal jalanan yang pada tahun 2015 itu masih bagus sekali (entah pada tahun sekarang kondisinya seperti apa) yang jelas saya merasakan seperti membawa motor di wilayah Bali pada saat mau ke pantai tapi ini di wilayah Jawa Barat, keren! Menghabiskan waktu sekitar 5 jam pas akhirnya kita sudah sampai di Pantai Rancabuaya tepat pukul 05:30 pagi, sepanjang perjalanan kita hanya melihat lukisan pemandangan yang berwarna biru campur ungu seingat saya (Sayang fotonya sempat terhapus di file)

Menginjakan Kaki Di Hamparan Pasir Pantai Rancabuaya

Oh iya untuk menginap disini sangat banyak sekali ada hotel dan rumah warga yang dijadikan penginapan. Kita hanya membayar sekitar Rp. 250,000/hari (Tempat tidur – Nasi Liwet) kenapa ada nasi liwet? Yup, kita bisa request ke yang punya penginapan untuk dibuatkan makanan, kita terdiri dari 8 orang jadi bisa murah karena mungkin rombongan dan harga tersebut diluar kebutuhan pribadi ya hehe. Ada yang nanya “gimana tempat tidur waktu menginap disana?” hmm satu rumah kecil dengan keadaan kosong hanya beralaskan karpet , beberapa bantal + guling & 1 kasur aja tapi worth it banget dong ketika lagi bareng dengan teman.

Riding Dengan Menggunakan Motor – Suasana Diluar Dekat Penginapan

Setelah deal dengan yang punya penginapan kita pun berjalan – jalan menyusuri area Pantai Rancabuaya, ketika saya menginjakan pasir Pantai Rancabuaya ini sangat bersih dan banyak sekali bebatuan di area pesisir pantai tersebut dengan diselumuti lumut hijau. Melihat kondisi ombak pantai tersebut sedang sangat besar tidak ada pengunjung pantai yang coba ke tengah, rata-rata pengunjung termasuk saya hanya bermain di tepi pantai. Ada yang sedang bermain bola , berlari-lari bersama anak kecil dan adapun yang sedang berkemah di tepi pantai

Pemandangan Saat Berada Di Pantai Rancabuaya Dengan Bebatuan Sekitar Pantai

Hari besoknya, saya pun bersama teman teman mencoba menulusuri daerah yang dekat dengan pantai tersebut menggunakan motor, menikmati aspal jalanan dengan angin berhembus menarik kita untuk menepi pasir pantai. Namun sayang melihat kondisi cuaca dan ombak pantai tersebut sedang besar tidak ada pengunjung pantai yang coba ke tengah, rata-rata pengunjung termasuk saya hanya bermain di tepi pantai. Ada yang sedang bermain bola , berlari-lari bersama anak kecil dan adapun yang sedang berkemah di tepi pantai

Saat Berada Di Pesisir Pantai Rancabuaya

Namun setelah menyusuri area tersebut kita tertarik untuk berada di salah satu bukit yang ada di Pantai Rancabuaya “Puncak Guha” dan mengapa disebut dengan Puncak Guha? Terdapat gua namun lokasinya tidak mudah di akses goa tersebut melainkan goa karang yang dihuni oleh kelelawar , uniknya puncak guha ini salah satu perpaduan antara bukit + pantai yang menghadirkan pemandangan sangat indah.

Berada Di Atas Puncak Guha Dengan Hamparan Rumput

Dari atas bukit ini kita bisa menikmati pemandangan dan luasnya Samudra Hindia selain itu kita bisa menikmati deburan ombak. Dan yang saya suka dari tempat ini adalah hamparan rumput yang sangat luas sekali, sayang ketika saat kesini rumput menjadi kering, tapi saat rumput menjadi kering (mungkin sedang musim kemarau kali ya) sangat cocok sekali bagi saya mengabadikan moment tersebut bersama teman teman , bersenda gura dan tertawa lepas di atas Puncak Guha. Pada saat saya kesini kondisi nya sangat sepi , entah jika liburan panjang dan weekend mungkin sudah penuh dengan orang dan kendaraan. Jadi jika kalian ingin kesini sangat di anjurkan saat tidak terlalu banyak orang

Tertawa Lepas Di Hamparan Rumput Puncak Guha, Good Vibes!

Keesokan harinya setelah larut dalam keindahan Puncak Guha lalu deburan ombak yang sangat besar Pantai Rancabuaya, kamipun bersiap meninggalkan Pantai Rancabuaya pada jam 10:00 pagi untuk kembali pulang ke Bandung.

Back To Home, Bye Rancabuaya!

Jadi, Jika kalian yang berada di wilayah Jawa Barat & Sekitarnya jangan sampai melewatkan Pantai Rancabuaya & Puncak Guha rasanya sangat disayangkan sekali jika tidak menghampiri destinasi ini, mungkin di tahun sekarang sudah banyak renovasi pada tempat ini untuk memanjakan wisatawan lokal maupun asing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.